MPLS Sekolah Rakyat Jepara: Kak Amin Ajak Anak-Anak Berlaku Jujur dan Amanah

Kak Amin dan Boneka Si Iman

JEPARA | GISTARA. COM – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Tingkat SD Kabupaten Jepara  kali ini terasa berbeda. Tidak hanya diisi dengan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, para peserta didik juga diajak belajar tentang nilai-nilai kehidupan melalui kegiatan mendongeng yang dikemas secara menarik dan penuh keceriaan (29/8/26).

Mengangkat tema “Dari Dongeng Kita Belajar, Dari Cerita Kita Berkarakte,” kegiatan tersebut menghadirkan Kak Amin Sururi, S.Hum. sebagai pendongeng dan fasilitator edukasi karakter bagi anak-anak.

Di hadapan puluhan siswa, Kak Amin mengajak anak-anak memasuki dunia cerita yang penuh imajinasi. Dengan gaya penyampaian yang interaktif, anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi ikut terlibat dalam cerita melalui dialog, ekspresi, pertanyaan, dan permainan edukatif.

BACA JUGA: Menumbuhkan “Agripreneur” Cilik: Implementasi Urban Farming Berbasis STEM di SDN 7 Klumpit Kudus

Di balik suasana yang penuh tawa dan keceriaan, tersimpan pesan-pesan sederhana namun penting bagi kehidupan anak-anak.

Salah satunya adalah pesan untuk selalu bersyukur, anak-anak diajak memahami bahwa kesempatan untuk belajar dan bertemu teman-teman baru merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Selain itu, Kak Amin juga menyampaikan pesan agar para siswa menjadikan Sekolah Rakyat sebagai rumah kedua. Sebuah tempat yang bukan hanya digunakan untuk belajar, tetapi juga untuk membangun kebersamaan dan persaudaraan.

Kak Amin bersama siswa-siswi Sekolah Rakyat

Di sekolah, anak-anak akan bertemu dengan teman-teman dari berbagai latar belakang. Oleh karena itu, sikap saling menghormati, saling membantu, dan menjaga kerukunan menjadi bagian penting yang harus dibangun sejak dini.

Kegiatan semakin menarik ketika muncul tokoh edukatif  boneka Si Iman. Kehadiran Si Iman berhasil mengundang perhatian dan antusiasme para peserta didik. Melalui percakapan dan cerita bersama boneka tersebut, anak-anak diajak memahami arti penting menjadi pribadi yang jujur dan amanah

Pesan kejujuran disampaikan melalui bahasa sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Anak-anak diajak memahami bahwa berkata jujur dan dapat dipercaya merupakan karakter yang akan membawa kebaikan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Dirgahayu RI ke-81

Suasana MPLS pun berubah menjadi ruang belajar yang penuh kegembiraan. Anak-anak terlihat menikmati setiap bagian cerita dan mengikuti kegiatan dengan antusias.

Melalui media mendongeng, pendidikan karakter dapat hadir dengan cara yang lebih menyenangkan. Anak-anak tidak merasa sedang diberi nasihat, tetapi menemukan sendiri makna dari setiap cerita yang mereka dengarkan.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa dongeng bukan hanya hiburan,  Sebuah cerita dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan nilai, menumbuhkan imajinasi, sekaligus membentuk karakter generasi masa depan.

Dengan semangat “Dari Dongeng Kita Belajar, Dari Cerita Kita Berkarakter,” MPLS Sekolah Rakyat Tingkat SD Kabupaten Jepara diharapkan menjadi awal perjalanan para siswa untuk mengenal sekolah sebagai tempat yang nyaman, penuh persaudaraan, serta menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang bersyukur, jujur, amanah, dan rukun. (KA)

Related posts

Edy Husni Nahkodai KKMA 02 Jepara  2026–2029, KakanKemenag Jepara Tekankan Madrasah Harus Aman, Nyaman dan Ramah bagi Murid

Api Unggun Perjusa MTs Matholiul Ulum Banjaragung, Kobarkan Semangat Persaudaraan

Menumbuhkan “Agripreneur” Cilik: Implementasi Urban Farming Berbasis STEM di SDN 7 Klumpit Kudus