Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, October 20, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Budaya

Pra Festival Memeden Gadu #17,  Perkuat Akar Budaya Menuju Puncak Festival

by Redaksi 19/04/2026
Redaksi 19/04/2026 311 views
311

JEPARA | GISTARA. COM – Rangkaian Pra Festival Memeden Gadu #17 telah sukses digelar pada 18–20 April 2026 di Sanggar GAMAPETRA, Desa Kepuk, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menguatkan nilai budaya sekaligus membangun partisipasi masyarakat menjelang Festival Memeden Gadu #17 yang akan berlangsung pada 21–25 Mei 2026.

Pra festival menghadirkan tiga agenda utama yang menjadi ruang pengenalan sekaligus penguatan tradisi, yaitu pentas wayang remaja, sarasehan budaya, dan pentas karawitan perempuan.

BACA JUGA: 1.100 Pesilat Ikuti Bupati Cup Jepara 2026

Pentas wayang remaja membuka rangkaian kegiatan dengan menghadirkan ekspresi generasi muda dalam merespons nilai-nilai budaya lokal.

Sementara itu, sarasehan budaya yang mengusung tema Warisan Budaya Tak Benda dan Masa Depan Memeden Gadu menjadi ruang dialog antara pegiat budaya dan masyarakat dalam membaca arah keberlanjutan tradisi.

Rangkaian pra festival kemudian ditutup melalui pentas karawitan perempuan yang menegaskan peran perempuan sebagai penjaga sekaligus penggerak seni tradisi di tingkat komunitas.

Konseptor kegiatan, Den Hasan, menyampaikan bahwa pra festival bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi fondasi penting sebelum memasuki perayaan utama.

Menurutnya, Memeden Gadu selama ini dikenal melalui tari kolosal dan tumpeng raksasa sebagai ikon utama, namun di balik itu tersimpan pengetahuan budaya dan ekologis yang perlu terus digali dan diwariskan.

“Pra festival ini menjadi ruang pemantik kesadaran. Dari sini kita mulai menguatkan pemahaman bersama, sebelum masuk ke rangkaian festival yang lebih luas dan mendalam,” ujarnya.

Pada pelaksanaan festival utama mendatang, panitia akan menghadirkan rangkaian kegiatan yang lebih berfokus pada penguatan pengetahuan lokal dan peran perempuan dalam tradisi agraris.

Kegiatan tersebut meliputi diskusi budaya dan penggalian pengetahuan ekologis perempuan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) dan sesepuh desa, lokakarya pembuatan memeden berbasis pengetahuan perempuan, serta lokakarya kuliner tradisional yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Selain itu, pelaksanaan ritual Memeden Gadu dan Manganan tetap menjadi inti perayaan, dengan penekanan pada dokumentasi peran perempuan dalam penyiapan sesaji dan pewarisan nilai budaya.

BACA JUGA: Jepara Darurat Miras? Polres Jepara Sita Ribuan Botol Miras

Penguatan seni tradisi melalui pementasan dan lokakarya karawitan serta tari oleh kelompok perempuan juga akan menjadi bagian penting dalam festival tahun ini.

Seluruh rangkaian kegiatan nantinya akan didokumentasikan dalam bentuk video, foto, dan penulisan naratif dengan perspektif gender dan ekologi tradisional. Kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari pelajar, seniman, pegiat budaya, kelompok perempuan tani, hingga masyarakat umum.

Melalui rangkaian Pra Festival hingga puncak acara di bulan Mei, Festival Memeden Gadu #17 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya tahunan, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi pengetahuan lokal, penguatan peran perempuan, serta upaya bersama dalam menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan.(KA)

Desa KepukMemeden gaduWarisan tak benda
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Halal Bihalal KADIN: Memperkuat Jepara sebagai Kota Dagang
next post
Kartini’s Inspirational Parade, Gelorakan Semangat Perjuangan RA Kartini

You may also like

Pawai Ta’aruf MTQ XXXI,  Membumikan Al-Quran dan Perkuat Persatuan

12/09/2026

Cakra Bumi Jepara, Jaga Lentera Budaya Lewat Kirab Pusaka

26/08/2026

Semarak Karnaval RW 03 Suwawal, Wujudkan Kemerdekaan dalam Kerukunan dan Kebersamaan

23/08/2026

Kirab Budaya Gerakkan Ekonomi Wong Cilik

18/08/2026

Jepara Art Carnival 2026 Semarakkan HUT ke-81 RI, Kenalkan Budaya Jepara ke Pentas Dunia

15/08/2026

Jejak Rahayu Kiswara Meniti di Dunia Sinden

30/07/2026

Terkini

  • Andalkan Potensi Kopi, Desa Dudakawu Masuk 25 Besar Program Desa BRILiaN

    20/10/2026
  • BAZNAS Jepara Salurkan 25.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kaliombo

    20/10/2026
  • Menenun Masa Depan: Metamorfosis Pesantren dan Daya Saing Santri Menyongsong Indonesia Emas 2045

    20/10/2026
  • HSN 2026: Merawat Nilai Suci Pesantren dan Muhasabah di Era AI

    20/10/2026
  • Semarakkan Hari Santri 2026, LP Ma’arif NU Mayong Gelar Kompetisi Pelajar

    19/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here