Jelang Pencoblosan, 61 Calon Petinggi  di Jepara Komitmen Jaga Pilpet Damai

Deklarasi dan Ikrar Damai Pilpet Serentak 2026 di Pendopo R.A. Kartini, Jepara, Senin (12/10/2026).

JEPARA | GISTARA. COM – Sebanyak 61 calon petinggi (kepala desa) yang berlaga di kontestasi pemilihan petinggi (Pilpet) serentak tahun 2026 sepakat menjaga suasana kondusif selama gelaran demokrasi lokal tersebut. Mereka siap menang dan sekaligus juga siap kalah.

Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Deklarasi dan Ikrar Damai Pilpet Serentak 2026 di Pendopo R.A. Kartini, Jepara, Senin (12/10/2026). Deklarasi ini disampaikan di hadapan Bupati Witiarso Utomo dan jajaran Forkopimda Jepara.

Berdasarkan tahapan yang telah ditetapkan, masa kampanye dijadwalkan berlangsung pada 28-30 Oktober 2026, sedangkan pemungutan suara akan dilaksanakan pada 3 November 2026.

BACA JUGA: Bupati Jepara Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Akses Wisata Kemujan

Bupati Jepara Witiarso Utomo menuturkan, banyaknya calon yang berpartisipasi menunjukkan bahwa proses demokrasi di tingkat desa melibatkan berbagai unsur masyarakat. Karena itu, seluruh pihak diharapkan memiliki kesadaran bersama untuk menjaga pelaksanaan Pilpet agar berlangsung aman dan damai.

“Adanya 61 calon petinggi di 24 desa menunjukkan bahwa proses demokrasi desa melibatkan banyak pihak. Untuk itu, penting bagi kita membangun kesadaran bersama bahwa Pilpet Serentak adalah bagian penting dari proses demokrasi,” tutur Witiarso.

Dia berharap, melalui proses demokrasi tersebut, setiap desa dapat memperoleh pemimpin yang amanah, inovatif, serta mampu membawa kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Ulil Albab Apresiasi Jepara Bersholawat, Dorong Nilai Sholawat Jadi Energi Sosial

Witiarso juga mengingatkan para calon agar menjadikan kontestasi Pilpet sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar ajang untuk meraih jabatan.

“Berjalanlah dengan damai. Luruskan niat untuk mengabdi kepada masyarakat, menjadikan desa yang maju,” pesannya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara, Muh. Ali, menjelaskan, 61 calon petinggi yang mengikuti Pilpet Serentak 2026 berasal dari latar belakang yang beragam.

Rinciannya, sebanyak 12 orang merupakan petinggi petahana atau incumbent, dua orang berasal dari unsur perangkat desa, dua orang dari unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan 45 orang lainnya berasal dari unsur masyarakat lainnya.

BACA JUGA: Desa Tempur Jadi Cermin Kerukunan Umat Beragama di Jepara

Selain jumlah calon, Ali menyampaikan bahwa total pemilih yang telah ditetapkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di 24 desa mencapai 119.205 orang.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 59.571 pemilih merupakan laki-laki dan 59.634 pemilih perempuan,” jelas Ali.

DPT tersebut telah ditetapkan oleh panitia pemilihan tingkat desa melalui berita acara penetapan DPT.

Ali berharap, deklarasi dan ikrar damai ini menjadi komitmen bersama seluruh calon, panitia, serta masyarakat untuk menjaga ketertiban selama tahapan pemilihan berlangsung.

Dia juga berharap Pilpet Serentak 2026 dapat berjalan aman, damai, tenteram, dan sukses, serta masyarakat tetap guyub rukun dan tidak terpecah imbas Pilpet Serentak ini.

“Serta tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” harap Ali. (KA)

Related posts

Peminat Minim, Pembentukan Dewan Kebudayaan Jepara Ditata Ulang

Duet KH. Ali Masykur dan KH. Misbahuddin Pimpin MWC NU Tahunan 2026–2031, Dorong Tradisi Keilmuan Turats  terus Dihidupkan

Bupati Jepara Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Akses Wisata Kemujan