JEPARA | GISTARA.COM — Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara menggelar bedah kerangka Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 sebagai persiapan bagi siswa kelas XII MA/SMA/SMK yang akan menghadapi salah satu tahapan penting menuju perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut digelar Sabtu (19/9/2026) di tiga lokasi, yakni Aula LP Ma’arif 1, Aula LP Ma’arif 2, dan Balai Diklat (Baldik) KKMA 02 Jepara. Kegiatan ini menjadi program perdana pengurus KKMA 02 Jepara periode baru yang baru saja dilantik.
Kepala KKMA 02 Jepara, H. Edy Husni, M.Pd., mengatakan bedah kerangka TKA penting dilakukan sebagai langkah awal untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Bedah kerangka TKA ini penting sebagai starting point untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya.
BACA JUGA: Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran
Tiga narasumber dihadirkan untuk membahas materi sesuai mata pelajaran. Dwi Ilmiani, S.Pd., M.Pd., membedah TKA Bahasa Inggris; Agus Purnama, S.Pd., M.Pd., membahas Matematika; sedangkan Bahasa Indonesia disampaikan Suwarni, S.Pd., M.Pd.
Wakil Ketua KKMA 02 bidang Kesiswaan, Najib Habibi, M.Pd., menyebut kegiatan tersebut menjadi program pertama yang direalisasikan kepengurusan baru.
Guru Mapel TKA KKMA 02 Jepara
“Ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan KKMA 02 pada kepengurusan baru,” katanya.
Menurut Najib, pengurus yang terdiri dari sembilan kepala madrasah langsung menjalankan sejumlah program kerja yang telah dicanangkan.
Kegiatan bedah kerangka TKA tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya KKMA 02 LP Ma’arif meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para guru. Peningkatan kompetensi guru diharapkan berdampak langsung terhadap kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa kelas XII.
BACA JUGA: PKB Jepara Konsolidasikan 16 DPAC, Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Salah satu peserta, Marlina dari MA Hasyim Asy’ari Bangsri, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, peserta mendapatkan pemahaman baru mengenai materi, bentuk soal, cara mengupas soal, hingga strategi menjawabnya.
“Kegiatan ini luar biasa sekali. Kami mendapatkan ilmu tentang bagaimana mengupas soal, materi yang diujikan, bentuk soal, serta trik menjawab soal,” ungkapnya.
Marlina berharap kegiatan serupa kembali digelar pada tahun mendatang dengan durasi yang lebih panjang agar peserta memiliki waktu lebih banyak untuk mendalami materi.
“Acara seperti ini perlu diadakan kembali tahun depan dan durasinya bisa lebih lama,” pungkasnya. (KA)