Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 8, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Kolom

KH. Nasta’in: dari Sawah ke Panggung Dakwah

by Redaksi 28/07/2025
Redaksi 28/07/2025 637 views
637

Oleh: Retno Wahyu Ningrum

Pada 14 September 1964, di Desa Tanggul, Kecamatan Mijen, lahir seorang putra dari keluarga petani sederhana, KH. Nasta’in, anak bungsu dari enam bersaudara pasangan H. Mas’ud dan Hj. Muzayanah. Sejak kecil, beliau sudah mengenal kesederhanaan hidup dengan ikut membantu orang tuanya di sawah, menanamkan nilai kerja keras dan ketegaran.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SD Negeri Tanggul 1 (1976) dan MTs Sultan Fattah Mijen (1979), beliau melanjutkan pendidikan agama di Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal. Selama lima tahun, ia membentuk dasar keilmuan sekaligus karakter religius yang kuat.

Karier spiritual beliau berlanjut di Darutta’lim Bangsri—di bawah tangan dingin K.H. Kholil Khamid dan KH. Ma’arif—di mana ia dalam empat tahun mampu menghafal seluruh 30 juz AlQur’an, sebuah prestasi yang tak hanya mencengangkan kalangan santri, tetapi juga membanggakan masyarakat setempat.

BACA JUGA: Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Bupati Jepara Serahkan 17 Unit Alsintan

Tak berhenti sampai di situ, beliau terus memperdalam ilmu melalui kitab kitab salaf dan menjalani praktik tasawuf. Selain itu, ia juga aktif dalam tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Nusantara, yang semakin mengokohkan pijakan spiritualnya.

Pada usia 27 tahun, KH. Nasta’in menikah dengan Ilya Rif’ati dari Desa Ngeling, putri pasangan KH. Ahmad Mawardi dan Mas’iti. Dari pernikahan ini lahir lima orang anak yang dipersiapkan meneruskan jejak ayah mereka di dunia keagamaan dan pendidikan.

Sebelum sepenuhnya terjun ke dunia dakwah dan pendidikan, beliau pernah bekerja menjual pakaian kredit selama lima tahun. Berkat penghasilan tersebut, ia mampu membangun rumah keluarga. Ia juga sempat mencoba beternak ayam dan kambing, namun mengalami kendala akibat penipuan.

Pengalaman kegagalan tersebut tak membuatnya menyerah. Sebaliknya, dari kesadaran sosial dan keprihatinan terhadap kondisi masyarakat, beliau melanjutkan perjuangan mertuanya, KH. Ahmad Mawardi, dengan merintis dan mengelola kembali Yayasan Pendidikan Bustanul Arifin serta Masjid Baitul Muttaqin di Desa Ngeling.

Retno Wahyu Ningrum

Kini, beliau aktif menjabat sebagai Rois Surya Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Ngeling serta sebagai Kepala Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan AlQur’an (TPQ) di yayasan tersebut.

Setiap hari, KH. Nasta’in mencurahkan tenaga untuk mendidik anak-anak, remaja, bahkan ibu-ibu di desa, mengajarkan mereka membaca AlQur’an dan mendalami makna spiritual secara langsung. Ia juga rutin menggelar kajian keagamaan mingguan dan bulanan di berbagai masjid untuk memperluas syiar dakwahnya.

Puncak dari perjalanan spiritual beliau terjadi pada tahun 2022, ketika ia beserta istri menunaikan ibadah haji. Momen ini semakin memperkuat kedekatannya dengan Allah dan menjadi landasan yang kokoh dalam dakwahnya.

BACA JUGA: Wujudkan Semangat Kemerdekaan , YBM PLN UIK Tanjung Jati B Salurkan Santunan untuk Lansia di Jepara

Motto hidup yang beliau pegang teguh: “Kita hidup harus mengenal Tuhan dengan cara terbimbing oleh guru dan berusaha menebarkan kebaikan kepada sesama.”

Meskipun kesibukannya padat, beliau tetap menyempatkan diri untuk pengajian dan “nderes” AlQur’an, sebuah metode membaca dengan khidmat dan penuh refleksi.

Melalui kiprah dakwah dan pengabdian dalam dunia pendidikan agama, KH. Nasta’in muncul sebagai sosok inspiratif. Berawal dari anak petani desa, kini beliau menjadi motor perubahan di masyarakat—membuktikan bahwa dedikasi dan ikhtiar mampu mengantarkan seseorang pada posisi yang bermanfaat bagi umat.

Retno Wahyu Ningrum, Mahasiswi Prodi Komunikasi Penyiaran Islam UNISNU Jepara

DakwahMengajiSawah
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Serentak Jadi Pembina Upacara di Sekolah, Polisi Jepara Cegah Kenakalan Remaja
next post
DPRD Jepara Setujui KUA, PPAS dan Pinjaman Daerah untuk APBD 2026

You may also like

Cinta Mata Cinta Jendela Dunia

02/11/2025

Ahmad Mi’an: Mengukir Jalan Menuju Generasi Qur’ani

31/07/2025

Kasemun: dari Lumpur Sawah ke Balai Desa

29/07/2025

Muladi: dari Perantau hingga Jadi Pemimpin Desa

27/07/2025

Suratno: Sang Guru Sederhana, Mengabdi Sepanjang Usia

26/07/2025

Abah Husnin: Inspirasi Keteladanan dan Keistiqomahan di Jalan Dakwah

25/07/2025

Terkini

  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
  • Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

    07/10/2026
  • Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

    06/10/2026
  • Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

    06/10/2026
  • Pemkab Jepara Dorong BUMDesa Masuk Rantai Pasok Ritel

    06/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here