JEPARA | GISTARA. COM– Cara unik ditunjukkan oleh para pelajar MA NU Tengguli, Bangsri, Jepara dalam merayakan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS), Rabu (9/9/2026). Jika biasanya sekolah-sekolah identik dengan kegiatan senam dan jalan sehat saja, organisasi siswa IPNU-IPPNU MA NU Tengguli justru menginisiasi sebuah karnaval kreatif keliling desa yang didukung penuh oleh pihak madrasah.
Acara yang dipandu oleh Ali Makruf (Waka Kesiswaan) ini diawali dengan senam pagi bersama seluruh siswa MTs NU dan MA NU Tengguli, sebelum dilanjutkan dengan parade karya antar-kelas yang syarat akan pesan edukasi dan kepedulian sosial.
BACA JUGA: Duet KH Miftachul Akhyar–Gus Kikin, Nahkoda Baru PBNU 2026–2031
Siswa-siswi menunjukkan ide-ide segar dalam merespons tema HAORNAS: Inovasi Lingkungan (Kelas X): Mengubah klobot (kulit) jagung yang biasa dianggap sampah oleh petani menjadi busana Eco-Fashion yang unik dan estetis.
Suara Kritis Pelajar (Kelas XI A): Menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi bangsa saat ini dengan mengarak patung tikus raksasa sebagai simbol korupsi dan pengerat kekayaan negara.
Parade karya antar kelas
Cinta Kebudayaan (Kelas XI B & XII A): Kelas XI B menyulap bahan kardus dan kombinasi warna kain menjadi Baju Bodo khas Bugis/Makassar.
Sementara Kelas XII A membawa suasana meriah lewat Ondel-ondel Betawi dan musik khasnya yang banyak menyita perhatian warga.
BACA JUGA: Akses Utama Tempur Mulus, Pengaspalan 16,99 Kilometer Masuki Tahap Akhir
Kreativitas Menggemaskan (Kelas XII B): Tampil ceria membawa tema Gembala dengan kostum domba yang menggemaskan.
Gagasan segar para siswa ini mendapat apresiasi tinggi dari manajemen madrasah. Waka Kurikulum MA NU Tengguli, Bu Eka Villa, menegaskan, “Ini adalah ekspresi siswa-siswi yang harus kita apresiasi bersama.”
Kepala MA NU Tengguli, Son Hadi, menyimpulkan bahwa perayaan ini adalah bagian dari kurikulum pembentukan mental siswa. “Mengisi HAORNAS bukan sekadar olahraga, tapi juga bagaimana karakter ditanamkan melalui pengenalan dan pendalaman jiwa kebangsaan. Hal ini yang kami programkan di MA NU Tengguli,” pungkasnya. (KA/AB)