Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, October 6, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Muria

Munajat Kemerdekaan, PMII Jepara Serukan Perjuangan Melawan Ketidakadilan

by Redaksi 21/08/2026
Redaksi 21/08/2026 113 views
Ahmad Fazari, Ketua PC PMII Jepara
113

JEPARA | GISTARA. COM – Peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada seremoni pengibaran bendera dan berbagai perayaan belaka. Kemerdekaan juga harus menjadi momentum untuk kembali mempertanyakan sejauh mana negara mampu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Pesan tersebut disampaikan Ketua PC PMII Jepara, Ahmad Fazari, dalam Munajat Kemerdekaan dan Orasi Kebangsaan yang digelar di Wisma Pergerakan Karang Kebagusan, Rabu malam (19/8/2026).

Dalam orasinya bertajuk Fazari mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk tidak sekadar memaknai kemerdekaan sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai perjuangan yang harus terus dijaga.

“Hari ini, kita berdiri di atas tanah yang katanya merdeka. Kita bernapas di bawah langit yang katanya telah terbebas dari cengkeraman penjajah. Tapi mari kita jujur dan bertanya pada nurani kita yang paling dalam: apakah kita benar-benar sudah merdeka?” tegasnya.

BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Dirgahayu RI ke-81

Menurut Fazari,  kemerdekaan sejati tidak cukup diukur dari terbebasnya Indonesia dari penjajahan bangsa asing. Kemerdekaan, kata dia, harus tercermin dari terpenuhinya kebutuhan dasar dan terlindunginya hak-hak masyarakat.

“Kemerdekaan sejati adalah ketika perut rakyat tidak lagi lapar karena harga bahan pokok yang mencekik. Kemerdekaan sejati adalah ketika ruang-ruang hidup masyarakat tidak dirampas atas nama investasi dan pembangunan yang buta terhadap kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan ketimpangan hukum dan kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat kecil. Petani, nelayan, buruh hingga kelompok marginal, menurutnya, masih menghadapi beban kehidupan yang berat.

Fazari mengkritik kondisi ketika kekuasaan dan kekayaan dinilai hanya berputar di kalangan tertentu. Ia menyebut tantangan bangsa saat ini bukan lagi sekadar penjajahan dalam bentuk klasik, melainkan juga keserakahan, ketidakpedulian dan ketidakadilan.

“Jika penjajahan masa lalu dilakukan oleh bangsa asing, maka hari ini kita sedang dijajah oleh keserakahan dan ketidakpedulian dari bangsa kita sendiri,” katanya.

Di hadapan peserta Munajat Kemerdekaan, Fazari  juga mengutip pesan Bung Karno mengenai beratnya perjuangan generasi setelah kemerdekaan.

Ia menilai pesan tersebut masih relevan untuk membaca kondisi bangsa saat ini. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh memilih diam ketika menemukan ketidakadilan.

“Apakah kita akan diam? Tidak! Apakah kita akan membiarkan api kemerdekaan ini padam oleh pesimisme dan ketakutan? Tidak!” serunya yang disambut semangat peserta.

BACA JUGA: Kupas KDMP, PMII Jepara Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Profesional

Fazari menegaskan, mahasiswa harus menjadi kekuatan kritis yang tetap berpihak kepada kepentingan rakyat. Namun, perjuangan tersebut harus diarahkan pada persoalan yang lebih substantif, bukan terjebak pada konflik antarmasyarakat.

“Jangan biarkan kita dipecah-belah oleh isu murahan dan adu domba. Musuh kita bukanlah sesama rakyat, melainkan ketidakadilan, korupsi, dan sistem yang menindas,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai bahan bakar perjuangan dalam mengawal jalannya pemerintahan.

“Kita tuntut negara untuk kembali pada janji kemerdekaannya: melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum, bukan kesejahteraan segelintir golongan,” tandasnya.

Menutup orasinya, Fazari  menyerukan agar semangat kritis dan keberanian terus dirawat. Menurutnya, kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebagai alasan untuk berhenti berjuang.(KA)

 

KemerdekaanKetidakadilanMunajat
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Perkuat Tata Kelola Organisasi, KKN Unisnu Jepara XXI Desa Troso Gelar Pelatihan MANTAB untuk Kader IPNU-IPPNU
next post
Bina UMKM, Mahasiswa KKN UNISNU Jepara XXI Desa Mantingan Rebranding Rempeyek Al-Suroya

You may also like

Gentur Ajak Masyarakat Manfaatkan AI Berlandaskan Nilai-Nilai Islam

05/10/2026

Keren! Pemkab Jepara Sabet Penghargaan JDIH dengan Progres Pencapaian Terbaik

05/10/2026

Bangun Budaya Literasi, Dosen Unisnu Jepara Kenalkan ADe di SDN 3 Ujung Batu

03/10/2026

Pemkab Jepara Canangkan Desa Digital, Dorong Pemerintahan Desa Efektif, Transparan dan Akuntabel

02/10/2026

Lantik Pengurus  MWCNU Kalinyamatan 2026-2031, Mbah Yatun Ajak NU Struktural dan Kultural Bersinergi

01/10/2026

Perpusdes Tegalsambi Naik Kelas, Unisnu Jepara Hadirkan Transformasi Digital

01/10/2026

Terkini

  • Gentur Ajak Masyarakat Manfaatkan AI Berlandaskan Nilai-Nilai Islam

    05/10/2026
  • Keren! Pemkab Jepara Sabet Penghargaan JDIH dengan Progres Pencapaian Terbaik

    05/10/2026
  • El Niño Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat

    04/10/2026
  • Gus Nabil Ajak Jama’ah untuk Bersikap Tawadu’, Bersyukur dan Perbanyak Istigfar

    04/10/2026
  • MES Jateng Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Syariah dan UMKM

    04/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here