SEMARANG | GISTARA. COM – Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Soko Guru Ma’arif sukses menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-9 pada Rabu (8/4/2026). Bertempat di Tuntang, agenda tahunan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan mendorong kemandirian ekonomi di lingkungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU.
Acara Rapat Anggota Tahunan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris PCNU Gus Sahil, Ketua Askowanu H. Sukardi, Pengurus LP Ma’arif NU, dan 141 perwakilan anggota KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif.
Dalam sambutannya, H. Musthofa yang mewakili Ketua LP Ma’arif NU Jepara, menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi BMT Soko Guru Ma’arif dalam menjalankan roda organisasi hingga mencapai usia RAT ke-9. Ia menekankan bahwa keberadaan koperasi ini adalah pilar utama dalam mewujudkan visi kemandirian LP Ma’arif.
BACA JUGA: Halal Bihalal NU-Muhammadiyah, Sinergi Wujudkan Jepara MULUS
“Kami berharap melalui unit usaha ini, visi LP Ma’arif unggul, profesional, dan mandiri dapat terwujud. Visi unggul dan profesional LP. Ma’arif progresnya sudah terlihat dari masifnya diklat guru dan kepala madrasah, guru, aktifnya MGMP, hingga torehan prestasi siswa di ajang Porsema XIII dan Porseni Jawa Tengah,” ujar Musthofa.
Aspek kemandirian diharapkan dapat terwujud melalui Badan Usaha KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif. Oleh karena itu, Musthofa berharap dukungan dari seluruh keluarga besar LP Ma’arif dari lembaga pendidikan binaannya dapat membesarkan KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif.
Hal senada disampaikan Ketua Askowanu H. Sukardi yang mendorong seluruh pengurus LP Ma’arif untuk lebih progresif dalam memaksimalkan potensi anggota. Menurutnya, KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif yang kini tergabung dalam jaringan Askowanu memiliki keunggulan dalam kemudahan transaksi.
“Layanan transaksi yang mudah bagi anggota harus menjadi daya tarik utama. Kami mendorong anggota untuk aktif menabung dan memanfaatkan fasilitas pembiayaan di semua anggota Askowanu guna membesarkan koperasi ini bersama-sama,” ungkap Sukardi.
BACA JUGA: Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Tetap Tatap Muka, Wacana Daring Dibatalkan
Sementara itu, Sekretaris PCNU Gus Sahil menilai perkembangan KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif sudah berada di jalur yang tepat (on the track). Gus Sahil mengingatkan tentang penguatan manajemen, peningkatan profesionalisme, dan kemudahan pelayanan.
Sebagai Koperasi yang berbasis syariah KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif diingatkan agar tetap pada jatidirinya, yakni mengelola Baitul Mal dan Tamwil, tidak hanya mengembangkan Tamwil ( pengembangan usaha atau pembiayaan) kurang memperhatikan implementasi dari Baitu Mal (kesejahteraan umat). Karena dari Baitul Mal menjadi daya dorong hadirnya keberkahan.
Setelah melalui pembahasan dan masukan dari anggota, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas diterima secara aklamasi. Ada beberapa catatan untuk perbaikan kinerja Pengurus, Pengawas, dan pengelola untuk membesarkan KSPPS BMT Soko Guru Ma’arif. (KA/Sub)