Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Saturday, October 17, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
EkonomiMuriaRegional

20 Tahun Nelayan Desa Telukawur Terhimpit Akibat Privatisasi Pantai

by Kunjari Ali 06/10/2023
Kunjari Ali 06/10/2023 1.2K views
Nelayan Desa Telukawur Kecamatan Tahunan melakukan Audiensi. Foto : Gistara. Com
1.2K

JEPARA | GISTARA.COM – Sejumlah nelayan Desa Telukawur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara keluhkan privatisasi pesisir pantai. Mereka dipaksa mengikuti rangkaian regulasi ketika akan melaut atau berlayar mencari ikan.

Hal itu, terjadi sejak tahun 2002 lalu. Berdirinya hotel, villa, cafe serta warung di sepanjang sepadan Pantai Telukawur, jadi penyebab sejumlah nelayan terusik. Mereka diharuskan menjalani aturan penduduk (penyewa) sepadan pantai.

Seperti yang diungkapkan Sulirman, salah satu nelayan Telukawur, ketika hendak berlayar mencari ikan, pihaknya dipaksa untuk membeli es teh terlebih dahulu oleh pihak cafe. Sebab, perahunya berada di sepadan yang diduduki bisnis tersebut.

Daripada menghabiskan waktu untuk debat berlebih, lantas ia memutuskan berjalan memutari cafe sedikit lebih jauh. Menurutnya, masyarakat desa termasuk nelayan berhak atas akses bumi (sepadan).

BACA JUGA : Waspada Kekeringan, Berikut Peta Kekeringan pada Dasarian Ke-1 Oktober

“Masuk pantai kok ke cafe dulu dan diharuskan beli es teh (minimal) baru dipersilahkan. Seolah pantai sudah menjelma sebagai barang mewah,” papar Sulirman, ketika audiensi di Ruang Rapat Kalpataru Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kamis (5/10/23).

Tidak sendiri, juga dialami oleh sesama nelayan lain, Hasyim. Praktek penguasaan atas sepadan oleh investor terjadi gap dengan masyarakat (nelayan). Hasilnya, kepentingan masyarakat untuk akses ke pantai tidak terakomodir.

Penguasaan pantai ini, diduga bermula dari Pemerintah Desa (Pemdes) yang menyewakan sepadan kepada investor. Sehingga, docking (servis perahu), lokasi bersandar perahu, serta kegiatan lain di pantai jadi terhambat.

“Sudah 20 tahun masalah ini belum rampung. Akhirnya, kami meminta kepada Kawali untuk menyelesaikan masalah ini. Semoga peroleh solusi pasti dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara,” terang Hasyim.

Sementara itu, Petinggi Desa Telukawur, Rokhman mengatakan, bahwa Pemdes tidak pernah memberi ijin kepada pemilik usaha di sepadan pantai. Alasannya, tanah tersebut bukan milik desa.

Pemdes sendiri ada rencana di tahun 2024 melakukan penataan warung. Namun, bukan di sepadan pantai, melainkan dekat jalan. Tidak hanya itu, Pemdes juga akan membuat tempat parkir.

“Saya tidak cawe-cawe kalau soal itu. Yang pasti, di tahun 2024, kalau tidak dengan dana desa ya pendapatan asli desa (PAD), dibuatkan warung tidak di sepadan. Warung mau atau tidak, silahkan,” tandas Rokhman.

Adapun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH sekaligus Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes), Edy Marwoto meminta agar permasalahan ini diselesaikan secara musyawarah di desa.

“Hasilnya, audiensi kali ini, desa segera musyawarah bersama pihak-pihak terkait. Hasilnya, laporkan ke Bupati. Selesaikan dengan baik,” pungkas Edy ketika memimpin audiensi.

(Okom/KA)

20 tahunNelayanTerhimpit
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kunjari Ali

previous post
Waspada Karhutla, ini Upaya Pemerintah
next post
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto

You may also like

SNT 14 Jepara Kenalkan Pembelajaran Berbasis Teknologi

17/10/2026

Perkuat Konektivitas antar  Kawasan, Ruas Jalan  Keling-Bumiharjo Dimuluskan

17/10/2026

Musran NU Srobyong, Ketua MWC NU Mlonggo Ajak Pengurus  Perkuat Peran Jam’iyah dalam Menjawab...

16/10/2026

Pemkab Jepara Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Lewat Revitalisasi Sekolah

16/10/2026

10 Ribu Peserta Bakal Meriahkan Karnaval Hari Santri Jepara, Berikut Rangkaian Kegiatan Hari Santri...

16/10/2026

BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

14/10/2026

Terkini

  • SNT 14 Jepara Kenalkan Pembelajaran Berbasis Teknologi

    17/10/2026
  • Perkuat Konektivitas antar  Kawasan, Ruas Jalan  Keling-Bumiharjo Dimuluskan

    17/10/2026
  • Musran NU Srobyong, Ketua MWC NU Mlonggo Ajak Pengurus  Perkuat Peran Jam’iyah dalam Menjawab Kebutuhan Masyarakat

    16/10/2026
  • Pemkab Jepara Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Lewat Revitalisasi Sekolah

    16/10/2026
  • 10 Ribu Peserta Bakal Meriahkan Karnaval Hari Santri Jepara, Berikut Rangkaian Kegiatan Hari Santri 2026

    16/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here