Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 15, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Sambatan Roso: Menanam Rasa, Menyemai Asa di Tengah Kegelisahan Krisis

by Redaksi 03/11/2025
Redaksi 03/11/2025 318 views
318

Forum diskusi sambatan roso

JEPARA | GISTARA. COM – Forum diskusi bulanan Sambatan Roso #6 sukses digelar pada Sabtu malam (1/11/2025) di Kandang Kadang, Troso, Pecangaan. Mengangkat tema mendalam, “Menanam Rasa, Menyemai Asa,” acara ini menarik perhatian sekitar 40 peserta dari beragam latar belakang, berkumpul di tengah cuaca malam yang akhirnya cerah setelah sempat diselimuti mendung dan gerimis.

Diskusi kali ini menghadirkan tiga narasumber (pemantik) yang merefleksikan esensi tema secara nyata dalam kehidupan mereka.

Sesi dimulai dengan perkenalan dari Agung, sang penyelenggara. Pemantik pertama, Mahrus dari Desa Plajan, membuktikan tema malam itu melalui kesehariannya. Sebagai seorang petani dan pecinta tanaman dari lereng Muria, rumahnya yang disebut Omah Grumbul dipenuhi aneka tanaman variegata.

BACA JUGA: Wakil Bupati Jepara Wanti-Wanti Kualitas Layanan Gizi di Setiap SPPG

Agung menyifati Mahrus sebagai “gurunya banyak orang” dalam bertani. Ia menceritakan betapa Mahrus selalu menyambut hangat siapapun yang datang, mengajak berbincang, dan bahkan seringkali memberi bibit tanaman variegata gratis sembari menyuguhkan kopi.

Tindakan mulia ini langsung direspons dengan canda oleh rekan-rekan Mahrus, seperti Wawan (Sanggar Persing) yang mengaku “ngerampok bibit nang Mahrus kanggo tak dol” (mencuri bibit dari Mahrus untuk dijual). Fenomena berbagi tanpa pamrih inilah yang dianggap peserta mencerminkan esensi “Menanam Rasa, Menyemai Asa.”

Pemantik kedua, Gunawan Muhammad, seorang dosen Fakultas Sains dan Teknologi UNISNU, memaparkan bagaimana ia menyalurkan potensinya di luar kampus melalui gerakan sosial. Ia aktif di GPS (Gerakan Pungut Sampah) Jepara, Bank Sampah desa, hingga menginisiasi kelas Bahasa Inggris.

Gunawan juga berbagi kisah perjalanannya dalam mengenal dan mengikuti Majelis Maiyah, dari Mocopat Syafaat di Yogyakarta hingga Gambang Syafaat di Semarang.

BACA JUGA: Jelang Hari Sumpah Pemuda, YBM PLN UIK Tanjung Jati B Gelar Program “Muzakki Mengajar” di Panti Asuhan Mandiri Darul Qur’an Jepara

Sementara itu, pemantik ketiga, Nur Hamid dari Perhutani, berfokus pada warisan (legacy) menjelang masa pensiunnya. Dengan dana pribadi, ia menyulap rumah dinasnya (basecamp Kemantren) menjadi pusat edukasi yang komprehensif, mencakup edukasi tanaman, perikanan, dan Taman Baca Wana Aksara.

Di tengah tanggung jawab wilayah hutan seluas 1.836 hektar, Nur Hamid menyadari pentingnya kolaborasi, membuka diri bagi komunitas manapun untuk beraktivitas positif di tempatnya.

Kegelisahan Generasi Baru dan Krisis Lingkungan
​Setelah paparan, sesi diskusi menjadi hangat. Audiens dari kalangan generasi muda turut menyuarakan kegelisahan mereka.

Safre Samsudin dari komunitas Exje Adventure berbagi kisah unik mengenai hobi mereka mencari makam kuno dengan patokan awal tanaman besar di sekitarnya.

Diskusi dan curhat di forum sambatan roso

Komunitas Gen Z ini menjadikan adventure sebagai jalan untuk membaca alam dan melakukan riset kecil tentang makam, mata air, dan air terjun.

Kegelisahan tentang lingkungan semakin memuncak ketika Eko dari Plajan menyampaikan kekhawatiran atas mata air yang semakin surut dan pohon tua yang varietasnya berkurang.

Ia bersama SEKBER PAJ (Sekretariat Bersama Pencinta Alam Jepara) berupaya melakukan penanaman, namun seringkali bibit yang ditanam dicabut oleh oknum tak bertanggung jawab.

Menanggapi hal ini, Plongor (Handoyo) menceritakan bahwa Desa Plajan pernah memiliki PERDES (Peraturan Desa) yang mewajibkan calon pengantin menanam minimal lima tanaman keras.

BACA JUGA: Pastikan Pelayanan SPKT dan Pamapta Berjalan Lancar, Kapolres Jepara Cek Kesiapan Personel

Namun, peraturan desa yang berharga itu kini diabaikan setelah pergantian Kepala Desa.
​Kegelisahan kolektif tentang krisis pangan dan lingkungan yang menghimpit petani malam itu menemukan penawar pada ajakan yang disampaikan Wawan: “Mari kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan terkecil yang bisa kita pengaruhi.”

​Acara utama yang berakhir khidmat pada pukul 00.10 WIB dengan pemutaran nomor ‘Shohibu Baiti’ ini dilanjutkan dengan lingkaran-lingkaran kecil yang membahas teknis kolaborasi gerakan.

Sebagai sebuah Forum Diskusi yang terinspirasi dari Majelis Maiyah, Sambatan Roso (yang berarti ‘berkeluh kesah/curhat’ sekaligus ‘kerja bakti’) terus hadir untuk merespons tema-tema yang relevan dengan kondisi saat ini.

Forum ini didasari oleh peringatan yang telah lama disampaikan oleh Mbah Nun dan belakangan ditegaskan kembali oleh Mas Sabrang mengenai krisis panjang yang merambat dari ekonomi ke pangan dan energi.

Dengan mengangkat tema “Menanam Rasa, Menyemai Asa,” Sambatan Roso #6 bukan hanya berfokus pada krisis pangan semata, namun juga memperluasnya ke berbagai sudut pandang—dari seniman, akademisi, sastrawan, hingga kepemimpinan—untuk menemukan cara menyikapi krisis yang terjadi di semua bidang.

Forum ini terbuka bagi siapapun yang merasa memiliki kegelisahan yang sama, mengajak untuk hadir dan membersamai upaya mencari solusi dari akar rumput.(KA)

CurhatDiskusiSambatan roso
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Haul Masyayih KSJ 2025: Santri Bersatu, Menyambung Sanad, Menebar Kemaslahatan
next post
Catatan Kecil Jelang PMKNU Jepara 2025

You may also like

BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

14/10/2026

Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

14/10/2026

Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

14/10/2026

AKBP Keris Aji Wibisono Pimpin Polres Jepara, Ajak Semua Elemen Wujudkan Jepara MULUS

13/10/2026

Peminat Minim, Pembentukan Dewan Kebudayaan Jepara Ditata Ulang

12/10/2026

Jelang Pencoblosan, 61 Calon Petinggi  di Jepara Komitmen Jaga Pilpet Damai

12/10/2026

Terkini

  • Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

    14/10/2026
  • BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

    14/10/2026
  • Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    14/10/2026
  • Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

    14/10/2026
  • LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

    13/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here