Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, October 20, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

KH Noor Rohman Fauzan Kukuhkan Pengurus YAPI Jepara 2026–2031, Khidmat Harus Jadi Kerja Nyata

by Redaksi 05/09/2026
Redaksi 05/09/2026 147 views
KH Noor Rohman Fauzan menyerahkan SK kepada Pengurus YAPI Jepara
147

JEPARA | GISTARA. COM – Hampir lima dekade bukan waktu yang pendek bagi sebuah lembaga pendidikan. Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) Jepara kembali menandai perjalanan panjang itu dengan mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026–2031. KH Noor Rohman Fauzan, yang akrab disapa Mbah Nor, selaku Ketua Dewan Pembina YAPI Jepara, mengukuhkan jajaran pengurus yang dipimpin H. Agus Tri Harjono (5/9/2026).

Bagi Mbah Nor, pergantian pengurus bukan sekadar perubahan struktur organisasi. Ia menitipkan pesan agar seluruh pengurus dan keluarga besar YAPI terus berkhidmat untuk kemajuan pendidikan, terutama melalui lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan yayasan.

Amanat itu terdengar sederhana, tetapi menyimpan pekerjaan besar. Berkhidmat dalam dunia pendidikan berarti mengurus sesuatu yang hasilnya tidak selalu dapat dihitung dalam satu periode kepengurusan.

BACA JUGA: Duet KH Miftachul Akhyar–Gus Kikin, Nahkoda Baru PBNU 2026–2031

Seorang anak yang hari ini duduk di bangku sekolah baru, mungkin menunjukkan dampaknya puluhan tahun kemudian. Karena itu, kepengurusan YAPI periode 2026–2031 menghadapi tugas yang lebih besar daripada sekadar menjalankan rutinitas kelembagaan. Mereka harus memastikan bahwa warisan yang dibangun para pendahulu tetap relevan ketika berhadapan dengan generasi yang tumbuh bersama teknologi digital, perubahan sosial, dan tuntutan kompetensi yang semakin kompleks.

YAPI Jepara sendiri bukan lembaga yang muncul kemarin sore. Yayasan ini tumbuh dari dukungan masyarakat pada 1978 dengan semangat yang kuat untuk menopang pengembangan pendidikan LP Ma’arif NU.

Dari dukungan itu, perlahan terbentuk jaringan lembaga pendidikan dan sosial yang kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jepara. Ada KB Terpadu Muslimat NU dan TK Terpadu Tarbiyatul Athfal Muslimat NU yang pengelolaannya bekerja sama dengan PC Muslimat NU. Ada pula SMP Al-Ma’arif Jepara, SMA Islam Jepara, SMK Islam Jepara, pondok pesantren, hingga panti asuhan.

Jejak tersebut memperlihatkan bahwa YAPI tidak sekadar mengelola sekolah, melainkan membangun ekosistem pengabdian yang menjangkau pendidikan sekaligus pelayanan sosial.

Pengurus YAPI Jepara 2026-2031

Namun, usia panjang tidak otomatis menjadi jaminan mutu. Justru semakin tua sebuah lembaga, semakin besar tuntutan untuk membuktikan bahwa sejarah dapat menjadi modal, bukan beban.

Dunia pendidikan telah berubah jauh sejak 1978. Ruang kelas tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan. Anak-anak dapat belajar melalui gawai, kecerdasan artifisial, platform digital, dan jejaring global. Guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Pengelola sekolah pun tidak cukup hanya mampu menjaga administrasi berjalan. YAPI perlu memastikan seluruh lembaganya memiliki standar pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa kehilangan akar nilai yang menjadi alasan yayasan itu didirikan.

Di sinilah penyegaran kepengurusan YAPI menjadi penting. Di bawah kepemimpinan H. Agus Tri Harjono, periode lima tahun mendatang dapat menjadi ruang konsolidasi sekaligus pembaruan. Peningkatan standar pendidikan menjadi salah satu agenda yang tidak bisa ditunda. Mutu guru, kualitas pembelajaran, penguatan karakter, manajemen sekolah, pemanfaatan teknologi, hingga relevansi kompetensi lulusan perlu ditempatkan sebagai bagian dari agenda besar yayasan.

BACA JUGA: Dukung Pariwisata, Express Bahari 7G Perkuat Konektivitas Jepara–Karimunjawa

Pendidikan Islam tidak boleh dipersempit menjadi persoalan transfer pengetahuan agama. Ia harus mampu melahirkan manusia yang berkarakter, berpengetahuan, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki kemampuan menghadapi dunia yang semakin terbuka.

Pekerjaan berikutnya adalah membangun kemitraan. YAPI memiliki modal sosial berupa hubungan dengan lingkungan Nahdlatul Ulama, masyarakat, alumni, pendidik, orang tua, dan berbagai institusi.

Modal tersebut dapat dikembangkan menjadi jejaring strategis dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, maupun mitra pendidikan lainnya. Kolaborasi semacam ini penting agar lembaga pendidikan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sekolah membutuhkan akses terhadap pengetahuan baru, guru membutuhkan peningkatan kapasitas, siswa membutuhkan pengalaman nyata, sementara yayasan membutuhkan sumber daya dan jejaring untuk memastikan keberlanjutan lembaga.

Pesan Mbah Nor tentang khidmat karena itu memperoleh konteks yang lebih luas. Pengurus yayasan bukan hanya administrator. Mereka adalah penjaga kesinambungan sebuah cita-cita. Ada sejarah para pendiri yang harus dihormati, ada guru-guru yang telah mengabdikan hidupnya, ada orang tua yang mempercayakan pendidikan anak-anaknya, dan ada generasi muda yang menunggu kualitas pendidikan yang lebih baik. Kepengurusan baru perlu mempertemukan seluruh kepentingan itu dalam tata kelola yang profesional, transparan, adaptif, sekaligus tetap berakar pada nilai pengabdian. (KA)

PendidikanPengukuhanPengurus YAPI Jepara
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Makruf dan Fathur Rohman Kepala Baru MTS-MA NU Nahdlatul Fata: Tekankan Jaga Kedisiplinan dan Gerakkan Madrasah Prestasi
next post
Undang-Undang Pesantren Dan Orientasi Pendidikan Indonesia

You may also like

BAZNAS Jepara Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kaliombo

20/10/2026

HSN 2026: Merawat Nilai Suci Pesantren dan Muhasabah di Era AI

20/10/2026

RSINU Cakra Medika Mayong Bersiap Layani Peserta BPJS, Target 1 November 2026

19/10/2026

Miris, Anak di Bawah Umur Diduga  Dimanfaatkan Membantu Transaksi Narkoba

19/10/2026

Jelang Pilpet, Pemkab Jepara Petakan Kerawanan

19/10/2026

SNT 14 Jepara Kenalkan Pembelajaran Berbasis Teknologi

17/10/2026

Terkini

  • BAZNAS Jepara Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kaliombo

    20/10/2026
  • Menenun Masa Depan: Metamorfosis Pesantren dan Daya Saing Santri Menyongsong Indonesia Emas 2045

    20/10/2026
  • HSN 2026: Merawat Nilai Suci Pesantren dan Muhasabah di Era AI

    20/10/2026
  • Semarakkan Hari Santri 2026, LP Ma’arif NU Mayong Gelar Kompetisi Pelajar

    19/10/2026
  • RSINU Cakra Medika Mayong Bersiap Layani Peserta BPJS, Target 1 November 2026

    19/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here