JEPARA | GISTARA. COM – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung pengembangan syiar Islam dan budaya literasi Al-Qur’an di lingkungan kampus.
Wakil Rektor III Unisnu Jepara, Dr. H. Abdul Wahab, S.Sos.I., M.S.I., menyerahkan secara simbolis bantuan puluhan mushaf Al-Qur’an beserta rekal kepada pengelola Pesantren Mahasiswa (Ponpes) As-Tsuroyya Unisnu Jepara pada Jumat (4/9/2026).
BACA JUGA: Duet KH Miftachul Akhyar–Gus Kikin, Nahkoda Baru PBNU 2026–2031
Momen ini berlangsung bertepatan dengan digelarnya acara Muwada’ah santri Ponpes As-Tsuroyya. Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti jalannya acara yang dihadiri oleh jajaran pengasuh pesantren, civitas akademika, wali santri serta para santri mahasiswa.
Bantuan mushaf Al-Qur’an dan rekal tersebut merupakan wujud sinergi antara pihak akademisi, pemerintah, dan legislatif. Puluhan mushaf tersebut sebelumnya diterima oleh Unisnu Jepara melalui Dr. H. Abdul Wahab dari Kementerian Agama RI yang disalurkan bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid.

Muwada’ah santri Ponpes As-Tsuroyya
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Unisnu Jepara menyampaikan harapan besar atas penyaluran bantuan sarana ibadah dan edukasi ini demi menguatkan karakter religius para mahasiswa.
“Mushaf ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan memicu semangat para santri agar lebih giat lagi dalam melakukan tahsin serta tadarus Al-Qur’an sehari-hari, khususnya di lingkungan pesantren,” tegas Dr. H. Abdul Wahab.
BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar
Ia menambahkan bahwa keberadaan pesantren mahasiswa di lingkungan Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara memiliki peran strategis. Tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai wadah penguat benteng moral dan keilmuan berbasis tradisi pesantren di era modern.
Penyerahan mushaf dan rekal secara simbolis ditutup dengan doa bersama. Para santri menyambut baik bantuan ini dan berkomitmen untuk terus menjaga serta menghidupkan tradisi mengaji dan mengkaji Al-Qur’an di sela-sela aktivitas akademik perguruan tinggi. (KA)