Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, November 3, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Religi

Pancaroba Jadi Pengingat untuk Bersyukur, Menjaga Diri, dan Peduli pada Sesama

by Redaksi 03/11/2026
Redaksi 03/11/2026 8 views
Muhammad Nofan Zulfahmi, Ketua Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)
8

JEPARA  | GISTARA. COM – Suasana siang di Masjid Kampus Ar-Robbaniyyin Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara terasa khidmat. Sejumlah jamaah yang mengikuti salat Zuhur berjamaah tampak menyimak dengan saksama kultum yang disampaikan Ketua Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Muhammad Nofan Zulfahmi, Senin (2/11/2026).

Dalam kultum tersebut, Muhammad Nofan mengajak jamaah untuk merenungkan fenomena pergantian musim atau pancaroba sebagai salah satu tanda kebesaran Allah SWT.

Menurutnya, perubahan cuaca dari musim kemarau menuju penghujan maupun sebaliknya bukan sekadar fenomena alam, melainkan mengandung hikmah dan pelajaran bagi kehidupan manusia.

BACA JUGA: Soroti Penggeledahan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, H. Rif’an Tekankan Perlindungan Santriwati

Ia menjelaskan bahwa pergantian musim merupakan bagian dari ayat kauniyah yang semestinya mendorong manusia untuk semakin mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah.

“Pergantian musim mengingatkan kita bahwa kehidupan dunia bersifat dinamis dan tidak kekal. Sebagaimana musim yang terus berganti, kehidupan manusia juga mengalami perubahan. Ada kalanya kita berada dalam kelapangan, tetapi ada pula saat menghadapi berbagai ujian,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Ia kemudian mengutip QS Ali Imran ayat 190–191 yang menjelaskan bahwa penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berpikir.

BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar

Menurutnya, seorang muslim tidak cukup hanya menyaksikan perubahan alam, tetapi juga perlu mengambil pelajaran melalui zikir dan tafakur. Kesadaran tersebut diharapkan dapat menumbuhkan sikap tawakal dan kesiapan hati dalam menghadapi berbagai keadaan.

Selain mengajak jamaah bertafakur, Muhammad Nofan juga mengingatkan pentingnya menjaga lisan ketika menghadapi perubahan cuaca. Ia menilai, tidak sedikit orang yang mudah mengeluh ketika cuaca panas maupun saat hujan turun.

Padahal, Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan agar umat Islam tidak mencela angin maupun kondisi cuaca, tetapi senantiasa memohon kebaikan kepada Allah.

“Ketika menghadapi perubahan cuaca, hendaknya kita tidak mudah mengeluh atau mencela keadaan. Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk berdoa dan memohon kebaikan dari setiap fenomena alam yang terjadi,” jelasnya.

BACA JUGA: Dukung Pariwisata, Express Bahari 7G Perkuat Konektivitas Jepara–Karimunjawa

Ia juga mengingatkan jamaah tentang doa ketika turun hujan, yakni Allahumma shayyiban nafi’an, yang berarti memohon agar hujan menjadi hujan yang membawa manfaat.

Lebih lanjut, Muhammad Nofan menyampaikan bahwa menghadapi musim pancaroba tidak cukup hanya dengan doa, tetapi perlu disertai ikhtiar nyata. Menurutnya, Islam mengajarkan keseimbangan antara tawakal kepada Allah dan usaha menjaga keselamatan serta kemaslahatan kehidupan.

Ia memaparkan tiga hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat dalam menghadapi perubahan musim, yakni menjaga kesehatan fisik, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun literasi digital dan solidaritas sosial.

Dalam aspek kesehatan, ia mengingatkan bahwa perubahan cuaca dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), influenza, dan demam berdarah dengue (DBD). Karena itu, masyarakat perlu menjaga pola makan, mencukupi waktu istirahat, serta memperhatikan kebersihan lingkungan dan tempat tinggal.

BACA JUGA: Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

“Menjaga kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar kita dalam merawat amanah Allah berupa tubuh yang harus dijaga dengan baik,” tuturnya.

Pada aspek lingkungan, ia menyoroti persoalan banjir dan genangan air yang kerap terjadi ketika musim hujan. Menurutnya, persoalan tersebut tidak terlepas dari perilaku manusia yang kurang memperhatikan kelestarian lingkungan, seperti membuang sampah sembarangan dan mengabaikan saluran air.

Ia mengajak jamaah memulai kepedulian lingkungan dari hal-hal sederhana, seperti membersihkan selokan, menanam pohon, dan mengelola sampah rumah tangga. Ia juga mengaitkan pesan tersebut dengan QS Ar-Rum ayat 41 tentang kerusakan di darat dan laut akibat perbuatan manusia.

Sementara itu, dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi, Muhammad Nofan mengingatkan jamaah agar lebih bijak menggunakan media sosial, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem.

BACA JUGA: Kabar Gembira! Mulai November, RSINU Cakra Medika Mayong Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan

Menurutnya, masyarakat perlu menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi, termasuk kabar bohong atau hoaks mengenai prakiraan cuaca yang berpotensi menimbulkan kepanikan.

“Gunakan teknologi untuk memperoleh informasi dari sumber resmi, seperti BMKG. Selain itu, ketika terjadi bencana, mari kita tumbuhkan solidaritas sosial dengan membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” pesannya.

Melalui kultum tersebut, ia berharap jamaah tidak hanya memandang pergantian musim sebagai peristiwa alam biasa, tetapi juga menjadikannya momentum untuk meningkatkan keimanan, menjaga kesehatan, merawat lingkungan, dan memperkuat kepedulian sosial.

Pergantian musim, menurutnya, menjadi pengingat bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk senantiasa bersyukur, berdoa, dan melakukan ikhtiar terbaik dalam menjalani kehidupan. (KA)

BersabarBersyukurPancoroba
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Datang ke TPS Pilpet dengan Riang Gembira

You may also like

Khoirul Misbah: Memikirkan Nafkah Keluarga dan Masa Depan Anak Bagian dari Ibadah

01/11/2026

PRNU Demangan Dilantik, Wujudkan Kemandirian dan Tebar Kemaslahatan bagi Masyarakat

31/10/2026

Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

14/10/2026

LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

13/10/2026

Gus Nabil Ajak Jama’ah untuk Bersikap Tawadu’, Bersyukur dan Perbanyak Istigfar

04/10/2026

Menjaga Diri dengan Wira’i dan Iffah

29/09/2026

Terkini

  • Pancaroba Jadi Pengingat untuk Bersyukur, Menjaga Diri, dan Peduli pada Sesama

    03/11/2026
  • Datang ke TPS Pilpet dengan Riang Gembira

    03/11/2026
  • Desa Tegalsambi Wakili Jateng di Lomba Desa Tingkat Nasional, Kemendagri Lakukan Klarifikasi Lapangan

    03/11/2026
  • Octofest 2026, Pelaku Industri Mebel Jepara Didorong Pahami Prosedur Ekspor

    02/11/2026
  • Soroti Penggeledahan Ponpes Hamalatul Qur’an di Sukoharjo, H. Rif’an Tekankan Perlindungan Santriwati

    02/11/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here