Pojok Pelangi Kartini, Hadirkan Ruang Edukatif dan Rekreatif bagi Masyarakat

Bupati Jepara Witiarso Utomo bersalaman dengan para siswa di saat peresmian Pojok Pelangi Kartini

JEPARA | GISTARA. COM – Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar dan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jepara meresmikan Pojok Pelangi Kartini, Senin (10/8/2026).

Peresmian ini digelar saat peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Jepara yang digelar di Pendopo R.A. Kartini.

Pojok Pelangi Kartini disiapkan sebagai ruang ramah anak yang dapat digunakan untuk belajar, membaca, bermain, sekaligus mengembangkan imajinasi anak-anak.

BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA., Anggota DPR RI Fraksi PKB Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan Pendopo Kabupaten Jepara merupakan ruang publik yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Karena itu, keberadaan berbagai fasilitas di lingkungan pendopo diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai usia.

“Pendopo Kabupaten Jepara ini bisa diakses siapa saja. Ini milik masyarakat. Dari anak-anak sampai dewasa bisa berkunjung,” ujar Witiarso.

Menurutnya, keberadaan Pojok Pelangi Kartini hingga Museum Kartini menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga edukatif dan rekreatif bagi masyarakat.

Witiarso juga meminta agar berbagai program dan kegiatan PKK terus disinergikan dengan agenda pembangunan daerah. Sinergi tersebut dinilai penting agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

“Program dan kegiatan PKK perlu disinergikan dengan agenda pembangunan daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” katanya.

BACA JUGA: Situs Langgar Bubrah Diduga Peninggalan Era Ratu Kalinyamat, Bupati Jepara Siap Dukung Pelestarian Cagar Budaya

Dalam kesempatan tersebut, Witiarso juga menitipkan pesan khusus kepada jajaran PKK Jepara untuk ikut menggerakkan masyarakat dalam persoalan pengelolaan sampah.

“Saya titip pesan, PKK Jepara ayo kita gerakkan untuk memilah sampah. Karena sampah sudah sangat krusial,” tegasnya.

Menurut Witiarso, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan sampah plastik. Kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah menjadi langkah penting agar sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir (TPA) benar-benar merupakan residu yang sudah tidak dapat dimanfaatkan kembali.

Ia pun mengapresiasi adanya inisiatif dari jajaran PKK di tingkat kecamatan untuk menyediakan tempat sampah terpilah.

“Ini sangat penting. Karena yang dibawa ke TPA adalah residu yang tidak bisa diapakan lagi,” jelasnya.

BACA JUGA: Catat Tren Positif, Berikut Capaian BAZNAS Jepara Semester Pertama 2026

Witiarso berharap PKK terus menjadi organisasi yang dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan berbagai inovasi sesuai kebutuhan keluarga.

“Teruslah bergerak, jangan takut berinovasi, dan jangan kehilangan kedekatan dengan masyarakat,” pesannya.

Dia menambahkan, ukuran keberhasilan PKK bukan semata-mata banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Lebih dari itu, keberhasilan dapat dilihat dari sejauh mana kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi keluarga.

“Karena ukuran keberhasilan PKK adalah seberapa jauh kegiatan itu membawa manfaat bagi keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jepara Laila Saidah Witiarso mengatakan peresmian Pojok Pelangi Kartini diharapkan dapat menghadirkan ruang yang bermanfaat bagi anak-anak dan keluarga.

“Hari ini Pojok Pelangi Kartini telah diresmikan. Kami berharap dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh anak dan keluarga,” ujar Laila.

Selain menghadirkan ruang ramah anak, TP PKK Kabupaten Jepara juga terus mendorong program yang berkaitan dengan lingkungan. Salah satunya melalui Pokja III yang mengembangkan Bank Sampah Kartini. (KA)

Related posts

Musran Tahap Pertama MWC NU Tahunan Sukses Digelar, Ini Hasil Lengkapnya

Jaga Warisan Budaya, PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

Kolaborasi RBI dan Forum TBM Tingkatkan Gerakan Literasi di Jepara