Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 15, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Budaya

Sejak Kapan Tradisi  Kupat Lepet Dimulai?

by Redaksi 24/03/2026
Redaksi 24/03/2026 280 views
280

JEPARA | GISTARA.COM — Setiap momen Idulfitri  di Indonesia, ada satu tradisi yang tidak pernah lepas dari masyarakat, khususnya di tanah Jawa, yakni kupat lepet. Kupat lepet tidak  sekadar hidangan khas Lebaran, kupat dan lepet menyimpan sejarah panjang serta pesan moral yang diwariskan turun-temurun sebagai bagian dari budaya Islam Nusantara.

Tradisi kupat diyakini mulai berkembang pada masa penyebaran Islam di Jawa, terutama saat dakwah para Wali Songo. Salah satu tokoh yang sering dikaitkan dengan tradisi ini adalah Sunan Kalijaga, yang dikenal menggunakan pendekatan budaya untuk mengenalkan ajaran Islam kepada masyarakat.

BACA JUGA: H. Ulil Albab, S.Psi, M.AP., Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Melalui tradisi kupatan, masyarakat diajak untuk saling memaafkan dan mengakui kesalahan setelah menjalani ibadah Ramadhan (Agmasari, 2017; Wijaya, 2020).

Dalam budaya Jawa, istilah kupat dipercaya berasal dari ungkapan ngaku lepat yang berarti mengakui kesalahan. Sementara bentuk anyaman janur yang rumit melambangkan berbagai kesalahan manusia, dan ketika dibelah terlihat nasi putih yang bersih sebagai simbol hati yang kembali suci setelah saling memaafkan (Putri, 2019).

BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Tradisi kupatan biasanya dilaksanakan beberapa hari setelah Idulfitri, sering disebut sebagai bakda kupat, yang dilakukan setelah masyarakat menjalankan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Pada momen ini, masyarakat berkumpul, saling berkunjung, serta berbagi makanan sebagai tanda syukur dan mempererat silaturahmi (Darmawan, 2024).

Kupat selalu digandengkan dengan lepet, makanan dari beras ketan yang dimasak dengan santan dan dibungkus daun kelapa. Dalam filosofi masyarakat Jawa, lepet dimaknai sebagai simbol kelekatan atau persaudaraan, menggambarkan eratnya hubungan antar manusia setelah saling memaafkan. Karena itu, kupat dan lepet tidak hanya menjadi hidangan, tetapi juga lambang kebersamaan yang menguatkan nilai gotong royong dan persatuan (Arieza, 2023; Journal of Ethnic Foods, 2023).

BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Hingga kini, tradisi kupat lepet masih lestari di berbagai daerah di Indonesia, terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Di tengah perubahan zaman, tradisi ini menjadi pengingat bahwa Idulfitri bukan hanya tentang kemenangan, perayaan, tetapi juga tentang membersihkan hati, merawat persaudaraan, dan menjaga warisan luhur yang penuh makna.

Kupat lepet  mengajarkan kepada kita bahwa kebahagiaan lebaran tidak selalu hadir dari kemewahan, melainkan dari kesederhanaan, saling memaafkan, saling memberi  dan kebersamaan yang tulus antar sesama. (KA)

Sejarah Kupat LepetSunan KalijogoWalisongo
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Merawat Anjangsana di Momentum Idulfitri: Menjaga Tradisi Leluhur, Menguatkan Silaturahmi
next post
Nyawiji, Reuni Akbar IKA SMANSARA Hadirkan Aksi Nyata untuk Masyarakat

You may also like

Pawai Ta’aruf MTQ XXXI,  Membumikan Al-Quran dan Perkuat Persatuan

12/09/2026

Cakra Bumi Jepara, Jaga Lentera Budaya Lewat Kirab Pusaka

26/08/2026

Semarak Karnaval RW 03 Suwawal, Wujudkan Kemerdekaan dalam Kerukunan dan Kebersamaan

23/08/2026

Kirab Budaya Gerakkan Ekonomi Wong Cilik

18/08/2026

Jepara Art Carnival 2026 Semarakkan HUT ke-81 RI, Kenalkan Budaya Jepara ke Pentas Dunia

15/08/2026

Jejak Rahayu Kiswara Meniti di Dunia Sinden

30/07/2026

Terkini

  • Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

    14/10/2026
  • BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

    14/10/2026
  • Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    14/10/2026
  • Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

    14/10/2026
  • LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

    13/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here