JEPARA | GISTARA. COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jepara menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di Gedung Shima Jepara pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 40 pelajar se-Kabupaten Jepara, termasuk delapan anggota Pramuka Penegak sebagai delegasi dari MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan Tahunan Jepara.
Kegiatan yang mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” dibuka secara daring oleh Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Amin. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pemilih pemula agar turut aktif mengawal proses demokrasi.
BACA JUGA: Situs Langgar Bubrah Diduga Peninggalan Era Ratu Kalinyamat, Bupati Jepara Siap Dukung Pelestarian Cagar Budaya
Anggota Bawaslu Jepara, Shohibul Habib menjelaskan bahwa P2P kali ini merupakan tahap pendalaman materi dari rangkaian agenda yang sebelumnya telah dilaksanakan, di samping itu untuk menyiapkan kader Saka Adhyasta Pemilu. Kabupaten Jepara. Bertindak sebagai pemateri adalah Pimpinan Bawaslu Jepara.
“Kegiatan ini juga dirancang untuk menyiapkan kader Saka Adhyasta Pemilu. Harapannya, Pramuka Penegak dapat menjadi pelopor dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, memberikan edukasi kepemiluan di lingkungan sebaya, serta mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil,” ujar Habib.
BACA JUGA: Kupas KDMP, PMII Jepara Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Profesional
Keikutsertaan delapan Pramuka Penegak delegasi MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan menjadi bukti komitmen generasi muda dalam mendukung terciptanya pesta demokrasi yang bersih dan berintegritas menuju Pemilu 2029.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berani berperan aktif sebagai pengawas partisipatif di lingkungan masyarakat masing-masing. (KA/Sub)