Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Saturday, September 12, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
BudayaMuria

Sepak Bola Api, Analogi Tradisi Kawak Jepara dalam Kelola Amarah

by Shochib Ahmada 07/06/2023
Shochib Ahmada 07/06/2023 1.2K views
1.2K

JEPARA | GISTARA.COM – Tradisi Sepak Bola Api yang termaktub dalam Festival Jondang dan Sedekah Bumi Desa Kawak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara usai digelar.

Tradisi yang telah terselenggara selama sembilan kali itu, disebut memiliki makna tersembunyi. Sepak Bola Api yang sarat akan bahaya, diartikan sebagai kontrol terhadap hawa nafsu.

Ketua Adat Desa Kawak, Amin Ayahudi memaparkan, api merupakan lambang dari setan atau amarah. Apabila dapat mengontrol api, bisa disebut berhasil dalam proses pengekangan kelakuan setan.

“Bola api ini tujuannya agar mengendalikan amarah, emosi, kemurkaan. Jika berhasil, mencapai kesuksesan. Sebaliknya, apabila tidak berhati-hati akan membakar diri sendiri,” papar Amin kepada Redaksi, Selasa (6/6/23) malam.

Sepakbola yang dimainkan secara kelompok (lima orang satu tim) ini, merupakan bagian dari Festival Jondang Sedekah Bumi. Disebut, sempat vakum selama dua tahun. Karena tradisi, bukan mati, tapi hadir kembali.

“Sewaktu covid, adat benar-benar mati suri. Padahal sudah berlangsung sejak 2012 lalu ketika saya sampaikan ke Petinggi. Tidak patah arang, bikin lagi, ternyata semakin ramai,” lanjutnya.

Bagi dia, pelestarian budaya itu harus. Mulai dari kegiatan manganan, bola api dan perang api, sebagai bagian warga Desa Kawak mesti menjaga adat.

Tidak sembarang muncul, Amin juga menyebutkan, bahwa dahulu tradisi saling bacok, tawuran, atau kegiatan negatif akrab di kalangan pemuda. Sehingga, ia mengusulkan Bola Api sebagai ajang untuk unjuk kebolehan.

“Ternyata berhasil, masyarakat merespon secara positif. Alhamdulillah, lestari,” pungkasnya.

Sebagai informasi, semasa ratu shima, penguasa Kerajaan Kalingga Tahun 674 M. Di masa itu, Desa Kawak adalah tempat ibadah Umat Hindu. Sehingga, sang Ratu berikan suatu penghargaan sebagai desa perdikan (beradab). (okom/sochib)

#budaya #bolaapi
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Shochib Ahmada

previous post
Pj Bupati Lepas Kontingen Jambore Nasional dan Dunia di Korsel
next post
Gandeng BPIP RI dan GP Ansor, Pemkab Jepara Usul Perda Baru

You may also like

Pemkab Jepara Ajak Warga Kenali Rokok Ilegal, Ada Risiko Hukum Pidana bagi Pembuat dan...

11/09/2026

Sediakan Akses Air Bersih, Pusterad dan Kodim Jepara Bersama Pemkab Jepara Survei Titik Sumur...

10/09/2026

Utamakan Kenyamanan Wisatawan, Pelabuhan Karimunjawa Bakal Diperbaiki

10/09/2026

Kafilah Jepara Resmi Dilepas ke MTQ Nasional,  Pemkab Siapkan Reward bagi Peraih Juara

09/09/2026

Bupati Jepara Lakukan Rotasi, 27 Pejabat Tempati Posisi Baru

09/09/2026

Melalui Layanan Eazy Passport, Urus Paspor Haji Tak Perlu ke Pati

09/09/2026

Terkini

  • BMKG Prediksi El Nino Bertahan sampai Awal 2027

    11/09/2026
  • Bukan Sekadar Berkemah, 501 Pramuka Karimunjawa Belajar Jaga Alam dan Peduli Sesama

    11/09/2026
  • Pemkab Jepara Ajak Warga Kenali Rokok Ilegal, Ada Risiko Hukum Pidana bagi Pembuat dan Pengedar

    11/09/2026
  • Sediakan Akses Air Bersih, Pusterad dan Kodim Jepara Bersama Pemkab Jepara Survei Titik Sumur Bor 

    10/09/2026
  • Komisi Pendidikan Pesantren dan Kaderisasi Ulama MUI Jawa Tengah Monitor Perkembangan Pesantren Karimunjawa

    10/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here