Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Sunday, September 27, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Regional

Dua Dosen UIN Sunan Kudus Telusuri Sungai Kapuas, Temukan Pergeseran Budaya Masyarakat

by Redaksi 26/06/2026
Redaksi 26/06/2026 246 views
Dr. Shohibul Itmam, M.H. dan M. Maarif, M.H.,
246

KUBU RAYA | GISTARA. COM – Dua dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, Dr. Shohibul Itmam, M.H. dan M. Maarif, M.H., melakukan penelitian lapangan di kawasan Sungai Kapuas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, saat dalam perjalanan riset menuju Malaysia (25/6/26).

Selain menjalankan agenda penelitian, keduanya juga menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah akademisi di UIN Pontianak untuk memperkuat jejaring akademik dan membahas berbagai peluang kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian.

Dalam penelusuran di wilayah sekitar Sungai Kapuas, kedua dosen tersebut memperoleh berbagai informasi terkait dinamika sosial dan budaya masyarakat setempat. Salah satu narasumber yang ditemui adalah Toto Warsito, pensiunan perusahaan asing yang kini berprofesi sebagai pengemudi Grab.

BACA JUGA: Dadan Hindayana: Dari Akademisi, Kepala BGN hingga Berujung Ditangkap Kejagung

Menurut Toto, Kabupaten Kubu Raya dan sejumlah daerah lain di Kalimantan Barat memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan Sungai Kapuas. Masyarakat setempat selama puluhan tahun menggantungkan aktivitas ekonomi mereka pada sungai terpanjang di Indonesia tersebut.

“Pada era 1980-an hingga 1990-an, Sungai Kapuas menjadi aset utama perekonomian masyarakat. Salah satu sumber penghasilan warga saat itu berasal dari pemanfaatan pasir dasar sungai yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai bahan bangunan,” ungkapnya.

Namun, memasuki era 2000-an, masyarakat di sekitar Sungai Kapuas mulai mengalami pergeseran budaya. Perubahan tersebut terjadi di tengah keberagaman etnis yang mendiami kawasan tersebut, mulai dari suku Dayak, Melayu, Tionghoa, Jawa, Madura, hingga Bugis. Suku Melayu dan Dayak merupakan penduduk asli yang telah lama menetap di wilayah tersebut.

Dari hasil pengamatan dan wawancara yang dilakukan, Dr. Shohibul Itmam dan M. Maarif menemukan bahwa perubahan budaya masyarakat berkaitan erat dengan meningkatnya tingkat pendidikan. Jika sebelumnya mayoritas penduduk hanya menempuh pendidikan dasar hingga menengah, kini sekitar 40 persen masyarakat telah mengakses pendidikan tinggi.

BACA JUGA: 850 Pekerja Kantongi Kartu Mebel Jepara, Hadirkan Perlindungan Kesehatan hingga Akses Kuliah

Peningkatan kualitas pendidikan tersebut dinilai turut mengubah pola pikir, cara pandang, dan orientasi ekonomi masyarakat yang sebelumnya sangat bergantung pada potensi alam Sungai Kapuas.

“Kemajuan pendidikan membuka peluang lahirnya inovasi dan pengelolaan sumber daya yang lebih modern. Hal ini menjadi faktor penting dalam proses transformasi sosial yang terjadi di masyarakat sekitar Sungai Kapuas,” ujar mereka.

Melalui temuan penelitian ini, kedua dosen UIN Sunan Kudus berharap Sungai Kapuas tidak hanya menjadi penopang kehidupan masyarakat secara tradisional, tetapi juga dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat yang dikelola secara lebih modern, profesional, dan berkelanjutan melalui dukungan pendidikan serta penguatan sumber daya manusia. (KA/SI)

PendidikanPergeseran budayaSungai Kapuas
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Ikuti Kejurda X di Banyumas, Atlet Pagar Nusa  Dilepas Bupati Jepara
next post
Muharram Penuh Berkah, Pemkab bersama BAZNAS Jepara Santuni 827 Anak Yatim 

You may also like

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Terkini

  • Modeling Rumput Laut Kemujan Belum Panen, Target Produksi Capai 300 Ton

    26/09/2026
  • Pengurus Ranting NU Banjaragung dan Bangsri 2 Resmi Dilantik, Perkuat Khidmah Organisasi

    26/09/2026
  • Ulil Albab Apresiasi Jepara Bersholawat, Dorong Nilai Sholawat Jadi Energi Sosial

    25/09/2026
  • Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif, Pemkab Jepara Siapkan Embung dan Sumur Dalam

    25/09/2026
  • Merawat Marwah NU Jepara dari Keteladanan KH Ahmad Fauzan

    25/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here