Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 15, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Semarangan

ASN Harus Jadi Insan Pembelajar

by Alena Kiasata 24/10/2025
Alena Kiasata 24/10/2025 229 views
229

SEMARANG | GISTARA.COM – Di tengah derasnya arus perubahan birokrasi dan tuntutan digitalisasi layanan publik, Dr. Muh Khamdan, Widyaiswara Badiklat Hukum Jawa Tengah, Kementerian Hukum, tampil inspiratif di hadapan para peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dari lingkungan Radio Republik Indonesia (RRI), Kamis (23/10/2025). Dengan gaya tutur reflektif dan membumi, Khamdan menekankan bahwa transformasi kebijakan ASN pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN bukan sekadar revisi administratif, melainkan lompatan paradigma menuju birokrasi berkelas dunia.

“Negara kini menempatkan ASN sebagai talenta nasional, bukan sekadar aparatur pelaksana. Talenta terbaik bangsa harus dikelola melalui sistem manajemen talenta yang strategis, berkelanjutan, dan terintegrasi,” ujarnya di hadapan sepuluh peserta Latsar yang berasal dari RRI Banda Aceh, Sibolga, Tanjungpinang, Bandar Lampung, Madiun, Ambon, dan RRI Pusat.

Transformasi itu, lanjut Khamdan, mengubah orientasi ASN dari sekadar bekerja sesuai tugas menjadi insan pembelajar yang terus bertumbuh.

“ASN harus menjadi bagian dari learning organization, bukan sekadar working organization. Kita bergerak dari birokrasi statis menuju ekosistem pembelajaran dinamis yang dibingkai oleh semangat corporate university,” paparnya penuh semangat.

BACA JUGA: Jaga Daya Beli Masyarakat, Tim Satgas Pangan Polda Jateng dan Bulog Jawa Tengah Pantau Langsung Harga Beras di Pasaran

Khamdan menjelaskan bahwa pilar utama dari transformasi ini adalah pengembangan kompetensi ASN yang menjadi bagian dari siklus manajemen ASN berbasis 6P, mencakup Perencanaan, Perekrutan, Pengembangan, Penilaian, Promosi, dan Purnabakti. “Keenam proses ini tidak bisa berdiri sendiri. Mereka adalah siklus hidup birokrasi yang menentukan apakah sebuah lembaga bisa mencapai visi Smart ASN 2024, Robust ASN 2030, hingga Competitive ASN 2045,” ungkapnya.

Dalam suasana pelatihan yang penuh dialog, peserta Latsar RRI mendapat suntikan motivasi tentang pentingnya membangun kapasitas diri dan organisasi melalui pembelajaran berkelanjutan.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan pengalaman masa lalu. Dunia berubah cepat. ASN masa depan harus adaptif, agile, dan memiliki daya saing global,” tegas Khamdan sembari mencontohkan bagaimana RRI perlu membangun ekosistem siaran yang berorientasi pada inovasi publik digital.

Sebagai bagian dari agenda ketiga Latsar, Khamdan menggarisbawahi pentingnya pembentukan karakter SMART bagi setiap ASN. Delapan karakter utama itu meliputi integritas, profesionalisme, nasionalisme, wawasan global, jejaring (networking), penguasaan IT dan bahasa asing, hospitality, serta entrepreneurship, menjadi fondasi birokrasi yang tidak hanya tangguh menghadapi perubahan, tetapi juga unggul secara moral dan intelektual.

“Investasi terbaik birokrasi bukan pada aset fisik, melainkan pada manusia yang terus belajar. ASN yang cerdas, berkarakter, dan kompeten adalah wajah baru birokrasi yang melayani dengan hati,” ujarnya menutup sesi dengan nada penuh keyakinan.

Peserta Latsar tampak antusias menanggapi gagasan tersebut. Mereka berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai learning organization bisa diterapkan di lingkungan kerja RRI yang sedang bertransformasi ke arah siaran digital dan multiplatform.

“Kami jadi paham bahwa profesionalisme ASN di RRI bukan hanya soal teknis siaran, tapi juga tentang cara berpikir adaptif dan terus belajar,” kata salah satu peserta dari RRI Ambon, Sinoveliyna Asri Pratiwi.

Khamdan menilai, jika semangat belajar ASN terus tumbuh, maka target Robust ASN 2030 bukan sekadar slogan. “Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang belajar, bukan yang sekadar bekerja. ASN kompetitif akan lahir dari kultur yang menghargai inovasi dan refleksi,” ujarnya menutup sesi pelatihan.

Di akhir acara, suasana pelatihan berubah menjadi refleksi mendalam tentang masa depan birokrasi. Para peserta menyadari bahwa perubahan UU ASN 2023 membawa arah baru bagi aparatur negara: menuju birokrasi pembelajar, tangguh, dan berkelas dunia. Seperti diungkap Khamdan, “ASN yang terus belajar akan menjadi energi perubahan bangsa, bukan karena mereka digerakkan oleh sistem, tapi karena mereka sadar bahwa belajar adalah bagian dari pengabdian.” (AD)

Badiklat Hukum JatengLatsar CPNSRadio Republik Indonesia
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Alena Kiasata

previous post
BAZNAS Jepara Berikan Santunan kepada 100 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Festival Kerukunan Umat
next post
Antisipasi Banjir, Bhabinkamtibmas di Jepara Bersama Warga  Bersihkan Sungai Kaweden

You may also like

Kunjungi Pos Pengamanan, Kapolda Jateng Tekankan Pelayanan Maksimal kepada Masyarakat

16/03/2026

ASN Muda Setneg Ciptakan Inovasi Digital untuk Protokol hingga Arsip Kepresidenan

13/03/2026

Dari Bapelkum Semarang, Coaching ASN Muda Bappenas Tajamkan Inovasi Kebijakan

05/03/2026

Kisah Inspiratif Polwan Hafizah Ditpolairud Polda Jateng, Dalami Qirā’ah Sab’ah di Bulan Ramadhan

03/03/2026

Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Universitas Al Hikmah Jepara Perkuat Pembangunan Daerah Berbasis...

23/02/2026

Kelas Virtual Latsar Setneg 2026, Dorong Smart Governonanve dan Kerja Adaptif

19/02/2026

Terkini

  • Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

    14/10/2026
  • BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

    14/10/2026
  • Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    14/10/2026
  • Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

    14/10/2026
  • LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

    13/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here