Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Monday, October 19, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
EkonomiRegional

Belajar Mayet, Sulit Cari Lubang Hingga Ketusuk jarum  Jam

by Redaksi 14/02/2025
Redaksi 14/02/2025 595 views
595

SEMARANG | GISTARA.COM – Payet yang dijahit dengan rapi, bisa membuat gaun, kebaya, baju, maupun kerudung, menjadi lebih mewah. Tak heran jika sandang tersebut sudah berselimutkan payet, harganya pun meroket.

Hal itu pula yang membuat pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah bersama-sama berlatih menjahit payet, di Kantor PKK Provinsi, Jalan Sriwijaya, Jumat (14/2/2025). Bukan perkara mudah memang, usia yang sudah menua, membuat sejumlah ibu mengalami kesulitan.

Lihat saja saat mereka diminta memasukkan benang dalam jarum. Meski sudah menggunakan alat bantu “mata nenek”, ibu-ibu itu tetap kesulitan, mengingat jarum yang digunakan adalah jarum khusus yang berukuran lebih tipis dari jarum jahit biasa. Kesulitan berikutnya, ketika memasukkan payet yang ukurannya juga sangat kecil. Tidak sedikit yang lantas menggunakan kacamata plus, agar benda-benda berukuran kecil itu bisa terlihat jelas.

“Ayo ibu-ibu, semangat ya, jangan menyerah. Semakin banyak payet, baju itu akan semakin mahal,” kata Penjabat Ketua TP PKK Jateng, Shinta Nana Sudjana, kepada peserta.

Setelah bisa menguasai alat dan payet yang digunakan, kesabaran mereka kembali diuji, dengan menjahitkan payet sesuai pola yang dicontohkan. Ada yang membuat langsung di kain brokat, ada pula yang mengikuti pola di potongan kain putih. Meski masih kurang rapi, namun para peserta puas dengan hasil karya masing-masing.

“Awal-awal susah, ini belum bisa rapi. Tapi, sangat menyenangkan. Tadinya nggak ngerti caranya gimana (memayet), setelah coba bisa sedikit-dikit, dipelajari,” ungkap anggota Pokja II, Tetty Mardiati.

Dia berharap, pembelajaran memayet itu bisa dilakukan rutin seminggu sekali. Sehingga, dapat membuatnya lebih terampil, dan motif payet semakin bervariasi.

“Kalau punya baju yang pingin dipayet, kan bisa payet sendiri,” ujar Tetty.

Ketua Bidang III Silvia Hanung, juga merasakan kesulitan yang sama, meski akhirnya bisa tersenyum senang melihat hasil payetannya.

“Ini pengalaman saya belajar mayet. Awalnya kayaknya susah sekali, karena memasukkan benang ke dalam lubang jarum saja susah. Kemudian untuk meraba-raba payet yang pasir ini juga susah. Lama-lama sudah dapat feeling-nya juga, ya menyenangkan,” tuturnya.

Pengalaman tertusuk jarum berkali-kali, dirasakan Ketua Pokja II Ismiyati Agung. Beruntung, ada tenaga pemayet yang siap membantu ketika peserta menghadapi kendala.

“Awalnya sampai ketusuk jarum karena terlalu kecil lubangnya. Ternyata mencari lubang itu susah. Tapi lama kelamaan asyik juga sih. Apalagi kalau sambil nyantai. Cocoklah,” jelasnya.

Menurut Ismiyati, rencananya kegiatan keterampilan tersebut akan terus berlanjut, kerja sama Pokja II dan Pokja III. Seperti, me-reycle baju yang sudah tidak terpakai karena kesempitan, sobek, atau bosan. Baju tersebut bakal disulap menjadi sesuatu yang berbeda dan bernilai jual. Misalnya, tas, aksesoris, atau baju dengan desain baru.

“Minimal bisa dipake sendiri, tapi harapannya bisa dijual ke orang lain. Syukur-syukur nanti kalau semuanya sudah jadi, kita akan bikin show sendiri, dari kita untuk kita,” ujarnya optimistis.

Ketua Bidang I, Indah Sumarno, pun menyempatkan untuk ikut belajar memasang payet. Diakui, banyak hikmah yang dipetik dari kegiatan tersebut, di antaranya belajar sabar, telaten, tidak boleh putus asa, serta harus mengasah seni.

“Pekerjaan yang kita lihat sepele ini, ternyata sulit untuk diselesaikan. Membutuhkan waktu yang lama, ketabahan yang paling penting. Gagal ulangi, gagal ulangi. Makanya ketika kita atau seseorang yang berkarya, kemudian menjual dengan harga yang mahal, kita tidak boleh hanya melihat hasilnya tapi prosesnya. Ternyata yang mahal itu proses seninya,” beber Indah.

Dia menyambut baik jika kegiatan semacam itu diselenggarakan rutin oleh TP PKK. Sebab, para pengurus bisa berpikiran positif dan berkegiatan positif untuk mengisi waktu luang. Jika nantinya keterampilan itu digeluti dengan lebih serius, bisa menghasilkan produk yang layak jual, maka akan membantu perekonomiannya.

Perancang busana Ina Priyono yang menjadi instruktur pelatihan payet, mengapresiasi antusiasme ibu-ibu pada kegiatan yang kali pertama diselenggarakan. Terlebih, dengan dukungan Pj Ketua TP PKK Shinta Nana. Setelah pelatihan payet ini, pihaknya akan mengadakan sesi-sesi berikutnya, dengan materi yang berbeda.

“Biasanya memayetkan dengan orang lain, dan nilai ekonomisnya tinggi. Kalau ini dipayetin sendiri. Selain bangga dengan buatan sendiri, juga bangga karena bisa ngirit. Daripada nonton drakor atau sinetron, kan lebih baik mayetin,” tandasnya yang juga Ketua Bidang II TP PKK Jateng. (KA/DJTG)

JarumKetusukPayet
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2025, Satlantas Polres Jepara Gelar Ramp Check Bareng Dinas Perhubungan
next post
Khofifah dan Arifatul Choiri Pimpin PP Muslimat NU 2025-2030

You may also like

MES Jateng Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Syariah dan UMKM

04/10/2026

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Kembangkan Ekonomi Masyarakat, Penerima KUBE dan UEP Dibekali Mental Wirausaha

15/09/2026

Bukan Cuma Tilawah, MTQ Nasional Gerakkan UMKM Nusantara

13/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

Terkini

  • Perkuat Kualitas Pendidikan, KKMA 02 Jepara Gelar Reorganisasi Pengurus MGMP Serentak

    18/10/2026
  • Terpikat Tenun Troso, Ayu Heni Rosan Roeslani Dorong UMKM Jepara Mendunia

    18/10/2026
  • MI Mathalibul Huda Mlonggo Buka Program International School, Perkuat Penguasaan Bahasa Asing

    17/10/2026
  • SNT 14 Jepara Kenalkan Pembelajaran Berbasis Teknologi

    17/10/2026
  • Perkuat Konektivitas antar  Kawasan, Ruas Jalan  Keling-Bumiharjo Dimuluskan

    17/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here