KKN Desa Keling Angkatan XXI Gelar Program PERMATA

Dr. Santi Andriyani, S.Pd.I., M.Pd

JEPARA | GISTARA. COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Keling Angkatan XXI Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara Tahun 2026 melalui Kelompok KARSA KALINGGA menyelenggarakan program edukasi parenting PERMATA (Peran Orang Tua dalam Membentuk Anak) di Balai Desa Keling, Kecamatan Keling, Jepara (15/08/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan desa dengan peserta utama ibu-ibu PKK se-Desa Keling.

Program PERMATA menjadi salah satu bentuk kegiatan kolaboratif mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak. Kegiatan ini turut melibatkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Santi Andriyani, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Desa Keling, Bidan Desa Keling, serta jajaran PKK Desa Keling.

Pemilihan orang tua, khususnya ibu-ibu PKK, sebagai sasaran kegiatan didasarkan pada pentingnya keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.

Pembentukan karakter tidak hanya berlangsung melalui proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga melalui pola asuh, komunikasi, keteladanan, perhatian, dan kebiasaan yang dibangun dalam lingkungan keluarga.

BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Dirgahayu RI ke-81

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai peran strategis orang tua dalam membentuk karakter anak serta pentingnya membangun pola komunikasi yang positif di dalam keluarga.

Orang tua juga didorong untuk lebih memahami kebutuhan anak, memberikan pendampingan yang sesuai, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan anak.

DPL KKN Desa Keling, Dr. Santi Andriyani, S.Pd.I., M.Pd., menekankan bahwa keterlibatan orang tua merupakan bagian penting dalam proses pendidikan anak.

“Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Keluarga memiliki peran yang sangat besar karena anak pertama kali belajar tentang nilai, sikap, dan perilaku dari lingkungan terdekatnya, terutama orang tua.”

Menurutnya, program parenting seperti PERMATA dapat menjadi ruang bagi orang tua untuk melakukan refleksi terhadap pola pengasuhan yang selama ini diterapkan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu orang tua membangun hubungan yang lebih dekat dengan anak sekaligus memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan mereka.

Kepala Desa Keling turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dinilai dapat memperkuat upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena persoalan anak tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Pemerintah desa, orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat perlu berjalan bersama agar anak-anak di Desa Keling dapat tumbuh dalam lingkungan yang baik,” ungkap Kepala Desa Keling.

Keterlibatan Bidan Desa Keling dalam kegiatan PERMATA juga memberikan perspektif mengenai pentingnya perhatian terhadap perkembangan anak secara menyeluruh. Pendampingan orang tua tidak hanya berkaitan dengan pendidikan dan pembentukan karakter, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak, kesehatan, serta kondisi psikososialnya.

Ibu-ibu PKK yang menjadi peserta kegiatan menunjukkan antusiasme selama pelaksanaan program. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi sehingga peserta dapat menyampaikan pengalaman maupun permasalahan yang dihadapi dalam mendampingi anak di lingkungan keluarga.

BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA., Anggota DPR RI Fraksi PKB Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak.

“Kadang sebagai orang tua kita merasa sudah memberikan yang terbaik untuk anak, tetapi ternyata cara berkomunikasi dan cara mendampingi anak juga perlu diperhatikan. Dari kegiatan ini kami jadi lebih memahami bagaimana menghadapi anak dengan pendekatan yang lebih baik.”

Bagi mahasiswa KKN Desa Keling Angkatan XXI, PERMATA tidak hanya menjadi kegiatan penyampaian materi, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian yang berusaha menjawab kebutuhan masyarakat. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mempertemukan berbagai unsur untuk bersama-sama membangun kesadaran mengenai pentingnya keluarga dalam pendidikan anak.

Koordinator Desa KKN Desa Keling Angkatan XXI, Noval Aditya Sadewa, menyampaikan bahwa PERMATA dirancang sebagai program yang mengedepankan kolaborasi.

“Kami ingin PERMATA tidak berhenti sebagai kegiatan sosialisasi. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan diteruskan kepada lingkungan sekitar. Kolaborasi dengan pemerintah desa, DPL, bidan desa, dan PKK menjadi kekuatan utama agar program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas.”

Melalui penguatan kapasitas orang tua, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan keluarga yang lebih positif, harmonis, dan mendukung pembentukan karakter anak. (KA)

Related posts

Perkuat Peran Orang Tua Bentuk Karakter Anak, KKN Desa Keling Angkatan XXI Gelar Program PERMATA

Gelar Pembinaan Penguatan Bahasa Asing, Mahasiswa BCB UNISNU Jepara Siap Hadapi Tantangan Global

Kirab Budaya Gerakkan Ekonomi Wong Cilik