Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, September 22, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Pendidikan

KKN XXI UNISNU Jepara Ajak Santri Sadamiyyah Wujudkan Pesantren Tanpa Bullying

by Redaksi 17/08/2026
Redaksi 17/08/2026 141 views
Naili Rofiqoh S. Psi., M. Si. memberikan edukasi cegah bullying
141

JEPARA | GISTARA. COM – Meningkatnya kasus perundungan (bullying) dan kekerasan di dunia pendidikan memerlukan tindakan konkret, inovatif, serta berbasis pendidikan yang melibatkan berbagai disiplin ilmu. Sebagai tanggapan terhadap tantangan itu, Mahasiswa KKN Angkatan XXI Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara mengadakan sosialisasi bertema “Edukasi Pencegahan Bullying dan Penguatan Lingkungan Ramah Anak” pada Sabtu (15/8/2026) di Aula Pondok Pesantren Sadamiyyah, Desa Guyangan, Bangsri, Jepara.

Acara yang dipimpin oleh Rafika Dewi Anjani sebagai Master of Ceremony (MC) ini dihadiri oleh 110 santri dan siswa-siswi dari tingkat MI , MTs hingga SMK Sadamiyyah. Acara dimulai dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Moh. Sa’dullah, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, serta Mars Jepara.

Dalam sambutannya, Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) KKN Desa Guyangan, Saili Muna Maulaya, menekankan bahwa pesantren dan lembaga pendidikan berbasis agama harus menjadi tempat yang paling aman dan inklusif bagi anak untuk berkembang.

Ucapan hangay disampaikan oleh Kepala MTs Sadamiyyah,  Fajrur Rahman Hamid, M.Pd., yang mengapresiasi upaya kolaboratif mahasiswa KKN dengan Manshura Law Institute dalam membangun lingkungan belajar yang mendukung anak.

BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA., Anggota DPR RI Fraksi PKB Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Memasuki sesi utama, pemaparan materi dan diskusi interaktif sepenuhnya dipandu oleh Dewani Kumalasari sebagai moderator. Sesi pertama menampilkan ahli psikologi dan akademisi dari UNISNU Jepara, Naili Rofiqoh, S.Psi., M.Si., yang menyampaikan materi tentang Pesantren Tanpa Kekerasan dan Pelecehan.

Dalam penjelasannya, ia menekankan jenis perundungan yang sering diabaikan, seperti cyberbullying berupa doxing halus (modifikasi foto atau video teman menjadi stiker ejekan pada grup percakapan) serta pengucilan sosial.

Banyak anak melihat ejekan atau penggunaan stiker digital sebagai bentuk ‘humor’, namun efek psikologisnya bisa membuat mereka merasa terasing, cemas berlebihan, bahkan depresi.

“Kita perlu dengan jelas membedakan antara lelucon yang baik dan tindakan perundungan yang bertahap,” kata Anggota Satgas PPKPT UNISNU tersebut.

Mahasiswa KKN Unisnu Jepara bersama narasumber dan santri Ponpes Sadamiyah

Sesi kedua dilanjutkan oleh M. Naufal Najmuddin, S.H., seorang praktisi hukum dari Manshura Law Institute yang membahas dampak hukum dari tindakan kekerasan dan perundungan berdasarkan UU Perlindungan Anak, UU Pesantren, dan UU TPKS.

Ia menekankan prinsip fiqih bahwa mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada meraih manfaat sebagai dasar moral dan hukum dalam perlindungan anak di lingkungan pesantren.

BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Dirgahayu RI ke-81

Peserta tidak hanya mendengarkan materi, mereka juga dilibatkan untuk aktif berpartisipasi dalam sesi Papan Aspirasi. Dalam sesi ini, setiap santri mencatat harapan, pesan, dan komitmen pribadi di sticky notes kemudian menempelkannya di papan komitmen bersama sebagai lambang penolakan terhadap kekerasan.

Kemeriahan acara semakin jelas saat mahasiswa KKN memandu peserta untuk berpartisipasi dalam pembuatan dan pemanfaatan bingkai foto kreatif bertema Stop Bullying.

Acara diakhiri dengan Pembacaan Komitmen Deklarasi Pesantren Tanpa Kekerasan dan penyerahan cenderamata secara simbolis oleh Kormades Saili Muna Maulaya kepada kedua pembicara.

Kerja sama yang kuat antara KKN XXI UNISNU Desa Guyangan dan Yayasan Sadamiyyah diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan adil untuk semua santri. (KA).

Cegah bullyingKKN Unisnu JeparaPonpes SadamiyahSantri
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Tirakatan HUT RI ke-81,  Warga RT 09 RW 03  Suwawal  Gelar Doa Bersama
next post
Semangat Kemerdekaan, Wakil Katib Syuriah PWNU Jateng Hadiahkan Buku kepada Bupati Jepara

You may also like

Baru Dilantik, KKMA 02 Jepara Langsung Tancap Gas Bedah Kerangka TKA 2026

19/09/2026

Belajar Menjadi Pemimpin, Mahasiswa BCB Unisnu Jepara Kaji Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan

17/09/2026

80 Guru Inti KKMTs 02 Jepara Digembleng Menyusun Soal Asesmen Berkualitas

16/09/2026

Dari Serbuk Kayu Jadi Cerita Laut, 150 Anak Jepara Unjuk Kreativitas

15/09/2026

Bukan Sekadar Berkemah, 501 Pramuka Karimunjawa Belajar Jaga Alam dan Peduli Sesama

11/09/2026

Jelang Pelaksanaan Persimanu 2, Panitia Gelar Rakor Lintas Sektor

09/09/2026

Terkini

  • Perkuat Literasi Kepemiluan, Bawaslu Jepara Gelar Kelas Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu di UAJ

    22/09/2026
  • Bentengi Desa dari Narkoba, Satresnarkoba Polres Jepara Sisir Warga  Lewat Penyuluhan Hukum

    22/09/2026
  • PD Forum TBM Jepara Susun Profil, Perkuat Jejaring dan Gerakan Literasi

    22/09/2026
  • Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

    21/09/2026
  • Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

    21/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here