Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Friday, October 9, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalReligi

Refleksi Harlah NU ke-102 di MWCNU Welahan, Kenang Satu Abad Perjalanan Nahdlatul Ulama untuk NKRI

by Alena Kiasata 01/02/2025
Alena Kiasata 01/02/2025 499 views
499

JEPARA | GISTARA.COM – Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Kecamatan Welahan baru-baru ini menggelar acara refleksi untuk memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) ke-102 dengan tema Menelusuri Sejarah Perjalanan 1 Abad NU untuk NKRI. Acara yang berlangsung pada Jumat (31/1/25) di Gedung MWCNU Welahan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, warga NU, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Ketua Panitia, Djunaidi, menjelaskan bahwa kegiatan Harlah kali ini dikemas secara istimewa melalui dialog kebangsaan. Dua narasumber yang dihadirkan dalam acara tersebut adalah Khoirul Muslimin, Ketua Lakpesdam PCNU Jepara, dan KH. Mukhlis Syuriah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perjalanan panjang NU, baik sebelum maupun pasca kemerdekaan, serta peran besar yang dimainkan oleh NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Warga NU dibekali dengan pengetahuan mengenai sejarah perjalanan NU dari waktu ke waktu, sehingga mereka dapat memahami dengan lebih mendalam peranan besar NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Djunaidi.

BACA JUGA: MOU Antara Bawaslu Jepara dan UNISNU Jepara Diteken untuk Tingkatkan Pendidikan Politik

Kegiatan Harlah ini dirangkai dengan berbagai acara, termasuk Khataman Al-Qur’an, ziarah kubur tokoh NU yang dilaksanakan di pagi hari, dilanjutkan dengan pembacaan istighosah dan maulid Nabi Muhammad saw pada malam harinya, sebelum akhirnya digelar dialog kebangsaan.

Ketua MWCNU, Ali Nor Zen, menjelaskan bahwa meskipun perayaan Harlah NU ke-102 diselenggarakan sederhana, acara ini tetap penuh makna, yakni untuk meneladani perjuangan para kiai pendahulu yang mendirikan Nahdlatul Ulama, sebuah organisasi yang hingga kini memberikan kontribusi besar, terutama dalam memperkuat persaudaraan antar umat beragama.

“Harlah NU ke-102 ini menjadi momen untuk mengingat dan meneladani perjuangan para kiai yang mendirikan NU, sebuah organisasi yang hingga kini memberikan kontribusi besar, terutama dalam memperkuat persaudaraan antar umat beragama,” ujar Ali Nor Zen.

Khoirul Muslimin menyampaikan sejarah kelahiran NU yang dimulai pada 1918 dengan didirikannya Taswirul Afkar (Kebangkitan Pemikiran) sebagai wahana pendidikan sosial politik bagi kaum santri. Sebelumnya, pada 1916, lahir pergerakan Nahdlatut Wathan (Kebangkitan Tanah Air) dan Nahdlatut Tujjar (Pergerakan Kaum Sudagar) yang bertujuan memperbaiki perekonomian rakyat. Pada 1925, didirikan Komite Hijaz untuk menjaga faham Aswaja. Dari sini lahirlah organisasi Nahdlatul Ulama pada 16 Rajab 1344 H atau 31 Januari 1926 M.

“Peran penting Nahdlatul Ulama (NU) dalam memperjuangkan kebebasan bermazhab terlihat ketika Raja Ibnu Saud berencana menerapkan satu mazhab, yaitu Wahabi, di Mekah. Gagasan ini didukung oleh kelompok modernis di Indonesia, namun ditentang oleh kalangan pesantren yang memperjuangkan keberagaman mazhab dan melawan penghancuran warisan sejarah Islam. Berkat perjuangan NU Raja Ibnu Saud akhirnya membatalkan rencananya, dan hingga kini, Mekah tetap terbuka bagi umat Islam dari berbagai mazhab,” ungkapnya.

Selanjutnya, Khoirul Muslimin jug menyampaikan peran NU dalam melawan penjajahan Belanda dan Sekutu, serta dalam merumuskan dasar negara dan konstitusi negara melalui sidang BPUKI 1945.

“Dalam periode Demokrasi Terpimpin, NU berperan besar dalam Pemilu 1955, meraih 45 kursi di DPR dan 91 kursi di Konstituante, serta mengisi sejumlah kementerian penting, seperti Kementerian Perekonomian, Perdagangan, Dalam Negeri, Kementerian Agama, dan Kesra. NU juga berperan dalam melawan PKI dan mempertahankan tradisi nusantara,” tandasnya.

Acara ini menjadi refleksi mendalam atas perjalanan panjang Nahdlatul Ulama, yang terus berkontribusi dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih baik dan berkeadilan. (AD)

Harlah NUNahdlatul UlamaSejarah NU
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Alena Kiasata

previous post
Optimalisasi PAD Sektor Pariwisata, Terapkan Sistem Tiket Digital
next post
Beri Efek Jera, Polisi Tertibkan Kereta Kelinci di Jepara

You may also like

Gus Nabil Ajak Jama’ah untuk Bersikap Tawadu’, Bersyukur dan Perbanyak Istigfar

04/10/2026

Menjaga Diri dengan Wira’i dan Iffah

29/09/2026

Salat Jalan Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

28/09/2026

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

21/09/2026

Kiai Ali Rohmat: Beruntung Orang yang Ditakdirkan Belajar Agama

14/09/2026

Terkini

  • DPC PKB Jepara 2026-2031 Dikukuhkan, Targetkan Tambah Kursi DPRD

    09/10/2026
  • Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar Monitoring Ujicoba MBG Prasmanan, Soroti Kebersihan dan Keamanan Pangan

    08/10/2026
  • Dosen PAI FTIK UNISNU Jepara Go International, Berbagi Ilmu Pendidikan hingga Malaysia

    08/10/2026
  • TBM dan KB Isykarima Banjaragung Gelar Parenting Education, Kaji Pola Asuh Disiplin Positif

    08/10/2026
  • Festival Literasi Jepara 2026: Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita

    08/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here