Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Thursday, September 24, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

Jaga Warisan Budaya, PC IPNU IPPNU Jepara Gelar Sekolah MC Basa Jawa

by Redaksi 10/08/2026
Redaksi 10/08/2026 92 views
Pembukaan Sekolah MC
92

JEPARA | GISTARA. COM – Di tengah derasnya arus modernisasi yang perlahan menggeser penggunaan bahasa dan budaya lokal, upaya untuk menjaga warisan budaya Jawa menjadi tanggung jawab bersama, khususnya generasi muda.

Semangat tersebut diwujudkan oleh PC IPNU IPPNU Jepara melalui kegiatan Sekolah MC Basa Jawa, yang dilaksanakan di Gedung MWC NU Jepara Kota, Ahad (9/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti oleh 28 peserta dari kalangan kader dan anggota IPNU IPPNU. Mengusung semangat “Nguri-nguri budaya Jawa, nglestarekake basa Jawa lumantar kaprigelan dadi pranoto acara”, kegiatan ini tidak cuma menjadi pelatihan berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi ruang belajar untuk memahami, menggunakan, sekaligus merawat bahasa dan budaya Jawa.

BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA., Anggota DPR RI Fraksi PKB Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Ketua PC IPPNU Jepara, Rekanita Makhsyatul Azhari dalam sambutannya menyampaikan, agar para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk berkiprah di organisasi maupun masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua PC Lesbumi NU Jepara turut memberikan arahan singkat mengenai pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal.

Belajar Menjadi Pranata Acara dari Praktisi Budaya Jawa Hadir sebagai pemateri, Ki Sholeh Ronggo Warsito, S.Pd.I, seorang praktisi seni dan budaya Jawa yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia kepemanduan acara dan kesenian tradisional.

BACA JUGA: Era Baru Keterbukaan Informasi Publik, Kolaborasi Pemda dan Media Lokal Jadi Sorotan

Ki Sholeh Ronggo Warsito lahir di Kudus, dan saat ini berdomisili di Dukuh Kedung Lamping RT 03/RW 06, Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo. Ia dikenal memiliki berbagai kiprah di bidang seni, budaya, dan pendidikan, di antaranya sebagai dalang wayang kulit, dalang ruwat, panatacara, pengasuh Paguyuban Mustiko Laras, pelatih macapat, guru Bahasa Jawa, serta pembicara dalam pengajian umum.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan keterampilan menjadi seorang pranata acara atau MC berbahasa Jawa. Materi tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga diarahkan pada kemampuan praktis.

Peserta Sekolah MC bersama narasumber

Peserta dibekali mengenai teknik dasar menjadi MC, olah vokal dan intonasi, penyusunan teks pembawa acara, etika dalam memandu acara, tata cara berbicara menggunakan Bahasa Jawa, hingga praktik langsung menjadi pranata acara.

Pembelajaran tersebut menjadi penting karena seorang MC bukan sekadar orang yang berbicara di depan forum. Seorang pranata acara dituntut mampu memahami karakter acara, memilih bahasa yang tepat, mengatur alur kegiatan, membangun komunikasi dengan audiens, serta menjaga etika dan kesopanan selama acara berlangsung.

BACA JUGA: Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H. Abdul Wahid Komitmen Perjuangkan PIP Murid Madrasah dan Kesejahteraan Guru

Bukan cuma Belajar, tetapi Menyiapkan Kader Berbudaya Salah satu harapan peserta dalam kegiatan tersebut adalah agar Sekolah MC Basa Jawa dapat menjadi sarana bagi kader IPNU IPPNU untuk semakin dekat dengan budaya sendiri.

“Harapan saya, dengan adanya Sekolah MC ini, rekan-rekanita bisa ikut serta melestarikan budaya Jawa, terlebih tata cara berbahasa yang sangat berguna, minimal untuk diri sendiri, karena menjadi bekal ketika terjun ke masyarakat.”

Hal tersebut  sejalan dengan tujuan panitia yang tidak ingin kegiatan berhenti sebagai pelatihan satu hari. Sekolah MC Basa Jawa diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kader-kader IPNU IPPNU Jepara yang berani tampil, komunikatif, memiliki kemampuan kepemanduan acara yang baik, sekaligus memiliki kepedulian terhadap bahasa dan budaya Jawa.

Sekolah MC Basa Jawa diharapkan mampu menghasilkan output yang nyata. Peserta tidak hanya memahami teori menjadi MC, tetapi juga memiliki keberanian berbicara di depan umum, mampu menyusun teks pembawa acara, memahami teknik dan etika kepemanduan, serta dapat menggunakan Bahasa Jawa secara tepat dalam berbagai forum. (KA)

IPNUIPPNUSekolah MC
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Kolaborasi RBI dan Forum TBM Tingkatkan Gerakan Literasi di Jepara
next post
Musran Tahap Pertama MWC NU Tahunan Sukses Digelar, Ini Hasil Lengkapnya

You may also like

PMII Jepara Dorong Kader Jadi Pelopor Demokrasi dalam Pilpet 2026

24/09/2026

Tambang Tanah Uruk Kecapi Kembali Beroperasi, Tim Terpadu Hentikan Aktivitas

24/09/2026

Pengurus LPTQ Jepara 2026-2031 Dilantik, Syiar dan Habituasi Al-Qur’an Jadi Fokus

23/09/2026

Awali Jepara Kite Festival 2026 Launching Lagu Layang-Layang, Pelangi Jepara Gelar Konser Musik Gratis 

23/09/2026

Perkuat Literasi Kepemiluan, Bawaslu Jepara Gelar Kelas Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di UAJ

22/09/2026

Bentengi Desa dari Narkoba, Satresnarkoba Polres Jepara Sisir Warga  Lewat Penyuluhan Hukum

22/09/2026

Terkini

  • PMII Jepara Dorong Kader Jadi Pelopor Demokrasi dalam Pilpet 2026

    24/09/2026
  • Tambang Tanah Uruk Kecapi Kembali Beroperasi, Tim Terpadu Hentikan Aktivitas

    24/09/2026
  • Pengurus LPTQ Jepara 2026-2031 Dilantik, Syiar dan Habituasi Al-Qur’an Jadi Fokus

    23/09/2026
  • Awali Jepara Kite Festival 2026 Launching Lagu Layang-Layang, Pelangi Jepara Gelar Konser Musik Gratis 

    23/09/2026
  • Perkuat Literasi Kepemiluan, Bawaslu Jepara Gelar Kelas Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di UAJ

    22/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here