Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, October 7, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Regional

Dari Bapelkum Semarang, Inspirasi Benchmarking Layanan untuk ASN Pertanian Indonesia

by Redaksi 30/03/2026
Redaksi 30/03/2026 476 views
476

SEMARANG | GISTARA. COM – Dari ruang kerja di Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Semarang, suasana pembelajaran itu terasa melampaui sekat jarak. Senin (30/3/2026), Dr. Muh Khamdan hadir secara virtual di hadapan 10 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) ASN Kementerian Pertanian. Layar-layar digital menjadi jembatan, tetapi pesan yang disampaikan terasa konkret. ASN bukan sekadar profesi, melainkan amanah etik yang harus dijaga.

Dalam pembukaannya, widyaiswara Kementerian Hukum itu mengajak peserta menengok fondasi moral berbangsa. Ia mengutip TAP MPR Nomor 6 Tahun 2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa sebagai kompas nilai dalam praktik pemerintahan. Bagi Khamdan, dokumen tersebut bukan arsip lama, melainkan rujukan hidup yang relevan di tengah tuntutan birokrasi modern.

Etika politik pemerintahan, menurut Khamdan, tidak boleh berhenti sebagai wacana normatif. Ia harus hadir dalam sikap keseharian ASN, yaitu melayani dengan empati, bekerja dengan integritas, dan berani bertanggung jawab. Bahkan, ia menegaskan satu hal yang jarang diucapkan secara lugas, kesediaan mundur jika merasa tidak lagi mampu menjalankan amanah.

BACA JUGA: Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Gandeng KPK

“Kepercayaan publik itu mahal. Sekali hilang, sulit dikembalikan. Karena itu, ASN harus menjaga dirinya sebelum menjaga sistem,” ujarnya. Kalimat itu sejenak membuat ruang virtual hening, seolah memberi ruang bagi peserta untuk merenung.

Untuk menghindari pembelajaran yang bersifat teoritis semata, Khamdan mengajak peserta menelusuri praktik nyata melalui metode benchmarking virtual. Pendekatan ini mendorong peserta tidak hanya memahami nilai BerAKHLAK, tetapi juga melihat bagaimana nilai itu dihidupkan dalam budaya organisasi dan layanan publik.

Tiga lokus dijadikan bahan kajian peserta yang berasal dari Bojonegoro Jawa Timur, Sijunjung Sumatera Barat, Muara Enim Sumatera Selatan, Fakfak Papua, Donggala Sulteng, Simeulue Acek, Polewali Mandar Sulawesi Barat, dan Lebong Bengkulu. Lokus benchmarking yang dipilih peserta terdiri dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Petrokimia Gresik sebagai bagian dari PT Pupuk Indonesia, serta praktik internal di Kementerian Pertanian.

Ketiganya menjadi cermin bagaimana institusi membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi hasil.

Elisa Hidayati Romadhoni, ASN muda asal Bojonegoro, Jawa Timur, mengungkapkan bagaimana KAI berhasil mentransformasi layanan publik. Ia menyoroti perubahan wajah pelayanan yang kini semakin digital, transparan, dan menempatkan pelanggan sebagai pusat perhatian. Menurut Elisa, keberhasilan itu bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang cara pandang. “Ada perubahan paradigma, dari sekadar melayani menjadi benar-benar menghargai pelanggan. Itu yang membuat kepercayaan tumbuh,” tuturnya.

BACA JUGA: Tumplek Blek, Ribuan Warga Antusias Ikuti Prosesi Larung Kepala Kerbau dalam Pesta Lomban 

Sementara itu, Rachmat Setio dari Sijunjung, Sumatera Barat, mengangkat praktik terbaiknya di PT Petrokimia Gresik. Ia melihat Program Makmur sebagai contoh konkret kolaborasi lintas sektor yang mampu memperkuat ekosistem pertanian, mulai dari pembiayaan hingga kepastian pasar bagi petani.

Baginya bersama kelompok, pendekatan yang diterapkan PT Petrokimia Gresik itu relevan dengan tantangan pertanian saat ini yang tidak bisa diselesaikan secara parsial. “Kita butuh sistem yang menyeluruh, bukan sekadar intervensi sesaat,” ujarnya. Pernyataan itu mencerminkan pemahaman yang mulai terbangun di kalangan ASN muda tentang kompleksitas sektor pertanian.

Di akhir sesi, Khamdan menegaskan bahwa benchmarking virtual bukan sekadar metode pembelajaran alternatif, melainkan strategi reflektif. Terlebih, sebagian peserta pernah bersentuhan langsung dengan lokus yang dikaji, sehingga pengalaman empiris berpadu dengan analisis nilai.

Pembelajaran hari itu pun tidak berhenti pada diskusi. Ia meninggalkan jejak kesadaran baru bahwa menjadi ASN BerAKHLAK berarti terus belajar, beradaptasi, dan menjaga integritas. Di tengah dinamika sektor pertanian dan ekonomi kawasan, nilai-nilai itulah yang diharapkan menjadi fondasi pelayanan publik yang semakin bermakna.

BapelkumLatsar
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Gunakan Menu Siap Santap, Distribusi MBG Tidak Boleh Dirapel
next post
Pembangun SR di Jepara  Ditarget Rampung Juli

You may also like

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Terkini

  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
  • Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

    07/10/2026
  • Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

    06/10/2026
  • Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

    06/10/2026
  • Pemkab Jepara Dorong BUMDesa Masuk Rantai Pasok Ritel

    06/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here