Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 8, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Semarangan

Badiklat Hukum Jateng Bekali Peserta Magang Kemnaker

by Alena Kiasata 19/12/2025
Alena Kiasata 19/12/2025 579 views
579

SEMARANG | GISTARA.COM — Ruang Pusparaja Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Hukum Jawa Tengah tampak lebih hidup dari biasanya. Bukan sekadar sesi orientasi, pembekalan yang disampaikan Dr. Muh Khamdan, widyaiswara Badiklat Hukum Jawa Tengah, kepada peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch III, menjadi titik awal pembentukan etos kerja kolektif bagi delapan peserta magang nasional yang akan menjalani masa tugas selama enam bulan, dari Desember 2025 hingga Juni 2026, Kamis (18/12).

Dalam pemaparannya, Khamdan menekankan bahwa dunia kerja tidak hanya menuntut kecakapan teknis, tetapi juga soliditas tim. Menurut dia, kegagalan banyak organisasi seringkali bukan karena kekurangan sumber daya, melainkan lemahnya kerja sama antarmanusia di dalamnya. “Tim yang solid mampu mengelola perbedaan, bukan meniadakannya,” kata Khamdan di hadapan peserta.

Pembekalan ini menjadi bagian dari rangkaian peningkatan kapasitas peserta magang nasional yang ditempatkan di Badiklat Hukum Jawa Tengah. Fokus utamanya adalah membangun pemahaman tentang kerja kelompok, peran individu, serta komunikasi efektif di lingkungan kerja birokrasi dan pelayanan publik yang sarat kepentingan dan tekanan kinerja.

BACA JUGA: Jepara Kirim Bantuan Logistik dan Dana untuk Korban Bencana di Sumbar

Khamdan mengurai dinamika pembentukan kelompok kerja, mulai dari fase adaptasi, munculnya perbedaan karakter, hingga potensi konflik yang kerap tak terelakkan. Ia menegaskan bahwa konflik bukan ancaman, melainkan peluang pembelajaran bila dikelola secara terbuka dan rasional. Dalam konteks ketenagakerjaan modern, kemampuan mengelola konflik justru menjadi indikator kematangan profesional.

Metode pembekalan dirancang interaktif. Selain pemaparan materi, diskusi terbuka dan contoh kasus sederhana dari dunia kerja menjadi sarana utama. Peserta diajak aktif menyampaikan pendapat, bahkan berbagi pengalaman pribadi. Pendekatan ini membuat materi tidak berhenti sebagai konsep normatif, tetapi terasa dekat dengan realitas yang akan mereka hadapi selama magang.

Foto Bersama

Program Magang Nasional 2025 sendiri merupakan inisiatif pemerintah melalui Kemnaker untuk menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Program ini memberi kesempatan lulusan D3 dan S1 memperoleh pengalaman kerja nyata di BUMN maupun sektor swasta, lengkap dengan uang saku setara upah minimum, jaminan sosial, serta sertifikat resmi.

Sebanyak delapan peserta mengikuti magang di Badiklat Hukum Jawa Tengah. Mereka berasal dari beragam latar belakang kampus, antara lain Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Universitas Semarang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas AMIKOM Yogyakarta, hingga Universitas UPN Veteran Yogyakarta. Keberagaman ini menjadi laboratorium sosial tersendiri bagi pembelajaran kerja tim lintas budaya akademik.

Magang Nasional sendiri merupakan bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang diluncurkan Kementerian Koordinator Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menyasar lulusan diploma dan sarjana yang lulus maksimal satu tahun terakhir, dengan skema pembiayaan negara yang menyalurkan uang saku langsung ke peserta melalui bank-bank Himbara.

Menurut Khamdan, program ini strategis untuk menyiapkan angkatan kerja muda yang adaptif. “Peserta magang sesungguhnya masih dalam fase belajar bekerja. Di sinilah negara hadir, memastikan transisi dari kampus ke dunia kerja berlangsung manusiawi dan bermartabat,” ujarnya. Ia menilai pengalaman kerja terstruktur jauh lebih efektif dibandingkan pembelajaran teoritis semata.

Antusiasme peserta terlihat jelas. Bertha Maulidina, alumni Universitas Negeri Semarang, mengaku tertarik memahami proses kerja pelatihan di bidang hukum yang akan ia ikuti selama magang. Ia menilai Badiklat Hukum Jawa Tengah sebagai ruang belajar yang relevan dengan minat dan latar belakang akademiknya. Hal serupa disampaikan Rizky Winda Salsabila, alumni Universitas Gadjah Mada, yang mengisi formasi analis hukum dengan konsentrasi hukum agraria. Baginya, magang ini menjadi kesempatan langka untuk mengaitkan teori hukum agraria dengan praktik kebijakan dan pelatihan aparatur di daerah.

Sementara itu, Imma Anisa Wibagso, lulusan komunikasi UNISSULA asal Blora, memilih fokus pada bidang kehumasan, komunikasi krisis, dan pemasaran komunikasi. Ia berharap dapat mempelajari strategi peningkatan branding organisasi pemerintah agar lebih adaptif di era digital dan keterbukaan informasi publik. Menariknya, program ini juga diminati peserta dari luar Jawa. Natalia Alexandra Montolalu dari Poso, Sulawesi Tengah, dan Ari Valdy Pratama Arsyad dari Pohuwato, Sulawesi Utara, memilih Badiklat Hukum Jawa Tengah sebagai lokus magang untuk memperoleh pengalaman kerja lintas wilayah. Bagi mereka, magang ini bukan sekadar soal pekerjaan, melainkan proses memahami budaya kerja nasional yang lebih luas.

Pembekalan soliditas tim yang diberikan Khamdan menjadi fondasi awal dari proses panjang tersebut. Di tengah tantangan ketenagakerjaan nasional, mulai dari mismatch kompetensi hingga minimnya pengalaman kerja lulusan baru.

Program magang terstruktur seperti ini menunjukkan bahwa investasi pada manusia tetap menjadi kunci pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dalam kerangka itu, Badiklat Hukum Jawa Tengah bukan hanya tempat magang, melainkan ruang pembelajaran sosial bagi generasi pekerja Indonesia berikutnya. (AD)

Badiklat Hukum JatengKelompok KerjaKemnaker
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Alena Kiasata

previous post
Jepara Kirim Bantuan Logistik dan Dana untuk Korban Bencana di Sumbar
next post
Istimewa! Sako Pandu Ma’arif NU Jepara Raih Juara Umum Giat Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian 2025

You may also like

Kunjungi Pos Pengamanan, Kapolda Jateng Tekankan Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

16/03/2026

ASN Muda Setneg Ciptakan Inovasi Digital untuk Protokol hingga Arsip Kepresidenan

13/03/2026

Dari Bapelkum Semarang, Coaching ASN Muda Bappenas Tajamkan Inovasi Kebijakan

05/03/2026

Kisah Inspiratif Polwan Hafizah Ditpolairud Polda Jateng, Dalami Qirā’ah Sab’ah di Bulan Ramadhan

03/03/2026

Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Universitas Al Hikmah Jepara Perkuat Pembangunan Daerah Berbasis...

23/02/2026

Kelas Virtual Latsar Setneg 2026, Dorong Smart Governonanve dan Kerja Adaptif

19/02/2026

Terkini

  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
  • Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

    07/10/2026
  • Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

    06/10/2026
  • Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

    06/10/2026
  • Pemkab Jepara Dorong BUMDesa Masuk Rantai Pasok Ritel

    06/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here