Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Friday, September 18, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
BudayaMuriaRegional

Ngatman, Dalang Sepuh Bertahan jadi Perajin Hiasan Dinding Wayang Kulit

by GISTARA.com 07/08/2022
GISTARA.com 07/08/2022 564 views
Perajin Hiasan Dinding Wayang Kulit
WAYANG KULIT - Ngatman, Dalang Sepuh Perajin Hiasan Dinding Wayang Kulit di Blora
564
Perajin Hiasan Dinding Wayang Kulit

WAYANG KULIT – Ngatman, Dalang Sepuh Perajin Hiasan Dinding Wayang Kulit di Blora

BLORA | GISTARA.com – Tangan keriput Ngatman (77), warga RT 01/RW 02 Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, masih terampil memainkan sungging untuk membuat hiasan dinding wayang kulit. Berbekal keterampilan yang dimiliki sejak remaja, Ngatman masih berkarya dan menerima pesanan hiasan dinding wayang kulit, sesuai tokoh dan karakter pewayangan.

“Saya belajar dan bisa membuat wayang ini sejak remaja sampai sekarang. Saya terima pesanan, atau memperbaiki wayang kulit,” kata Ngatman saat ditemui, Minggu (17/7/2022).

Biasanya, kata dia, para pemesan membawa kulit kambing atau sapi sendiri. Meski demikian, dia juga menyediakan beberapa kulit kambing siap pakai untuk dibuat hiasan dinding wayang.

“Yang pesan itu untuk dibuatkan tokoh wayang kulit untuk hiasan dinding tanpa memotong kulit. Jadi bagian tengah yang dibuat tampilan satu atau dua wayang,” jelas Ngatman.

Selain itu, lanjutnya, dia juga menerima jasa untuk memperbaiki (permak) wayang kulit. Untuk menyelesaikan satu buah hiasan dinding wayang berbahan kulit kambing sapi atau kerbau, Ngatman membutuhkan waktu lebih kurang satu minggu, hingga satu bulan, mulai dari menggambar sketsa, menatah (sungging), hingga mewarnai dan bila perlu dipigura.

“Untuk satu buah hiasan dinding wayang ini saya butuhkan waktu lebih kurang satu bulan,” ucapnya.

BACA JUGA: HUT Bhayangkara, 14.245 Penari di Kota Magelang Pecahkan Rekor Dunia Tari Gugur Gunung Terbanyak

Menurutnya, jasa pembuatan hiasan dinding wayang, tergantung karakter wayang dan tingkat kerumitan dalam menyungging. Diakuinya, jasa untuk satu buah hiasan dinding wayang, dengan dua atau tiga tokoh wayang, senilai Rp750 ribu.

Disampaikan, dibalik ketekunan menjadi perajin hiasan dinding wayang kulit itu, dirinya berusaha menebarkan edukasi kepada generasi muda, khususnya untuk mengenalkan wayang kulit kepada merekan, dan melestarikan seni budaya peninggalan leluhur asli Indonesia.

“Saya itu dahulu dalang wayang kulit. Tahun 1966 sudah laris sampai tahun 2000, sekarang sudah tua, menekuni membuat hiasan dinding wayang saja, dan menerima jasa perbaikan wayang kulit,” ungkapnya.

Meskipun kala itu dirinya laris dengan tanggapan wayang kulit, baik orang punya hajat atau peringatan hari besar tertentu, Ngatman mengaku dirinya tidak memiliki wayang dan gamelan sendiri.

“Tidak punya wayang sendiri. Kalau ada tanggapan, pinjam atau sewa wayang lengkap, dengan pakeliran serta gamelan, juga panjak (penabuh gamelan Jawa) serta sinden,” ungkapnya lirih.

Kini, di usia yang sudah sepuh (tua), dirinya tinggal bersama anak dan cucunya di Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban. Sedangkan istrinya, sudah lama meninggal dunia.

Peminat seni budaya desa setempat M Solichan Mochtar mengapresiasi karya Ngatman. Menurutnya, sikap Ngatman dalam melestarikan kebudayaan tradisional Indonesia, perlu dicontoh bagi generasi muda.

“Mbah Ngatman adalah sosok yang tua yang berkarya, untuk melestarikan seni budaya adiluhung peninggalan leluhur,” kata Solichan Mochtar, yang juga mantan Kabid Kebudayaan Dinporabudpar Blora.

Sebab, lanjutnya, kebudayaan tradisional seperti wayang, dapat dijadikan sebagai media sosialisasi program-program pembangunan dan dapat juga menjadi media dakwah. Selain itu, wayang bermanfaat membangun karakter bangsa.

“Pada dasarnya, program dari instansi apapun dapat disosialisasikan melalui media wayang. Kegiatan ini telah dilakukan oleh para wali di zaman Kerajaan Demak abad ke-15. Praktisnya, wayang sebagai tontonan, tuntunan dan tatanan,” ungkapnya. (Sumber : jatengprov.go.id)

DalangPerajinSepuhWayang Kulit
0 FacebookTwitterPinterestEmail
GISTARA.com

previous post
HUT Bhayangkara, 14.245 Penari di Kota Magelang Pecahkan Rekor Dunia Tari Gugur Gunung Terbanyak
next post
Kitagawa Pesona Bali Park Sidoharjo Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022

You may also like

Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

18/09/2026

3.500 Peserta Ikuti Persimanu II, Wujudkan Siswa Ma’arif Berprestasi dan Nasionalis

18/09/2026

Harhubnas: Trans Jateng Jepara-Kudus-Pati Ditarget Beroperasi 2028

17/09/2026

UNISNU Jepara Resmikan Gedung Pascasarjana Kampus 2,  Yaptinu Serahkan Enam Mobil Baru

17/09/2026

PKB Jepara Konsolidasikan 16 DPAC, Bidik Kursi Pimpinan DPRD

15/09/2026

21 Dapur MBG di Jepara Disidak Serentak Dini Hari, Dari Bahan Baku hingga IPAL...

14/09/2026

Terkini

  • Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

    18/09/2026
  • 3.500 Peserta Ikuti Persimanu II, Wujudkan Siswa Ma’arif Berprestasi dan Nasionalis

    18/09/2026
  • Peran MUI dalam Penguatan Mutu Pendidikan Islam dan Kompetensi Digital

    18/09/2026
  • Harhubnas: Trans Jateng Jepara-Kudus-Pati Ditarget Beroperasi 2028

    17/09/2026
  • Belajar Menjadi Pemimpin, Mahasiswa BCB Unisnu Jepara Kaji Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan

    17/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here