Semangat Literasi Jawa Tengah Menguat, 25 RELIMA Lolos Seleksi Nasional 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Tahun 2026

JAKARTA | GISTARA. COM – Kabar membanggakan datang bagi pegiat literasi di Jawa Tengah. Sebanyak 25 relawan dari berbagai kabupaten dan kota resmi ditetapkan sebagai Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Tahun 2026 oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 98 Tahun 2026 tertanggal 11 Mei 2026.

Program RELIMA menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat budaya baca, meningkatkan kecakapan literasi masyarakat, sekaligus memperluas jejaring penggerak literasi hingga ke desa dan komunitas akar rumput. Dalam k putusan tersebut, Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan keterwakilan relawan yang cukup besar.

Para relawan yang lolos berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dari Kabupaten Batang terdapat Aqila Lutfika Hilwa Gusnalia, sementara dari Blora ada Ramadhan Ega Saputra. Kabupaten Boyolali meloloskan dua nama, yakni Desi Ela Putri Anggraini dan Lilik Kurniawan. Dari Brebes terdapat Badiatul Chusnia, sedangkan Kabupaten Demak diwakili Muhammad Nasir. Kabupaten Jepara turut mencatatkan nama Muhammad Hasan sebagai relawan yang lolos seleksi nasional.

BACA JUGA: Pengukuhan dan Rakerda Dekopinda Jepara 2026–2031, Perkuat Sinergi Koperasi dan Pemerintah

Selain itu, Erawati Wijaya Sakti berasal dari Karanganyar. Kabupaten Kendal meloloskan dua relawan, yaitu Shofi Asfika dan Surati. Dari Kudus terdapat Eka Fitriyana Sari, sementara Kabupaten Magelang diwakili Anis Nurul Ngadzimah.

Kabupaten Pati mengirim Noor Ayu Chandra Juwita, dan Kabupaten Pekalongan meloloskan Bayu Taufani Haryanto bersama Jauhara Zainun Farah. Adapun dari Pemalang terdapat Lilis Umi Nur Rahmawati, sedangkan Kabupaten Purbalingga diwakili Parimin.

Dari wilayah lainnya, Kabupaten Semarang diwakili Sapta Suci, Kabupaten Sragen oleh Muhammad Ilham Sofyan, Kabupaten Sukoharjo oleh Novelia Citraresmi, dan Kabupaten Wonogiri oleh Miswanto. Kabupaten Wonosobo meloloskan Almayna Benefitrisqi Chotimajati.

BACA JUGA: Pandan Arum Suwawal dan Gula Aren Tanjung Jadi Ikon Pengembangan Wisata Pakis Aji

Sementara dari wilayah kota terdapat Mailis Saidah dari Kota Pekalongan, Reny Irawati dari Kota Salatiga, serta Dedy Iswanto dari Kota Tegal.

Para RELIMA nantinya memiliki tugas melakukan pendampingan literasi, inventarisasi data, advokasi kepada pemerintah daerah dan komunitas, serta membangun kolaborasi dalam pengembangan program literasi masyarakat di daerah masing-masing.

Lolosnya para relawan ini menjadi penanda bahwa gerakan literasi di Jawa Tengah terus tumbuh melalui kerja-kerja komunitas, taman bacaan masyarakat, perpustakaan desa, hingga ruang belajar alternatif yang dekat dengan kehidupan warga. Kehadiran Relima diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan di berbagai daerah. (KA)

Related posts

Kunjungi Pameran “TATAH”, WNA Terpesona Ukiran Jepara

Dorong Seni Ukir Jepara Mendunia, Taj Yasin Soroti Regenerasi Pengukir

Pameran “TATAH” Resmi Dibuka, Menteri Kebudayaan Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Ukir