Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Saturday, September 19, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Ngaji Bersama Prof. Muslim A. Kadir, MA, Mengurai Ilmu Islam Terapan untuk Memahami Masyarakat Modern

by Redaksi 08/12/2025
Redaksi 08/12/2025 856 views
856

Prof. Muslim A. Kadir, MA

JEPARA | GISTARA. COM  — Di sebuah sudut Kafe Bondjati yang tenang dan hangat, puluhan mahasiswa tampak khusyuk mengikuti forum Ngaji Pemikiran Prof. Muslim A. Kadir, MA tentang Ilmu Islam Terapan. Dalam suasana diskusi yang cair namun sarat gagasan, para peserta memperoleh wawasan baru tentang bagaimana memahami masyarakat secara kritis melalui perspektif keilmuan Islam modern.

Dalam forum tersebut, Prof. Muslim A. Kadir, MA memaparkan bahwa Ilmu Islam Terapan merupakan paradigma keilmuan yang tidak cukup hanya diperkenalkan sebagai konsep, tetapi harus diuji secara ilmiah. Ia menjelaskan bahwa ilmu dalam Islam harus bergerak dan mengalami pengujian sebagaimana prinsip falsifikasi Karl Popper.

“Al-Qur’an dan Sunnah tetap dapat ditafsirkan secara metodologis tanpa kehilangan dasar iman, asalkan diuji dan dibaca dengan pendekatan ilmiah,” ujarnya saat memberikan penjelasan kepada Mahasiswa S3 UIN Sunan Kudus di Kafe Bondjati Kudus, Sabtu (6/12/25).

BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Lebih lanjut, ia menerangkan penggunaan pendekatan monisme filosofis yang menegaskan kesatuan realitas sebagai fondasi pengembangan sains.

Dalam pemaparannya, ia menunjukkan simbol lingkaran sebagai ilustrasi bahwa ilmu tidak memiliki batas luar—sebuah metafora bahwa pengetahuan terus terbuka terhadap pengembangan dan verifikasi.

Gagasan ini sejalan dengan pandangannya dalam Ilmu Islam Terapan, yakni bahwa wahyu harus dipadukan dengan realitas empiris agar relevan dengan kehidupan modern.

Pada sesi berikutnya, Prof. Muslim menguraikan perbedaan antara praktik Nabawi dan sunnah.
Ia mencontohkan peristiwa Perang Badar ketika keputusan Nabi diluruskan oleh sahabat.

Menurutnya, contoh tersebut penting dipahami agar mahasiswa mampu membedakan bagian ajaran yang bersifat normatif dari praktik yang bersifat kontekstual.

BACA JUGA: Lewat TATAH, IFEX, hingga INDEX Dubai 2026, Bupati Jepara: Buka Jejaring Pasar Baru dan Tarik Investor ke Jepara

Ia menambahkan bahwa lemahnya “power iman” pada masa itu terlihat dari sikap sebagian umat yang tergesa-gesa mengambil rampasan perang, sehingga pendidikan akidah perlu diarahkan tidak hanya pada pengenalan konsep iman, tetapi juga pada penguatan kesadaran moral dan epistemologis.

Dalam penjelasannya, ia memaparkan bahwa pendekatan Bayani menitikberatkan pada kekuatan teks melalui penafsiran Al-Qur’an, hadis, dan literatur klasik, sedangkan pendekatan Irfani bertumpu pada pengalaman spiritual dan intuisi batin yang diperoleh melalui proses kontemplatif dan penyucian jiwa.

Menurutnya, perpaduan keduanya penting untuk memperkaya khazanah ilmu Islam, namun ia menilai bahwa ketiga pendekatan klasik, termasuk Burhani, belum diterapkan secara utuh dalam pendidikan Islam saat ini.
Karena itu, ia menegaskan perlunya pendekatan empiris yang dapat memperbarui struktur ilmu fikih agar lebih adaptif dalam membaca realitas masyarakat.

“Teori dalam Islam adalah proses pengembangan wahyu, dan ilmu tidak akan bermakna jika tidak dipraktikkan dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Kegiatan Ngaji  ini menjadi ruang reflektif bagi peserta untuk memahami bahwa belajar agama tidak cukup berhenti pada penguasaan teks, tetapi harus berkembang menjadi kemampuan membaca masyarakat, memahami dinamika sosial, dan menerapkan nilai-nilai wahyu secara kontekstual dalam kehidupan nyata.(KA)

Islam TerapanKehidupanProf. Muslim A Kadir
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Workshop KBC KKMTs 02 Jepara Sukses Digelar, Peserta Diharuskan Lakukan Diseminasi 
next post
Asah Skill Menulis, Anwa Sanskara SMKN 1 Bangsri Gelar Workshop Jurnalistik

You may also like

Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

18/09/2026

3.500 Peserta Ikuti Persimanu II, Wujudkan Siswa Ma’arif Berprestasi dan Nasionalis

18/09/2026

Harhubnas: Trans Jateng Jepara-Kudus-Pati Ditarget Beroperasi 2028

17/09/2026

UNISNU Jepara Resmikan Gedung Pascasarjana Kampus 2,  Yaptinu Serahkan Enam Mobil Baru

17/09/2026

PKB Jepara Konsolidasikan 16 DPAC, Bidik Kursi Pimpinan DPRD

15/09/2026

21 Dapur MBG di Jepara Disidak Serentak Dini Hari, Dari Bahan Baku hingga IPAL...

14/09/2026

Terkini

  • Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

    18/09/2026
  • 3.500 Peserta Ikuti Persimanu II, Wujudkan Siswa Ma’arif Berprestasi dan Nasionalis

    18/09/2026
  • Peran MUI dalam Penguatan Mutu Pendidikan Islam dan Kompetensi Digital

    18/09/2026
  • Harhubnas: Trans Jateng Jepara-Kudus-Pati Ditarget Beroperasi 2028

    17/09/2026
  • Belajar Menjadi Pemimpin, Mahasiswa BCB Unisnu Jepara Kaji Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan

    17/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here