Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Monday, October 5, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Regional

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

by Redaksi 20/08/2026
Redaksi 20/08/2026 138 views
Mahasiswa asing belajar mengukir
138

JEPARA | GISTARA. COM – Sayed Rahman Hamid pertama kali memegang pahat untuk belajar mengukir kayu di Jepara. Mahasiswa asal Afganistan itu mengikuti pelatihan bersama 24 mahasiswa lain dari 13 negara, di Galeri Jepara Wood Carving, Kamis (20/8/2026).

Di dalam galeri, para mahasiswa mengikuti arahan 23 instruktur pengukir. Mereka mempelajari pola dan teknik dasar ukiran Jepara sebelum mulai memahat kayu.

“Sangat menarik, baru pertama kali ini,” kata Sayed, mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Semarang.

Sayed mengatakan sebelumnya tidak pernah belajar mengukir di Afganistan. Ia hanya mengenal pekerjaan kayu melalui perbaikan rumah.

BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Dirgahayu RI ke-81

Bagi mahasiswa asal Tanzania, Aisha Jumma Mussa, ukir Jepara juga menjadi pengalaman baru. Ia sebelumnya hanya mencari informasi tentang ukiran Jepara melalui internet.

Setelah mencoba langsung, Aisha menilai mengukir membutuhkan ketekunan. Menurut dia, keterampilan tersebut tidak dapat dikuasai dalam satu hari. “Tidak bisa dipelajari dalam satu hari karena membutuhkan teknik dan kelenturan tangan,” ungkapnya.

Mahasiswa asal Uganda, Huzairu Kanamwangi, membuat nama dan motif ukiran dengan pendampingan instruktur. Ia berencana membawa pengalaman tersebut ke negaranya.

“Saya akan membawa ini ke negara saya dan menunjukkan bahwa saya yang membuatnya. Dari Jepara, Indonesia,” ujarnya.

Salah satu instruktur, Rumini, mengatakan peserta dikenalkan dengan pola ukiran Jepara. Mereka kemudian mempelajari tahapan dasar seperti ngrancapi, nglemahi, ngekoli dan nyoreti. “Yang ingin kami tanamkan bukan hanya keterampilan mengukir. Kami juga mengenalkan budaya Jepara yang terkenal sebagai kota ukir,” kata dia.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Summer Course 2026 Buja Sejana 2, yang digelar Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes).

BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA., Anggota DPR RI Fraksi PKB Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Koordinator kegiatan, Wati Istanti, mengatakan program tersebut mengajak mahasiswa mempelajari budaya maritim melalui pembelajaran selama tiga bulan dengan metode blended. “Supaya mahasiswa tidak sekadar tahu secara daring, kami mengajar secara luring untuk melihat dan mempraktikkan langsung,” ujarnya.

Menurut Wati, pihaknya membuka peluang kerja sama lanjutan dengan praktisi ukir Jepara. Kerja sama itu dapat melibatkan perguruan tinggi, dunia usaha, industri, UMKM, pemerintah, dan praktisi.

Ketua Umum Yayasan Pelestari Ukir Jepara Hadi Priyanto, mengatakan kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa asing dengan pengukir Jepara secara langsung.

Menurut dia, interaksi tersebut dapat memperkenalkan budaya ukir Jepara kepada masyarakat internasional. “Harapan kami mereka dapat menjadi duta budaya masyarakat Jepara,” ujarnya.

Hadi mengatakan keberlanjutan seni ukir Jepara membutuhkan penguatan regenerasi. Menurut dia, minat generasi muda untuk mempelajari dan meneruskan keterampilan mengukir perlu terus ditumbuhkan.

Seni ukir Jepara, lanjut dia, telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak benda Indonesia pada 2015. Hadi berharap pengenalan ukir kepada mahasiswa asing ikut menjaga keberlanjutan seni tersebut. (KA)

Belajar MengukirMAHASISWA ASINGSeni ukir
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal
next post
Perkuat Tata Kelola Organisasi, KKN Unisnu Jepara XXI Desa Troso Gelar Pelatihan MANTAB untuk Kader IPNU-IPPNU

You may also like

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Momentum HUT ke-81 RI, IMPI Bahas Ketahanan Ketuhanan untuk Menjaga NKRI di Era Krisis...

17/08/2026

Terkini

  • El Niño Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat

    04/10/2026
  • Gus Nabil Ajak Jama’ah untuk Bersikap Tawadu’, Bersyukur dan Perbanyak Istigfar

    04/10/2026
  • MES Jateng Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Syariah dan UMKM

    04/10/2026
  • Keren! Dua Atlet Sepak Takraw Jepara Sumbang Empat Medali untuk Indonesia  di Asian Games 2026

    03/10/2026
  • Bangun Budaya Literasi, Dosen Unisnu Jepara Kenalkan ADe di SDN 3 Ujung Batu

    03/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here