JEPARA | GISTARA.COM — Bulan Rabiul Awal yang dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Karena itu, bulan ini juga akrab disebut sebagai bulan Maulid Nabi, yang menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Salah satu amalan yang dianjurkan untuk diperbanyak pada bulan Maulid adalah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali dalam kitab Kanzun an-Najah wa al-Surur halaman 130 menjelaskan bahwa memperbanyak shalawat menjadi salah satu amalan yang dianjurkan pada bulan Rabiul Awal.
BACA JUGA: Jelang Pilpet Serentak 2026, Bupati Kumpulkan Petinggi se-Jepara
Shalawat merupakan bentuk cinta sekaligus penghormatan seorang Muslim kepada Nabi Muhammad SAW.
Pada hakikatnya, shalawat juga merupakan doa dan permohonan kepada Allah SWT agar umat Islam memperoleh rahmat serta syafaat Rasulullah SAW kelak di hari kiamat.
Anjuran membaca shalawat juga ditegaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Ahzab ayat 56:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
Abu Al-Muzhaffar As-Sam’ani dalam Tafsir as-Sam’ani menjelaskan bahwa shalawat dari Allah kepada Rasulullah bermakna rahmat dan ampunan. Sementara shalawat dari malaikat dan orang-orang beriman bermakna doa.
Rasulullah SAW juga banyak menjelaskan keutamaan membaca shalawat. Salah satunya, orang yang bershalawat kepada beliau sekali akan mendapatkan balasan sepuluh kali shalawat dari Allah SWT.
“Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim).
BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA., Anggota DPR RI Fraksi PKB Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Selain itu, shalawat menjadi salah satu jalan mendapatkan limpahan rahmat Allah SWT.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa siapa saja yang bershalawat kepada Nabi, Allah akan mencurahkan rahmat kepadanya.
Momentum bulan Maulid dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak shalawat, serta meneladani akhlak dan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. (KA)