Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, October 21, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalSemarangan

Belajar dari Dalam: CoP, CoI, CoE, dan Kebangkitan Pegawai Pembelajar

by Redaksi 28/05/2025
Redaksi 28/05/2025 860 views
860

Apel Rabu  Integritas Badiklat Hukum Jateng

SEMARANG | GISTARA.COM –  Matahari belum tinggi ketika 38 pegawai Balai Diklat Hukum Jawa Tengah berdiri rapi di halaman apel. Rabu pagi, 28 Mei 2025, bukan sekadar rutinitas seremonial belaka. Di balik barisan tegap dan pandangan mata penuh perhatian itu, ada denyut baru yang sedang digerakkan, denyut yang menyalakan kembali makna belajar dalam tubuh birokrasi.

Apel Rabu Integritas, nama kegiatan itu. Sudah 40 kali dilangsungkan, menjadi semacam mimbar mini untuk para pegawai berbagi pengalaman, pengetahuan, bahkan inspirasi personal. Tak melulu dalam bentuk rumusan akademik atau diktat formal. Lebih dari itu, forum ini menyerap dan membagikan pengetahuan yang selama ini tersembunyi dalam keseharian kerja, tacit knowledge yang jarang sempat terucap, namun justru menjadi nadi dari keberfungsian institusi.

Pagi itu giliran Tri Agung Nugroho, pelaksana tata naskah dinas, yang mendapat panggung. Ia bukan pejabat struktural, bukan pula sosok yang biasa menjadi perhatian. Tapi justru dari podium sederhana itulah, Tri mengupas sebuah topik besar yang sedang menjadi pembicaraan lintas kementerian, yaitu  Corporate University.

BACA JUGA: PLN UIK Tanjung Jati B dan Pokdakan Sido Maju II Kembangkan Rumah Bibit Mangrove: Solusi Hijau untuk Konservasi dan Ekonomi Masyarakat

“Pembelajaran dalam kerangka Corporate University itu bukan hanya soal pelatihan formal,” ujar Tri, dengan suara yang tenang namun mantap. “Hanya 10 persen pembelajaran berasal dari pelatihan kelas. Sementara 70 persen berasal dari pengalaman kerja, dan 20 persen dari interaksi sosial.”

Hal yang terakhir itulah yang jadi fokus Tri. Ia menyebut pembelajaran 20 persen ini sebagai social learning, pembelajaran dari interaksi, dari komunitas, dari proses berbagi yang kolektif. Ada tiga bentuk utama, yaitu Community of Practices (CoP), Community of Interest (CoI), dan Community of Excellence (CoE).

CoP, katanya, tumbuh dari kesamaan profesi. Di dalamnya, para pelaksana teknis, penyusun laporan, atau analis kebijakan dapat saling bertukar cara kerja terbaik. CoI berakar dari minat dan ketertarikan yang sejalan. Mungkin tentang fotografi, tentang digitalisasi dokumen, tentang jurnalistik, atau soal hukum lingkungan. Sementara CoE, adalah tempat berkumpulnya para ahli. Mereka yang sudah kenyang pengalaman dan jadi rujukan institusi.

Inisiatif pembentukan CoI dan CoE inilah yang kini mulai digerakkan oleh Balai Diklat Hukum Jawa Tengah. Bukan sebagai proyek administratif, tetapi sebagai gerakan kultural dalam institusi. Komunitas dibangun bukan untuk menggugurkan tugas, melainkan untuk menyatukan persepsi, memperkuat kolaborasi, dan akhirnya mendorong peningkatan kinerja melalui proses coaching dan mentoring internal.

“Pengetahuan itu hidup. Dia tumbuh kalau dibagikan,” ujar Widyaiswara Badiklat Hukum jawa Tengah, Muh Khamdan dengan bangga usai apel.

BACA JUGA: Polres Jepara Giatkan Patroli, Cegah Aksi Premanisme di Titik Rawan

Di sela obrolan ringan selepas kegiatan, beberapa pegawai muda mengaku termotivasi. “Biasanya saya pikir belajar itu ikut diklat atau seminar. Tapi ternyata, ngobrol dengan rekan kerja, saling bercerita tentang cara kerja kita pun bisa jadi ilmu,” ujar salah satu staf bidang administrasi umum, Pipit Nurmami.

Balai Diklat Hukum Jawa Tengah ini sedang menjahit ulang wajah pembelajarannya. Bukan dengan benang birokrasi kaku, tapi dengan jalinan pengetahuan hidup dari dan untuk pegawainya. Di sinilah _corporate university_ tak berhenti di papan tulis atau modul e-learning. Ia bernyawa dalam diskusi santai di ruang kerja, dalam presentasi apel pagi, bahkan mungkin dalam secangkir kopi di ruang pantry.

Dan pagi itu, di halaman apel Balai Diklat Hukum Jawa Tengah, obor pengetahuan menyala. Bukan dari luar, tapi dari dalam rumahnya sendiri.(KA)

BadiklatIntegritasJawa Tengah
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Kolaborasi Internasional, Prodi PAI Unisnu Jepara Gelar Program Praktisi Mengajar di Sekolah Indonesia Luar Negeri
next post
Polisi Gotong Royong Bersama Warga Bangun Masjid di Jepara

You may also like

RMI NU Jepara Gelar Lomba Santri Berprestasi, Kobarkan Semangat Jihad dan Kreativitas

21/10/2026

Andalkan Potensi Kopi, Desa Dudakawu Masuk 25 Besar Program Desa BRILiaN

20/10/2026

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Terkini

  • Semarak Hari Santri 2026, 685 Anak TK/RA Jepara Adu Kreativitas Lewat Lomba Mewarnai

    21/10/2026
  • RMI NU Jepara Gelar Lomba Santri Berprestasi, Kobarkan Semangat Jihad dan Kreativitas

    21/10/2026
  • 25 Anak TK dan PAUD Jepara Adu Kreativitas, Tanamkan Kebiasaan Baik Lewat Dongeng

    21/10/2026
  • Kejar Swasti Saba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    21/10/2026
  • Santri dan Subyek Pembangunan Jepara: Merajut Inovasi, Sains, dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas

    21/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here