Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Sunday, September 27, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Kolom

Kpopers dan Nasionalisme

by Redaksi 18/07/2024
Redaksi 18/07/2024 332 views
332

Oleh: Puan Malaka Hilma

Kpopers itu nggak sama  oppa hunter. Oppa hunter” rata-rata” itu berawal dari kpopers yang halunya gak ketolong. Sedangkan kpopers nggak mesti oppa hunter,  intinya oppa hunter itu orang yang gila korea sampai  dia mau sama siapapun yang penting cowok korea.

Kpopers itu cuma orang yang suka, kagum , ngefens , dan ngehalu sewajarnya. Jadi kpopers dan oppa hunter itu dua hal yang berbeda namun sering di samakan.

Ngefens boleh, tapi sambil memperbaiki dan naikin level diri sendiri.  maksudnya begini, aku suka Park Jimin BTS, masak dia yang seglowing dan semulus itu mau sama cewek standar kayak aku?, nah dengan ini aku terdorong untuk diet biar langsing,  olahraga biar sehat , skincarean biar cantik dan lain sebagainya.

Orang luar, bule,  oppa-oppa korea kalau  ke Indonesia ngomong ” I love Indonesia ” that a bullshit, itu bohong,  ya! Secara aku sendiri aja yang lahir dan tinggal di sini, kalo di suruh milih kuliah dan tinggal di Indonesia atau negara negara eropa, aku bakal milih ke Inggris, Netherland , America , dan negara negara lainya ketimbang negaraku sendiri,  because aku berani untuk keluar dari zona nyamanku.

Apakah mungkin mereka (para turis) kurang dari 3 tahun tinggal di Indonesia udah bener bener cinta?,  atau cuman gimmic?, I dont know. Intinya bagiku, cinta negara sama nyaman itu beda,  kalau nyaman itu gampang,  kita tinggal lakuin yang kita suka, kita tenang,  kita damai , and finally kita nyaman.

Kalau  cinta negara itu nggak sesimpel itu,  kita harus memahami betul makna, hukum,  wilayah, warga warganya, perjuangannya,  budayanya, mitosnya, dan kita harus nyaman dan suka dengan hal hal tersebut. Setelah itu kita tetap belum pasti cinta pada negara itu.

Menurutku, selama aku belum bisa mengharumkan nama negara, dengan hal kecil maupun besar , berarti kata cinta negara sebatas bullshit dan belum bisa di buktikan.

Tingkat rasisme di korea itu tinggi ” katanya , tapi itu masuk akal,  karena di korea yang tinggal di sana ya orang orang korea,  beda dengan Indonesia yang kemasukan Cina, India , America , dan lain sebagainya. Jadi kita di Indonesia sudah di bekali dengan ilmu toleransi dan saling menghargai karena Indonesia, Agama, Budaya , bahasanya beda beda semua nggak kayak korea.

BACA JUGA: Tanamkan Nilai-Nilai Toleransi,  Ajak Mahasiswa Cegah Radikal Terorisme

Ini nih yang paling penting , “jangan kemakan film”, faktanya film America biasanya bergenre pahlawan padahal nyatanya di America banyak kasus kejahatan, begitupun dengan korea , drakor identik dengan romasa atau romantis, padahal nyatanya korea banyak sekali kasus perceraian,  intinya film its not real, korea nggak seindah itu.

Jadi idol nggak seasik itu,  karena nyatanya banyak idol yang bunuh diri karena stres, banyak artis korea yang kena skandal, dan masih banyak penderitaan penderitaan yang tertutup dengan kata kata keindahan dan kesenangan negara mereka.

Nah finally jadi pesannya, suka boleh,  ngefens boleh, tapi obsesi nggak boleh, jangan lupa ningkatin literasi, biar bisa bedain yang bener dan nggak,  punya mimpi setinggi tingginya harus, tapi alangkah lebih baiknya bila mimpi kita terwujud,  maka negara juga kecipratan baiknya.

Aslinya negara kita itu bagus loh, keren, kaya,  adem,  sempurna deh pokoknya, tapi itukan tempatnya belum bangsanya,  maka dari itu kita harus kompak sekompak-kompaknya agar negara ini sempurna, negaranya dan bangsanya berkualitas.

Aku punya impian loh, yang kalau impianku tercapai indonesia juga mesti bangga.Jadi aku pengen kuliah di Oxford University dengan cara beasiswa, terus aku lulus sampe S3,  habis itu aku jadi penulis,  pelukis,  dan motivator yang terkenal sampai luar negeri, dengan begitu bangsa lain selain indonesia akan mengubah persepsi mereka. yang awalnya ” Indonesia tuh orang nya bego semua, SDMnya rendah , nggak bisa literasi ” dan lain sebagainya,  menjadi kok bisa ya negara berkembang kayak Indonesia punya rakyat sepinter dia,  apa emang aslinya orang Indonesia pinter pinter ya cuma nggak keliatan aja?, dan ribuan pujian lainya …. Aminin aja deh

Puan Malaka Hilma, Siswa kelas IX MTs Matholi’ul Ulum Banjaragung

0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Satlantas Polres Jepara Gelar Sosialisasi Ops Patuh Candi 2024 Ke Masyarakat
next post
Peringati Hari Bhayangkara ke 78, Polres Jepara Gelar Turnamen Bola Voli Pasir

You may also like

Cinta Mata Cinta Jendela Dunia

02/11/2025

Ahmad Mi’an: Mengukir Jalan Menuju Generasi Qur’ani

31/07/2025

Kasemun: dari Lumpur Sawah ke Balai Desa

29/07/2025

KH. Nasta’in: dari Sawah ke Panggung Dakwah

28/07/2025

Muladi: dari Perantau hingga Jadi Pemimpin Desa

27/07/2025

Suratno: Sang Guru Sederhana, Mengabdi Sepanjang Usia

26/07/2025

Terkini

  • 1.214 Remaja Ikuti Invitasi PMR Jepara, Asah Keterampilan dan Jiwa Kemanusiaan

    27/09/2026
  • Sempat Salah Tetapkan Juara, Jepara Akhirnya Dinobatkan Juara Umum OSKANU IV Tingkat Jawa Tengah

    27/09/2026
  • BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Mulai November

    27/09/2026
  • Modeling Rumput Laut Kemujan Belum Panen, Target Produksi Capai 300 Ton

    26/09/2026
  • Pengurus Ranting NU Banjaragung dan Bangsri 2 Resmi Dilantik, Perkuat Khidmah Organisasi

    26/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here