Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, September 22, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Defisit Anggaran Daerah Diperkirakan Turun 31,53 Persen

by Redaksi 20/09/2024
Redaksi 20/09/2024 201 views
201

JEPARA | GISTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Jepara mengusulkan perubahan APBD Tahun Anggaran 2024. Usulan ini diperkirakan akan mengurangi defisit yang muncul akibat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang tidak mencukupi. Dengan langkah ini, defisit diproyeksikan berkurang menjadi Rp71,91 miliar.

Selanjutnya, pemerintah merencanakan penutupan defisit melalui pembiayaan netto sebesar Rp33,11 miliar. Informasi ini disampaikan oleh Sekda Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko, dalam rapat paripurna DPRD pada Kamis (19/9/2024). Dalam kesempatan tersebut, ia mewakili Penjabat Bupati H. Edy Supriyanta untuk menyampaikan nota keuangan rancangan perubahan APBD 2024.

“Bukan defisit dalam APBD, tapi ketika SiLPA yang kita anggarkan pada tahun berkenaan defisit itu tidak tertutup oleh SiLPA sehingga defisit,” ungkap Sekda Edy Sujatmiko.

Selanjutnya, total pendapatan daerah direncanakan meningkat menjadi Rp2,47 triliun. Sebelumnya, pendapatan diperkirakan mencapai Rp 2,42 triliun. Kenaikan 2,37 persen ini mencakup kontribusi dari pajak, retribusi, dan pendapatan lainnya.

Secara rinci, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lainnya, mengalami variasi. PAD yang Sah direncanakan meningkat 1,46 persen. Rincian ini mencakup pajak daerah yang mengalami penurunan 6,61 persen. Sementara itu, retribusi daerah mencatat lonjakan signifikan sebesar 881,54 persen.

Di sisi lain, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mengalami penurunan 23,43 persen. Selain itu, lain-lain PAD yang sah juga menurun drastis mencapai 96,43 persen.

BACA JUGA: Tegalsambi Raih Juara Tiga Gelar Desa Wisata Jawa Tengah

Pendapatan transfer dari pemerintah pusat juga direncanakan meningkat sebesar 2,59 persen. Rinciannya mencakup dana bagi hasil yang naik 20,33 persen, serta dana alokasi umum yang tetap di angka Rp1,05 triliun. Dana alokasi khusus fisik tetap di Rp67,6 miliar, sedangkan dana alokasi khusus non-fisik mengalami sedikit penurunan, minus 1,75 persen.

Berikutnya, dana desa direncanakan tetap sebesar Rp209,3 miliar, sesuai dengan penetapan sebelumnya. Selain itu, insentif fiskal juga tidak mengalami perubahan, direncanakan tetap pada angka Rp13,85 miliar. Pendapatan bagi hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 0,96 persen.

Lebih mencolok, bantuan keuangan yang sebelumnya tidak dianggarkan kini direncanakan mencapai Rp45,99 miliar. Mencerminkan tambahan yang sangat signifikan dengan kenaikan 100 persen. Terakhir, lain-lain pendapatan daerah yang sah tetap direncanakan sama dengan penetapan sebelumnya, yaitu sebesar Rp750 juta, yang bersumber dari pendapatan hibah.

Di sisi lain, belanja daerah juga mengalami kenaikan. Perubahan APBD 2024 mengusulkan total belanja mencapai Rp 2,55 triliun. Kenaikan belanja ini dimaksudkan untuk mendukung program-program prioritas dan pembangunan infrastruktur. “Standar Pelayanan Minimal (SPM) itu untuk kewajiban harus terpenuhi dahulu,” ujarnya.

Selain itu, perubahan anggaran ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah berharap, dengan defisit yang lebih rendah, alokasi anggaran dapat lebih efisien. Hal ini diharapkan akan berdampak positif pada pelayanan publik. “Kewajiban SPM terlaksana, sehingga kesejahteraan masyarakat terpenuhi,” kata Sekda Edy.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Sementara DPRD Jepara Agus Sutisna menyampaikan langkah legislatif selanjutnya. Rancangan perubahan ini akan dibahas dalam rapat dewan, sebelum disahkan dalam waktu dekat. “Kita akan langsung membahas, kita jadwalkan dua hari, Jumat dan Senin (20 dan 23 September 2024). Mudah-mudahan bisa berjalan cepat,” ujarnya.

Dari penyampaian Sekda, Agus menyatakan keprihatinan sekaligus pemahaman terhadap kondisi riil yang dihadapi pemerintah daerah. Ini menjadi bahan evaluasi bagi mereka, terutama dalam aspek perencanaan yang akan ditinjau secara signifikan. Pihaknya menekankan pentingnya pendapatan sebagai acuan untuk meningkatkan kualitas perencanaan ke depan, sehingga rasionalisasi dapat dihindari dengan pendekatan yang lebih akuntabel. (Ka/DJ)

APBD JeparaDefisitSILPA
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Atlet Sepak Takraw Jepara Sumbang Emas PON untuk Jateng
next post
Gencar Cegah Bullying, Polres Jepara Turunkan Tim Binluh ke SDN 6 Kecapi

You may also like

PD Forum TBM Jepara Susun Profil, Perkuat Jejaring dan Gerakan Literasi

22/09/2026

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

19/09/2026

PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

19/09/2026

Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran 

19/09/2026

Dari Bijak Bermedia hingga Mendampingi Anak di Era Digital, DWP Perumda Jepara Gelar Pelatihan...

19/09/2026

Terkini

  • PD Forum TBM Jepara Susun Profil, Perkuat Jejaring dan Gerakan Literasi

    22/09/2026
  • Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

    21/09/2026
  • Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

    21/09/2026
  • Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

    20/09/2026
  • Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

    19/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here