Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 22, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Religi

Ustadz Nurul Taufiq: Kebaikan Keluarga Dapat Diteruskan antar Generasi

by Redaksi 06/09/2026
Redaksi 06/09/2026 118 views
Ustaz Nurul Taufiq memberikan tausiyah
118

JEPARA | GISTARA. COM— Suasana dingin menyelimuti pagi di Sekuro. Namun, udara sejuk tersebut tidak menyurutkan semangat jamaah untuk mengikuti pengajian rutin Ahad pagi yang disampaikan Ustaz Nurul Taufiq, Ahad (6/9/2026).

Dalam pengajiannya, Ustaz Nurul Taufiq menjelaskan bahwa faktor keturunan atau genetik merupakan salah satu unsur yang dapat memengaruhi karakteristik seseorang. Menurutnya, kemiripan seseorang tidak selalu berasal dari ayah atau ibu, tetapi bisa muncul dari kakek, nenek, bahkan leluhur pada generasi sebelumnya.

Untuk menjelaskan hal tersebut, ia mengisahkan sebuah peristiwa pada zaman Nabi Muhammad SAW. Seorang sahabat mengadukan kepada Nabi bahwa anaknya memiliki warna kulit yang berbeda dari kedua orang tuanya. Nabi kemudian menanyakan apakah sahabat tersebut memiliki unta.

“Apakah kamu mempunyai unta?” tanya Nabi. Sahabat tersebut menjawab bahwa ia memiliki unta berwarna merah. Namun, dari unta tersebut lahir anak unta berwarna abu-abu.

BACA JUGA: Duet KH Miftachul Akhyar–Gus Kikin, Nahkoda Baru PBNU 2026–2031

Dari kisah tersebut, Ustaz Nurul Taufiq menjelaskan bahwa sifat tertentu dapat muncul melalui garis keturunan yang lebih jauh.

“Orang tua yang kulitnya putih, anaknya bisa berkulit hitam karena keturunan. Bisa jadi ada kakek atau buyutnya yang memiliki kulit berwarna hitam,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan keluarga yang baik tidak hanya berkaitan dengan keturunan secara biologis, tetapi juga nilai, kebiasaan, dan keteladanan yang tumbuh dalam keluarga. Kesalehan anak-anak, lanjutnya, perlu dibangun melalui perilaku baik yang dicontohkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau ingin keluarga kita baik, maka perilaku kita juga harus dijaga. Perbuatan kita hari ini akan memberikan pengaruh bagi keluarga dan generasi setelah kita,” tuturnya.

BACA JUGA: Khitan Massal Maulid Akbar Masjid Al Makmur Sinanggul Diikuti 144 Anak, Ada Peserta Non-Muslim

Ia mengingatkan bahwa kebiasaan baik maupun kurang baik dalam keluarga dapat memengaruhi kehidupan generasi berikutnya. Karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan keluarga yang baik melalui keteladanan, doa, pendidikan, dan hubungan yang harmonis.

Dalam hubungan antargenerasi tersebut, Ustaz Nurul Taufiq juga menyinggung pentingnya tawasul dan silaturahmi. Menurutnya, kebiasaan bertawasul dan menjaga silaturahmi dapat tumbuh dari lingkungan keluarga serta kebiasaan yang diwariskan dari generasi sebelumnya.

Orang yang sejak kecil dibiasakan menghormati leluhur, mendoakan keluarga yang telah meninggal, serta menjaga hubungan kekerabatan, menurutnya, memiliki peluang untuk meneruskan kebiasaan tersebut kepada anak dan keturunannya.

Dengan demikian, selain faktor keturunan yang berkaitan dengan pewarisan biologis, terdapat pula nilai, kebiasaan, dan tradisi keluarga yang dapat diteruskan antargenerasi. Tawasul dan silaturahmi menjadi bagian dari kebiasaan yang dapat terus dipelihara sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menjaga ikatan kekerabatan. (KA/KM)

NgajiNgaji Ahad pagiTawasul
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Undang-Undang Pesantren Dan Orientasi Pendidikan Indonesia
next post
Jepara Night Jadi Ruang Promosi UMKM Jepara

You may also like

Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

14/10/2026

LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

13/10/2026

Gus Nabil Ajak Jama’ah untuk Bersikap Tawadu’, Bersyukur dan Perbanyak Istigfar

04/10/2026

Menjaga Diri dengan Wira’i dan Iffah

29/09/2026

Salat Jalan Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

28/09/2026

Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

21/09/2026

Terkini

  • Karnaval Hari Santri 2026 Jadi Momentum Merawat Toleransi dan Persatuan

    22/10/2026
  • HSN MWC NU Tahunan, Santri Didorong Kuasai Teknologi dan Jadi Pelopor Perdamaian

    22/10/2026
  • Dari UNISNU Jepara untuk Indonesia, Ratusan Pendidik dan Pelajar Adu Inovasi dalam Lomba Esai Nasional Hari Santri

    22/10/2026
  • Profesor Waras Kamdi: Mutu Pendidikan Harus Tumbuh dari Budaya Sekolah, Bukan Sekadar Akreditasi

    22/10/2026
  • Gelorakan Semangat Resolusi Jihad, 2.000 Peserta Hadiri Apel Hari Santri di Mlonggo

    22/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here