JEPARA | GISTARA. COM – Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU) Cabang Jepara bersama Ikatan Guru PAUD Muslimat NU (IGPAUD MNU) Cabang Jepara memperingati Hari Kartini dengan menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dikemas dalam workshop Kurikulum Maritim. Kegiatan bertema “Sosialisasi Kurikulum Maritim PAUD untuk Pengembangan Potensi Alam Jepara” ini berlangsung di Aula Lantai II Gedung NU Jepara, Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi dalam suasana Syawal 1447 H sekaligus penguatan kapasitas guru dalam memahami kurikulum yang berorientasi pada potensi lokal maritim. Workshop ini diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari para guru PAUD dan TPQ se-Kabupaten Jepara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Muslimat NU Cabang Jepara Noor Ainy, perwakilan Bupati Jepara yang diwakili Kabag Kesra Agus Bambang Lilono, perwakilan Kementerian Agama Jepara Suirsono, perwakilan Dinas Dikpora Ali Hidayat, pengurus YPMNU, para Ketua PAC Muslimat NU se-Kabupaten Jepara, Ketua Lajnah Muqorobah Yanbu’a (LMY) Cabang Jepara, Ketua Cabang Qiroati, serta para kepala dan guru PAUD dan TPQ.
BACA JUGA: Peringati Harlah ke-79, Ini Kegiatan yang Digelar Muslimat NU Jepara
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Nur Cholis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, dr. Reines Herlen Theodora selaku dokter spesialis kejiwaan RSUD Kartini Jepara, serta Nur Sa’adah, anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKB.
Ketua Muslimat NU Cabang Jepara, Noor Ainy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada 2045. Oleh karena itu, peran guru PAUD dan TPQ sangat penting dalam mengawal tumbuh kembang anak agar menjadi generasi Nahdliyin yang cerdas dan berakhlak, serta bermanfaat bagi bangsa dengan berlandaskan paham Ahlussunnah wal Jamaah.
Keluarga YPMNU Jepara
Sementara itu, Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, menekankan pentingnya pengembangan 12 pilar pendidikan karakter secara menyeluruh sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka di lembaga PAUD Muslimat NU.
Dalam kesempatan yang sama, Kabag Kesra Jepara, Agus Bambang Lilono, mengajak seluruh peserta untuk menjaga persatuan dan kerukunan, terutama menjelang tahun politik. Ia berharap masyarakat, khususnya warga Muslimat NU, dapat berperan dalam menjaga suasana yang damai dan kondusif di Kabupaten Jepara.
BACA JUGA: Peringati Nuzulul Qur’an, YPM NU Jepara Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa
Ketua YPMNU Cabang Jepara, Farida Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jepara, Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, para narasumber, serta panitia dari IGPAUD MNU dan IGTPQ MNU yang telah menyukseskan kegiatan ini.
Ia berharap kegiatan ini mampu membekali para guru dengan pemahaman komprehensif terkait tumbuh kembang anak. Selain itu, ilmu yang diperoleh diharapkan dapat disampaikan kepada para wali murid melalui kegiatan parenting di masing-masing lembaga, sehingga tercipta sinergi antara pendidikan di sekolah dan lingkungan keluarga.
Salah satu peserta, Siti Munadziroh dari Kalinyamatan, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, workshop tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam dalam menghadapi dan mendidik anak, khususnya dalam proses pembelajaran di sekolah. (KA)