PRNU Demangan Dilantik, Wujudkan Kemandirian dan Tebar Kemaslahatan bagi Masyarakat

JEPARA | GISTARA.COM– Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Demangan melaksanakan pelantikan pengurus masa khidmat 2026–2031 pada Jumat, 30 Oktober 2026, bertempat di Masjid Baitur Rohman, Demangan. Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB ini dirangkai dengan Pengajian Lailatul Ijtima’ NU Ranting Demangan.

Mengusung tema “Meneguhkan Soliditas, Mewujudkan Kemandirian, Menebar Kemaslahatan”, kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara pembukaan, tahlil, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathan, pelantikan, sambutan, serta Mauidhatul Hasanah.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh PCNU Jepara yang diwakili Dr. KH. Nur Khoiri. Dalam kepengurusan masa khidmat 2026–2031, Harisul Huda dipercaya sebagai Ketua Tanfidziyah NU Ranting Demangan, sedangkan KH. Syaikhurrozi sebagai Rais Syuriyah.

Dalam sambutannya, Harisul Huda menyampaikan komitmennya untuk meneruskan program-program yang telah berjalan sekaligus mengembangkan organisasi melalui penguatan soliditas, kemandirian, dan kemaslahatan demi kemajuan NU Ranting Demangan.

Sementara itu, Mauidhatul Hasanah disampaikan oleh KH. Muharror Afif, Lc., Ketua Santri Jepara (KSJ). Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh warga Nahdliyin, khususnya pengurus yang baru dilantik, untuk senantiasa ikhlas dalam berjuang dan berkhidmah meneruskan perjuangan para pendiri NU.

Beliau juga mengingatkan kembali sejarah Resolusi Jihad yang dicetuskan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 sebagai respons atas kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia. Resolusi tersebut menjadi seruan perjuangan bagi umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan, khususnya di wilayah sekitar Surabaya.

Seruan jihad tersebut kemudian membangkitkan semangat para santri dan masyarakat untuk berjuang dalam pertempuran Surabaya, yang menjadi bagian penting dari sejarah Hari Pahlawan 10 November.

Peristiwa inilah yang kemudian menjadi salah satu landasan historis penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

“Resolusi Jihad merupakan panggilan jiwa,” pesan beliau, seraya mengingatkan bahwa perjuangan NU harus dilandasi keikhlasan dan pengabdian, bukan semata-mata karena jabatan.

Melalui pelantikan ini, diharapkan kepengurusan baru PR NU Ranting Demangan semakin solid, mandiri, dan mampu menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama. (AD)

Related posts

Octofest 2026, Hidupkan Industri Mebel dan Seni Ukir Jepara

KKI Jepara Didorong Bawa Tenun Troso dan Batik Lokal Tembus Pasar Lebih Luas

Kabar Gembira! Mulai November, RSINU Cakra Medika Mayong Resmi Layani Pasien BPJS Kesehatan