Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, October 8, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Budaya

Festival Memeden Gadhu 2026: Ruang Budaya, Literasi, dan Solidaritas Warga

by Redaksi 22/05/2026
Redaksi 22/05/2026 191 views
Seorang seniman sedang membuat memeden gadhu yang terbuat dari jerami
191

JEPARA | GISTARA. COM –  Festival Memeden Gadhu 2026 akan digelar pada 22–25 Mei 2026 di Dukuh Karang Sari RT 04 RW 05 Desa Kepuk, Bangsri, Jepara. Festival ini menjadi ruang pertemuan antara tradisi rakyat, gerakan literasi masyarakat, seni komunitas, dan partisipasi warga dalam merawat budaya lokal secara bersama-sama.

Mengangkat tradisi Memeden Gadhu sebagai inti perayaan, festival ini menghadirkan berbagai kegiatan budaya dan kreatif seperti Tari Tani Kolosal, Wayang Kampung Gadhu, lokakarya budaya, praktik pembuatan Memeden Gadhu, workshop kreatif anak, lapak baca, produksi zine independen, bazar warga, pertunjukan seni, hingga ngaji budaya dan tirakatan kampung.

Festival juga melibatkan berbagai komunitas lintas bidang yang membuka ruang mini workshop dan aktivitas partisipatif masyarakat. Salah satu agenda khusus tahun ini adalah pameran lukisan bertajuk “Fragmen Jerami dan Kehampaan Modern” karya Tino Jones yang menghadirkan refleksi visual tentang kehidupan masyarakat agraris, perubahan sosial, dan keterasingan manusia modern.

BACA JUGA: Jelang Idul Adha, Masjid di Jepara Didorong Setor Dana Kurban ke BAZNAS, Berikut Alurnya

Ketua Program Festival Memeden Gadhu, Den Hasan, menyebut bahwa festival ini bukan sekadar acara budaya tahunan, tetapi ruang bersama untuk menghidupkan kembali ingatan kampung dan solidaritas masyarakat.

“Festival Memeden Gadhu bukan hanya tontonan. Ini ruang berkumpul, ruang belajar, dan ruang untuk mengingat kembali siapa kita sebagai masyarakat yang punya akar budaya,” ujarnya pada gistara, (22/5/26).

Menurut Den Hasan, tradisi budaya memiliki hubungan erat dengan gerakan literasi masyarakat. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai membaca buku, tetapi juga membaca kehidupan, membaca tradisi, dan memahami pengalaman sosial masyarakat.

Salah stand di memeden gadhu yang menawarkan beragam minuman

“Tradisi seperti Memeden Gadhu menyimpan banyak pengetahuan lokal, simbol, cerita rakyat, dan nilai kebersamaan. Ketika tradisi dipelajari, didokumentasikan, dan dibagikan kembali kepada generasi muda, di situlah literasi bekerja,” tambahnya.

Festival ini juga menjadi ruang tumbuhnya solidaritas antarwarga. Selama persiapan hingga pelaksanaan, masyarakat terlibat aktif melalui kerja gotong royong, mulai dari menyiapkan tempat, konsumsi, dekorasi, hingga membantu kebutuhan teknis festival.

“Yang paling terasa adalah semua warga merasa memiliki festival ini. Ada yang menyumbang tenaga, alat, makanan, bahkan rumahnya dipakai untuk tempat singgah tamu dan komunitas. Semangat itu yang membuat budaya kampung tetap hidup,” kata Den Hasan.

BACA JUGA: DPRD Jepara Godok Empat Ranperda, Ada Regulasi Pemilihan Petinggi

Di tengah perubahan sosial dan semakin kuatnya budaya individualisme, Festival Memeden Gadhu diharapkan menjadi ruang temu masyarakat untuk kembali membangun hubungan sosial secara nyata.

Festival ini sekaligus menjadi ajakan bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton budaya, tetapi ikut terlibat menjaga, merawat, dan mengembangkan tradisi dengan cara-cara kreatif yang relevan dengan zaman hari ini.

Festival Memeden Gadhu terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang lintas generasi dalam merayakan budaya, solidaritas, dan kehidupan kampung yang terus tumbuh bersama masyarakat. (KA)

KepukMemeden gadhuRuang budaya
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Pembinaan BCB Bahas Manajemen Waktu dan Prioritas dalam Perspektif Islam
next post
Saat Doa Iringi Langkah Terakhir di Bangku Madrasah

You may also like

Pawai Ta’aruf MTQ XXXI,  Membumikan Al-Quran dan Perkuat Persatuan

12/09/2026

Cakra Bumi Jepara, Jaga Lentera Budaya Lewat Kirab Pusaka

26/08/2026

Semarak Karnaval RW 03 Suwawal, Wujudkan Kemerdekaan dalam Kerukunan dan Kebersamaan

23/08/2026

Kirab Budaya Gerakkan Ekonomi Wong Cilik

18/08/2026

Jepara Art Carnival 2026 Semarakkan HUT ke-81 RI, Kenalkan Budaya Jepara ke Pentas Dunia

15/08/2026

Jejak Rahayu Kiswara Meniti di Dunia Sinden

30/07/2026

Terkini

  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
  • Pemkab Jepara Salurkan BLT DBHCHT ke 4.813 Butuh dan Petani Tembakau

    07/10/2026
  • Cetak Instruktur yang Berkualitas, PC PMII Jepara Gelar Pelatihan Instruktur Cabang

    06/10/2026
  • Bimwin bagi Calon Pengantin, Wujudkan Keluarga yang Harmonis dan Berkualitas 

    06/10/2026
  • Pemkab Jepara Dorong BUMDesa Masuk Rantai Pasok Ritel

    06/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here