Operasi Aman Candi 2025, Satgas Binmas Polres Jepara Sosialisasikan Pencegahan Premanisme

JEPARA | GISTARA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Ops Aman Candi 2025 dan Sat Binmas Polres Jepara kembali menggelar sosialisasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan aksi premanisme. Kali ini, menyasar sejumlah kawasan industri di Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menyatakan sosialisasi itu dilakukan, pada Kamis (22/5/2025).

Satgas Preemtif Sat Binmas memberikan edukasi secara langsung kepada Staf, Karyawan, dan Satpam kawasan industri di Kabupaten Jepara mengenai bahaya dan dampak negatif adanya aksi premanisme.

BACA JUGA: Sejumlah Debt Collector Ditangkap Polisi Usai Tarik Paksa dan Gelapkan Motor Nasabah di Jepara

Menyikapi hal itu, Tim dari Sat Binmas Polres Jepara mengajak masyarakat, untuk tidak segan melaporkan bila menemukan kemunculan tindakan yang mencurigakan atau meresahkan.

Polisi sosialisasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan aksi premanisme

Utamanya di Sejumlah di Kabupaten Jepara, sebagai tempat yang vital bagi perekonomian daerah. Tim Sat Binmas Polres Jepara mengimbau dan mengajak untuk berpartisipasi dalam menolak tegas aksi premanis, pungli, pemalakan, preman berkedok ormas dan tawuran utamanya di wilayah Hukum Polres Jepara.

Selain memberikan imbauan secara lisan, petugas juga membagikan leaflet yang berisi informasi terkait pencegahan premanisme dan nomor layanan pengaduan Polres Jepara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polres Jepara dalam mendukung program Polri yang presisi, dengan mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif kepada masyarakat.

Dengan hadirnya Sat Binmas Polres Jepara di kawasan industri Kabupaten Jepara diharapkan tidak adanya aksi Premanisme, Pungli, Pemerasan, dan terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Jepara. (AD/hms)

Related posts

Bukan Pengabdian Biasa, Mahasiswa Polibang Jepara Bawa Inovasi ke Desa Wanusobo Lewat POLEDI 2026

Usung Semangat Persatuan dan Gotong-Royong, ETK 2026 Lintasi 15 Kecamatan

Pemdes  Didorong Optimalkan Keterbukaan Informasi Publik