Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, October 14, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

Perayaan Dharma Shanti Nyepi, Dihibur dengan Arak-arakan Ogoh-Ogoh

by Redaksi 13/04/2026
Redaksi 13/04/2026 450 views
450

JEPARA | GISTARA. COM – Umat Hindu di Kabupaten Jepara memperingati Dharma Shanti Nyepi 1948 Saka di Pendopo Kartini, Minggu (12/4/2026). Acara itu juga dihadiri Umat Hindu Se-Pati Raya yang meliputi Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Blora dan Grobogan.

Perayaan Dharma Shanti dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Kabupaten Jepara berlangsung meriah dengan penampilan ogoh-ogoh setinggi 2,5 meter. Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian peringatan yang diikuti ratusan umat Hindu.

Mereka mengikuti rangkaian acara dengan khidmat sekaligus antusias menyaksikan arak-arakan ogoh-ogoh yang untuk pertama kalinya ditampilkan dalam perayaan, bertepatan dengan Hari Jadi Ke 477 Kabupaten Jepara 2026.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Provinsi Jawa Tengah, Tri Wahono, Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Eko Pujianto, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara sekaligus Penasehat Kegiatan, Sekda Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, Ketua PHDI beserta Umat Hindu Kabupaten Jepara Ngarbiyanto.

BACA JUGA: Halal Bihalal IKA PMII Jepara: Perkuat Solidaritas, Rajut Semangat Pergerakan

Bupati Jepara H.Witiarso Utomo (Mas Wiwit ) mengatakan, untuk pertama kalinya, Dharma Santi Nyepi dilaksanakan di Pendopo Kartini, Kabupaten Jepara. Ini bukan sekadar perpindahan tempat acara, tetapi merupakan penanda sejarah, bahwa Pendopo R.A. Kartini Jepara benar-benar menjadi rumah kebersamaan seluruh masyarakat, rumah yang terbuka bagi semua anak bangsa, semua agama, semua golongan, dan
semua tradisi yang tumbuh di bumi Kartini.

“Saya tegaskan bahwa pendopo ini bukan hanya ruang pemerintahan. Pendopo ini adalah simbol bahwa pemerintah hadir untuk seluruh warga, tanpa membedakan latar belakang keyakinan,”Ucap Mas Wiwit.

Saat mengunjungi Pura Darma Loka, Desa Plajan beberapa waktu lalu, saya mempersilakan dan
bahkan mengundang pelaksanaan Dharma Santi Nyepi di tempat yang sangat bersejarah ini. Bahkan jika umat Budha, Katolik, Konghucu,
hingga Penghayat Kepercayaan juga kersa merayakan hari besar agamanya di Pendopo Kartini, saya sangat senang, dan memberi ruang sama.

Menurut Mas Wiwit, semangat Dharma Santi hari ini sangat sejalan dengan ruh program Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, danReligius). Inti keduanya sama memperkuat kedekatan, mempererat persaudaraan, dan menjaga harmoni sosial.

Pemerintah Kabupaten berupaya membantu tempat-tempat ibadah lintas agama agar semakin layak dan nyaman digunakan masyarakat. Komitmen tersebut sebagai bentuk nyata bahwa
pemerintah hadir untuk semua.

“Kami tidak membedakan masjid, gereja, pura, vihara, maupun tempat ibadah lainnya. Semua kami pandang sebagai pilar penting dalam menjaga ketenteraman masyarakat Jepara,”terang Mas Wiwit.

BACA JUGA: Hari Jadi ke-477 Jepara: Ekonomi Tumbuh 5,91%, Investasi Tembus Rp2 T

Perayaan Dharma Santi Nyepi tahun ini terasa semakin istimewa, karena masih berada dalam rangkaian Hari Jadi Jepara, yang diperingati setiap 10 April. Makna pesannya sangat indah, bahwa hari jadi Jepara dirayakan dalam nuansa kebersamaan lintas budaya dan lintas agama.

“Keberadaan penjor, tampilan ogoh-ogoh, hingga suasana khas lainnya, bukan hanya menjadi simbol perayaan umat Hindu, tetapi juga menjadi wajah Jepara sebagai daerah yang ramah terhadap keberagaman budaya dan spiritualitas,”tegas Mas Wiwit.

Ketua PHDI Provinsi Jawa Tengah, Tri Wahono menyatakan, Tema Dharma Santi tahun ini, “Vasudhaiva Kutumbakam”, yang berarti “Satu Bumi, Satu Keluarga”, memiliki makna yang sangat dalam. Bahwa seluruh umat
manusia sesungguhnya adalah satu keluarga besar.

Berbeda keyakinan, tetapi satu tujuan, berbeda tradisi, tetapi satu tanah air, berbeda cara beribadah, tetapi sama-sama mencintai Jepara dan Indonesia. Seperti filosofi ogoh-ogoh yang mengingatkan kita untuk membersihkan unsur-unsur negatif dan terus mawas diri.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat komitmen untuk menjaga persaudaraan, saling hormat, dan bergandengan tangan demi menjaga keberagaman di Wilayah kita,”pungkasnya. (KA)

HinduOgoh ogohPeringatan Dharma Santi
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Halal Bihalal IKA PMII Jepara: Perkuat Solidaritas, Rajut Semangat Pergerakan
next post
Semrawutnya Kabel Internet di Ruang Publik

You may also like

BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

14/10/2026

Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

14/10/2026

Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

14/10/2026

AKBP Keris Aji Wibisono Pimpin Polres Jepara, Ajak Semua Elemen Wujudkan Jepara MULUS

13/10/2026

Peminat Minim, Pembentukan Dewan Kebudayaan Jepara Ditata Ulang

12/10/2026

Jelang Pencoblosan, 61 Calon Petinggi  di Jepara Komitmen Jaga Pilpet Damai

12/10/2026

Terkini

  • Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

    14/10/2026
  • BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

    14/10/2026
  • Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    14/10/2026
  • Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

    14/10/2026
  • LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

    13/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here