Kontingen Jepara Bawa Pulang 101 Medali dari Porprov 2026, Ary Bachtiar Apresiasi Perjuangan Para Atlet

Klasemen Akhir Porprov XVII Jawa Tengah Semarang Raya 2026

SEMARANG | GISTARA. COM – Perjuangan kontingen Kabupaten Jepara pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 Semarang Raya menghasilkan 101 medali. Hingga Jumat (30/10/2026) pukul 15.15 WIB, sebanyak 30 medali emas, 25 perak, dan 46 perunggu berhasil dikumpulkan dari berbagai cabang olahraga.

Capaian ini menjadi catatan penting perjalanan olahraga Jepara. Di balik setiap medali, terdapat proses panjang yang dijalani atlet bersama pelatih, dukungan keluarga, kerja para ofisial, serta kontribusi pengurus cabang olahraga.

Lima medali emas masih berhasil ditambahkan pada hari terakhir pertandingan. Emas tersebut berasal dari petanque beregu putra, xiangqi klasik beregu putra, catur cepat perorangan putra, akuatik 200 meter gaya dada putri, dan balap sepeda BMX putra U-19.

BACA JUGA: Jepara Bersholawat, Ikhtiar Batiniah Pemkab untuk Pembangunan Daerah

Sepak takraw tercatat sebagai cabang olahraga dengan kontribusi emas terbanyak, yakni tujuh medali. Sementara karate menyumbangkan empat emas dan woodball tiga emas. Sejumlah cabang olahraga lainnya turut memberikan kontribusi dalam perolehan medali Jepara.

Ketua Kontingen Jepara, Ary Bachtiar, menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota kontingen yang telah menjalankan perjuangan hingga penghujung kompetisi.

Apresiasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada atlet peraih medali. “Seluruh atlet yang telah bertanding, termasuk yang belum berhasil naik podium, dinilai telah memberikan kontribusi melalui semangat, keberanian, dan dedikasi membawa nama Jepara,” tuturnya.

BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar

Ketua Umum KONI Jepara, Miftah Arifin, menegaskan bahwa hasil Porprov 2026 perlu ditempatkan sebagai bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk meningkatkan kualitas olahraga daerah.

Menurutnya, capaian cabang olahraga yang telah menunjukkan prestasi perlu dipertahankan dan dikembangkan. Adapun cabang olahraga yang belum mencapai hasil optimal membutuhkan evaluasi serta penguatan program pembinaan.

“Porprov bukan hanya tentang perolehan medali, tetapi juga menjadi ruang mengukur hasil pembinaan, kemampuan atlet, dan kesiapan Jepara menghadapi kompetisi berikutnya,” ujarnya.

BACA JUGA: Dukung Pariwisata, Express Bahari 7G Perkuat Konektivitas Jepara–Karimunjawa

Dalam perjalanan kontingen tahun ini, Jepara juga mengenang kontribusi almarhumah Syabilla Rizkia Putri Raharja. Dua medali emas yang diraihnya pada nomor selam kolam 100 meter dan 200 meter bifins menjadi bagian dari capaian kontingen sekaligus warisan prestasi yang akan terus dikenang.

Semangat dan dedikasi Syabilla menjadi pengingat bahwa prestasi olahraga lahir dari perjuangan yang tidak mudah. Namanya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan olahraga Kabupaten Jepara.

KONI Jepara menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jepara, seluruh cabang olahraga, pelatih, ofisial, keluarga atlet, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan Porprov XVII Jawa Tengah 2026.

Perjuangan di arena pertandingan boleh berakhir, tetapi pekerjaan pembinaan tidak berhenti. Hasil Porprov ini menjadi modal untuk menyiapkan atlet-atlet Jepara agar semakin siap, kompetitif, dan mampu meraih prestasi lebih tinggi pada ajang mendatang. (KA)

Related posts

Ulil Albab: Santri Harus Kuat Ilmu, Mandiri dan Adaptif

RMI NU Jepara Gelar Lomba Santri Berprestasi, Kobarkan Semangat Jihad dan Kreativitas

Andalkan Potensi Kopi, Desa Dudakawu Masuk 25 Besar Program Desa BRILiaN