Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Saturday, September 19, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Catatan Redaksi

Sumpah Pemuda dan Tantangan Zaman: Lawan Hoaks dan Bullying 

by Redaksi 28/10/2025
Redaksi 28/10/2025 592 views
592

Kongres pemuda 1928 (foto: istimewa)

JEPARA | GISTARA.COM – Setiap tanggal 28 Oktober tiba, kita diajak menengok kembali sejarah Sumpah Pemuda. Hampir seabad lalu, anak-anak muda dari berbagai daerah rela menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengikrarkan tiga kalimat sederhana—satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa. Dari peristiwa tersebut, lahir kekuatan besar yang mempersatukan Indonesia.

Kini, semangat itu seolah diuji dengan cara yang berbeda. Kita memang tak lagi berjuang melawan penjajahan fisik, tapi menghadapi bentuk penjajahan baru: hoaks dan bullying digital. Dua hal menginis persatuan yang dulu dibangun dengan susah payah.

BACA JUGA: Jepara Gandeng UGM, Tata Kawasan Wisata Pesisir dengan Sentuhan Sains

Di era media sosial, kabar bohong bisa menyebar lebih cepat dari cahaya. Satu klik “share” tanpa pikir panjang bisa memicu perpecahan. Kita lupa memeriksa kebenaran, karena kadang yang penting bukan benar, tapi cepat viral.

Padahal, semangat Sumpah Pemuda adalah tentang kebenaran yang menyatukan, bukan kebohongan yang memecah.

Begitu pula dengan bullying. Banyak anak muda yang kehilangan semangat karena jadi korban kata-kata kasar di dunia maya. Komentar jahat, body shaming, atau olokan lucu yang dianggap biasa bisa meninggalkan luka panjang. Kalau dulu pemuda bersatu melawan penjajah, sekarang saatnya pemuda bersatu melawan kebiasaan saling menjatuhkan.

BACA JUGA: Bupati Jepara: Perbaikan Gedung DPRD Jepara Gunakan Anggaran Pusat

Refleksi Sumpah Pemuda seharusnya membuat kita bertanya: masihkah kita satu dalam rasa? Masihkah kita saling menjaga seperti dulu mereka saling menguatkan?

Menjadi pemuda hari ini bukan sekadar aktif di medsos atau punya banyak followers. Tapi bagaimana kita bisa menggunakan suara untuk menyebarkan kebaikan, bukan kebisingan. Menjadi bagian dari solusi, bukan sumber masalah.

Mari buktikan bahwa semangat Sumpah Pemuda belum pudar. Jadilah pemuda yang kritis, santun, dan peduli. Karena di tengah dunia yang serba cepat ini, justru kejujuran dan empati adalah bentuk keberanian yang sesungguhnya. (KA)

0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Widyaiswara Badiklat Hukum Jateng dan Pusbangkom MKMB Kemenag Siapkan Modul Ekoteologi Nasional
next post
Bupati Jepara Dorong Petani Muda Ambil Bagian dalam Pemenuhan Kebutuhan Sayuran Program MBG

You may also like

Hari Lahir Pancasila, Menanti Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia 

01/06/2026

Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara: Kerja Tulus Mewujudkan Jepara Mulus 

10/04/2026

Idulfitri, Kembali Menjadi Diri Sendiri

21/03/2026

Jemput Tahun Baru 2026 dengan Semangat Baru

01/01/2026

Merdeka dan Hiruk Pikuk Problem Sosial

17/08/2025

Hari Pendidikan Nasional: Ironi  Ganti Menteri Ganti Kurikulum

02/05/2025

Terkini

  • Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

    18/09/2026
  • 3.500 Peserta Ikuti Persimanu II, Wujudkan Siswa Ma’arif Berprestasi dan Nasionalis

    18/09/2026
  • Peran MUI dalam Penguatan Mutu Pendidikan Islam dan Kompetensi Digital

    18/09/2026
  • Harhubnas: Trans Jateng Jepara-Kudus-Pati Ditarget Beroperasi 2028

    17/09/2026
  • Belajar Menjadi Pemimpin, Mahasiswa BCB Unisnu Jepara Kaji Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan

    17/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here