Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Sunday, September 27, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

Ponpes Nailul Muna Tanamkan Nilai Humanisme dan Keterampilan Hidup bagi Santri melalui Gelar Karya

by Redaksi 27/06/2026
Redaksi 27/06/2026 161 views
Atraksi Barongsai hibur santri Ponpes Nailul Muna
161

JEPARA | GISTARA. COM – Pondok Pesantren (Ponpes)  Nailul Muna Kalipucang Wetan, Welahan, Jepara, terus berupaya menjawab tantangan pendidikan pesantren modern dengan menanamkan nilai-nilai humanisme sekaligus membekali santri dengan keterampilan hidup (life skill) dan jiwa kewirausahaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Rekreasi dan Gelar Karya Akhirussanah yang diselenggarakan di Pantai Prawean Bandengan, Jepara, pada Jumat-Sabtu, 26-27 Juni 2026.

BACA JUGA: Muharram Penuh Berkah, Pemkab bersama BAZNAS Jepara Santuni 827 Anak Yatim

Kegiatan yang merupakan rangkaian Pra Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Nailul Muna sebelum pelaksanaan puncak acara pada 1 Juli 2026 itu, tidak hanya menjadi ajang rekreasi dan pentas seni, tetapi juga sarana pembentukan karakter santri yang humanis, kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan kehidupan di masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Nailul Muna, KH. Muhammad Ali Masrukhin, menegaskan bahwa pesantren saat ini memiliki tanggung jawab untuk melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan hidup dan kepekaan sosial yang tinggi. 

KH. Muhammad Ali Masrukhin, Pengasuh Pondok Pesantren Nailul Muna

“Santri harus memiliki bekal keterampilan, jiwa kewirausahaan, dan kemandirian. Namun yang tidak kalah penting adalah menanamkan nilai humanisme, kepedulian, dan kemampuan hidup berdampingan dengan berbagai latar belakang masyarakat. Inilah salah satu tantangan pesantren modern yang harus dijawab,” ujarnya.

Sebagai wujud penanaman nilai humanisme, panitia menghadirkan pertunjukan barongsai, seni budaya Tionghoa, dalam rangkaian acara. Kehadiran kesenian tersebut dimaknai sebagai bentuk pendidikan toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman budaya dalam perspektif Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin.

BACA JUGA: Sinergi Pemkab dan Investor Dongkrak Ekonomi Jepara, Serap 36 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Melalui pengalaman tersebut, para santri diharapkan mampu memahami bahwa nilai-nilai Islam tidak bertentangan dengan sikap menghargai perbedaan, melainkan menjadi perekat dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain penguatan nilai humanisme, kegiatan ini juga dirancang untuk membangun kemampuan praktis dan jiwa kewirausahaan santri. Berbagai pertunjukan dan karya yang ditampilkan menjadi ruang aktualisasi kreativitas sekaligus sarana melatih kepercayaan diri, kepemimpinan, kerja sama, dan kemampuan berorganisasi.

Seni drama santriwati Ponpes Nailul Muna

Ketua Panitia, Abdul Latif Jauhari, mengatakan bahwa pendidikan pesantren saat ini harus mampu menciptakan keseimbangan antara penguatan spiritual dan penguasaan keterampilan hidup.

“Santri tidak cukup hanya dibekali ilmu agama. Mereka juga harus memiliki keterampilan, jiwa kewirausahaan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar mampu hidup mandiri ketika terjun ke masyarakat,” katanya.

Menurutnya, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan renungan malam atau muhasabah yang dilaksanakan pada tengah malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter spiritual santri agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah dinamika kehidupan modern.

“Melalui muhasabah, para santri diajak untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Ini merupakan bagian penting dari perjalanan seorang santri sebagai generasi penerus perjuangan Islam,” tambahnya.

Melalui kegiatan Rekreasi dan Gelar Karya Akhirussanah ini, Pondok Pesantren Nailul Muna berupaya membentuk profil santri masa depan yang tidak hanya religius, tetapi juga humanis, kreatif, mandiri, dan memiliki keterampilan hidup yang memadai untuk berkontribusi di tengah masyarakat yang semakin kompleks. (KA/SJ)

Gelar KaryaPonpes Nailul Muna Kalipucang WetanRekreasi
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Muharram Penuh Berkah, Pemkab bersama BAZNAS Jepara Santuni 827 Anak Yatim 
next post
BG Plus+ Hadir di Jepara, Hidupkan  Romantisme Lagu-Lagu Koes Plus

You may also like

Modeling Rumput Laut Kemujan Belum Panen, Target Produksi Capai 300 Ton

26/09/2026

Pengurus Ranting NU Banjaragung dan Bangsri 2 Resmi Dilantik, Perkuat Khidmah Organisasi

26/09/2026

Ulil Albab Apresiasi Jepara Bersholawat, Dorong Nilai Sholawat Jadi Energi Sosial

25/09/2026

Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif, Pemkab Jepara Siapkan Embung dan Sumur Dalam

25/09/2026

Jepara Bersholawat, Ikhtiar Batiniah Pemkab untuk Pembangunan Daerah

25/09/2026

PMII Jepara Dorong Kader Jadi Pelopor Demokrasi dalam Pilpet 2026

24/09/2026

Terkini

  • Modeling Rumput Laut Kemujan Belum Panen, Target Produksi Capai 300 Ton

    26/09/2026
  • Pengurus Ranting NU Banjaragung dan Bangsri 2 Resmi Dilantik, Perkuat Khidmah Organisasi

    26/09/2026
  • Ulil Albab Apresiasi Jepara Bersholawat, Dorong Nilai Sholawat Jadi Energi Sosial

    25/09/2026
  • Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif, Pemkab Jepara Siapkan Embung dan Sumur Dalam

    25/09/2026
  • Merawat Marwah NU Jepara dari Keteladanan KH Ahmad Fauzan

    25/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here