Jelang Kongres PW IPNU Jateng Gelar Rapimwil, Berikut Tiga Agenda Besar yang Dibahas

Rapimwil IPNU Jateng

SEMARANG | GISTARA. COM  — Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Jawa Tengah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) IPNU-IPPNU di Balai Diklat Keagamaan Kota Semarang pada Jumat (30/10/2026). Forum strategis ini diselenggarakan guna mematangkan konsolidasi organisasi serta merumuskan arah gagasan Jawa Tengah menyongsong perhelatan Kongres IPNU-IPPNU mendatang.

​Ketua PW IPNU Jawa Tengah, Rekan M. Irfan Khamid, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa forum Rapimwil kali ini memiliki peran vital untuk mengawal tiga agenda besar organisasi di tingkat regional maupun nasional.

​”Hari ini kita menghadiri agenda penting, yakni Rapat Pimpinan Wilayah. Ada tiga agenda besar yang harus kita selesaikan bersama: rutinitas organisasi, reorganisasi kepengurusan di tingkat daerah, serta persiapan menghadapi Kongres IPNU dan IPPNU ke-20 mendatang,” ujar Irfan di hadapan ratusan peserta yang hadir.

BACA JUGA: Jepara Bersholawat, Ikhtiar Batiniah Pemkab untuk Pembangunan Daerah

​Irfan menegaskan bahwa Jawa Tengah selama ini menjadi patron dan barometer gerakan IPNU-IPPNU di Indonesia. Oleh karena itu, PW IPNU Jateng mendorong seluruh Pimpinan Cabang (PC) se-Jawa Tengah untuk merumuskan tawaran solusi strategis atas tantangan pengkaderan di daerah masing-masing.

​Ia menyoroti keanekaragaman tantangan sosial yang dihadapi para kader di tiap kawasan, seperti dinamika di Pekalongan Raya yang berbeda dengan perjuangan pengkaderan di Solo Raya.

​”Tantangan di tiap daerah memang berbeda, namun dalam forum Rapimwil inilah semua titik perbedaan tersebut harus ditemukan menjadi satu sikap dan gagasan bersama. Kita ingin solusi dan pemikiran solutif untuk kemajuan IPNU-IPPNU secara nasional lahir dari Jawa Tengah,” jelasnya.

BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar

​Selain konsolidasi struktural, Irfan juga mengajak seluruh kader untuk merenungkan kembali orientasi dan tujuan ber-IPNU IPPNU. Menurutnya, organisasi harus adaptif terhadap perubahan zaman dan pergeseran karakter generasi muda saat ini agar dakwah pelajar NU tetap relevan hingga tingkatan ranting.

​Mengenai perhelatan Kongres IPNU-IPPNU mendatang, PW IPNU Jateng menekankan pentingnya merumuskan kriteria ideal kepemimpinan nasional yang berorientasi pada ide dan visi kebangsaan.

BACA JUGA: Dukung Pariwisata, Express Bahari 7G Perkuat Konektivitas Jepara–Karimunjawa

​”Kongres bukan sekadar ajang perebutan jabatan, melainkan wadah menyatukan gagasan besar untuk menentukan arah masa depan organisasi. Kita perlu menyatukan sikap dan merumuskan kriteria ketua umum yang tangguh, peduli lingkungan, dan mampu membawa IPNU-IPPNU makin maju,” pungkasnya.

​Kegiatan pembukaan Rapimwil ini turut dihadiri oleh jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Pimpinan Wilayah IPPNU Jawa Tengah, jajaran DKW CBP dan KPP Jawa Tengah, serta seluruh Ketua PC IPNU dan IPPNU se-Jawa Tengah. (KA)

Related posts

Kunjungi Pos Pengamanan, Kapolda Jateng Tekankan Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

ASN Muda Setneg Ciptakan Inovasi Digital untuk Protokol hingga Arsip Kepresidenan

Dari Bapelkum Semarang, Coaching ASN Muda Bappenas Tajamkan Inovasi Kebijakan