JEPARA | GISTARA. COM — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Jepara menggelar acara Musyawarah Pimpinan Cabang (MUSPIMCAB) Tahun 2026.
Kegiatan strategis organisasi ini dipusatkan di Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026.
BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA., Anggota DPR RI Fraksi PKB Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Agenda penting yang mempertemukan para kader pergerakan dari berbagai komisariat dan rayon di Jepara ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta.
Kehadiran para kader dan delegasi ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengawal arah kebijakan organisasi ke depan.
Sidang Komisi
Ketua Umum PC PMII Jepara, Muhammad Nur Fazari, dalam sambutannya menyatakan bahwa pelaksanaan MUSPIMCAB kali ini memiliki nuansa dan makna yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Muspimcab pada kali ini berbeda. Jika biasanya dilakukan di akhir periode, kali ini Muspimcab dilakukan di awal periode agar dalam pelaksanaan kepengurusan selama satu periode bisa menjadikan hasil dari Muspimcab sebagai pedoman. Jika ingin adanya perubahan untuk PMII Jepara, maka diperlukannya keberanian untuk mencapai perubahan itu,” tegasnya.
BACA JUGA: Kupas KDMP, PMII Jepara Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Profesional
Pernyataan tersebut menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi kader PMII Jepara agar tidak terjebak dalam rutinitas birokrasi organisasi semata, melainkan mampu menjadi motor penggerak inovasi sejak hari pertama kepengurusan berjalan.
Rangkaian acara MUSPIMCAB PMII Jepara 2026 berlangsung khidmat, dinamis, dan penuh dengan diskursus konstruktif. Forum musyawarah berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti hingga menghasilkan kesepakatan-kesepakatan penting.
Dalam persidangan, forum dibagi menjadi tiga komisi utama guna memaksimalkan pembahasan arah gerak organisasi secara komprehensif, yakni komisi rekomendasi, keorganisasian dan kaderisasi.
Delegasi MUSPIMCAB
Komisi rekomendasi, merumuskan berbagai pandangan strategis, baik internal maupun eksternal, terkait respon PMII Jepara terhadap isu-isu sosial, keagamaan, dan kepemudaan di Kabupaten Jepara.
Komisi keorganisasian, membahas penyempurnaan aturan main, tata kelola administrasi, serta penguatan koordinasi antar-tingkatan struktur mulai dari cabang, komisariat, hingga rayon.
BACA JUGA: Situs Langgar Bubrah Diduga Peninggalan Era Ratu Kalinyamat, Bupati Jepara Siap Dukung Pelestarian Cagar Budaya
Komisi kaderisasi, memformulasikan grand design pola pembinaan dan pengembangan kualitas kader agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman serta kebutuhan intelektual mahasiswa hari ini.
Dengan digelarnya MUSPIMCAB 2026 ini, kepengurusan PC PMII Jepara di bawah memiliki kompas yang jelas. Hasil-hasil keputusan komisi yang telah disepakati bersama diharapkan mampu diimplementasikan secara nyata oleh seluruh kader, menjadikan PMII sebagai laboratorium kepemimpinan mahasiswa yang militan, moderat, dan transformatif di Bumi Kartini. (KA/FZ)