Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, October 14, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Nasional

Sejarah Panjang Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang

by Redaksi 28/08/2026
Redaksi 28/08/2026 156 views
Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang
156

JOMBANG | GISTARA. COM — Saat ini mata seluruh warga Indonesia tertuju pada Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, khususnya warga NU. Di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini, digelar Muktamar NU ke-35.

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang merupakan salah satu pesantren tua yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam dan tradisi pesantren di Indonesia.

Mengutip laman MA Unggulan KH Abd. Wahab Hasbullah PP Bahrul Ulum Tambakberas, cikal bakal pesantren ini bermula sekitar tahun 1825 di Dusun Gedang, Desa Tambakberas. Pesantren didirikan KH Abdus Salam atau yang dikenal sebagai Mbah Shoichah.

Bersama para pengikutnya, KH Abdus Salam membangun sebuah langgar dan pondokan sederhana yang menampung sekitar 25 orang. Dari jumlah tersebut, pesantren ini kemudian dikenal dengan sebutan Pondok Selawe.

BACA JUGA: Heboh Pulau Menjangan Kecil Dikabarkan Dijual Rp500 Miliar, Bupati Jepara Tegaskan itu Hoaks

KH Abdus Salam memiliki sejumlah putra-putri. Salah seorang putrinya, Halimah, dinikahkan dengan Asy’ari, seorang santri asal Demak yang kelak dikenal sebagai cikal bakal pendiri Pondok Pesantren Tebuireng.

Sementara itu, putrinya yang lain, Fathimah, menikah dengan Sa’id. Dari pernikahan tersebut lahir Chasbullah yang kemudian menjadi salah satu tokoh penting dalam kelanjutan pesantren.

Setelah KH Abdus Salam wafat, Pondok Selawe diteruskan oleh KH Utsman. Di sisi lain, KH Sa’id mengembangkan pendidikan pesantren dengan mendirikan kompleks pesantren di sebelah barat Dusun Gedang setelah memperoleh izin dari mertuanya. Kompleks inilah yang kemudian berkembang menjadi Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Kepemimpinan selanjutnya diteruskan KH Chasbullah, putra KH Sa’id. Dalam mengembangkan pesantren, KH Chasbullah didampingi istrinya, Nyai Latifah. Dari pasangan ini lahir sejumlah putra-putri, di antaranya KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Abdul Hamid, KH Abdurrahim, Nyai Khodijah, Nyai Fatimah, Sholihah, Zuhriyah, dan Aminaturrokhiyah.

BACA JUGA: Menumbuhkan “Agripreneur” Cilik: Implementasi Urban Farming Berbasis STEM di SDN 7 Klumpit Kudus

Pada 1920, KH Chasbullah wafat. Kepemimpinan pesantren kemudian diteruskan oleh putra-putranya, yakni KH Abdul Wahab, KH Abdul Hamid, dan KH Abdurrahim.

Nama Bahrul Ulum

Nama Bahrul Ulum belum digunakan pada masa KH Abdus Salam. Nama tersebut secara resmi diberikan oleh KH Abdul Wahab Hasbullah pada 1967.

KH Abdul Wahab Hasbullah sendiri dikenal sebagai salah satu ulama penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama sekaligus tokoh perintis organisasi tersebut. Ia wafat pada 29 Desember 1971.

Memasuki 1987, kepemimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum mulai dijalankan secara kolektif melalui Dewan Pengasuh. Dewan tersebut diketuai KH M. Sholeh Abdul Hamid. Pada masa ini juga berdiri Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang diketuai KH Ahmad Fatih Abd. Rohim.

Di bawah kepemimpinan KH M. Sholeh Abdul Hamid, perkembangan PP Bahrul Ulum berlangsung pesat. Sejumlah kompleks atau ribath kemudian tumbuh untuk menampung santri, di antaranya Al-Muhajirin, As-Sa’idiyah, Al-Muhibbin, Ar-Roudloh, Al-Ghozali, Al-Hikmah, Al-Wahabiyah, Al-Fathimiyah, Al-Lathifiyah, An-Najiyah, As-Salma, Al-Fattah, Al-Asy’ari, Kompleks Chasbullah, Al-Maliki, dan Al-Hamidiyah.

BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Dirgahayu RI ke-81

Setelah KH M. Sholeh Abdul Hamid wafat pada 2006, kepengasuhan dilanjutkan KH Amanullah Abdurrahim. Namun, KH Amanullah juga wafat pada 2007.

Selanjutnya, kepemimpinan Majelis Pengasuh PP Bahrul Ulum diteruskan oleh KH Hasib Abd. Wahab.

Perjalanan panjang sejak Pondok Selawe hingga menjadi Pondok Pesantren Bahrul Ulum menunjukkan bagaimana tradisi pendidikan pesantren di Tambakberas tumbuh dari sebuah langgar dan pondokan sederhana menjadi kompleks pendidikan Islam yang besar dan memiliki pengaruh luas. (KA)

Bahrul UlumMuktamarPondok PesantrenTambakberas Jombang
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Pemdes  Didorong Optimalkan Keterbukaan Informasi Publik
next post
MPLS Sekolah Rakyat Jepara: Kak Amin Ajak Anak-Anak Berlaku Jujur dan Amanah

You may also like

Ribuan Kader Bakal Hadir, Pemkab Kendal Siap Dukung Kongres IPNU-IPPNU

13/10/2026

El Niño Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat

04/10/2026

PBNU Luncurkan Tema dan Logo Hari Santri 2026,  Menguatkan Akar Tradisi dan Menjaga Keutuhan...

02/10/2026

Hindun Anisah Dorong Ekraf Karimunjawa Naik Kelas, Gekrafs Diminta Perkuat Pendampingan

30/09/2026

Kusta Masih Mengintai Anak, Pemkab Jepara Gandeng Guru Percepat Eliminasi Kusta

28/09/2026

BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Diprediksi Mulai November

27/09/2026

Terkini

  • Dr Haryanto Ungkap Rahasia Manajemen Pembelajaran dalam Surat Al-Alaq

    14/10/2026
  • BPS Jepara Ingatkan, Jangan Keliru Membaca Angka Ekonomi

    14/10/2026
  • Kejar Swastisaba Wistara 2027, FKJS Jepara Perkuat Kelembagaan hingga Desa

    14/10/2026
  • Lantik PRNU Tanjung 2, Rais Syuriyah PCNU Jepara Ingatkan Dua Kriteria Pemimpin

    14/10/2026
  • LPTQ Jepara Siapkan MTQ,  Pembinaan Kader dan Syiar AI-Qur’an Jadi Prioritas

    13/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here