Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Monday, September 21, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Regional

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

by Redaksi 21/09/2026
Redaksi 21/09/2026 2 views
Sumarwati Anggota DPRD Jawa Tengah
2

PEKALONGAN | GISTARA. COM – Anggota DPRD Jawa Tengah, Sumarwati, bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah, secara konsisten mendorong masyarakat untuk mengadopsi prinsip ekonomi sirkular dengan mengolah limbah rumah tangga maupun usaha menjadi produk bernilai guna dan bernilai jual tinggi. Persoalan sampah yang selama ini menumpuk tanpa memberi nilai tambah memerlukan langkah taktis dan kepemimpinan di tingkat akar rumput.

Gagasan tersebut ditegaskan Sumarwati dalam Dialog Aktual bertema “Mengubah Limbah Menjadi Berkah: Inovasi Pengolahan Sampah Organik Berbasis Ekonomi Sirkular” yang digelar bersama kader Muslimat NU Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (19/9/2026).

Bagi Sumarwati, pengolahan sampah bukan sekadar wacana teoritis di atas kertas, melainkan sebuah praktik nyata yang telah terbukti berjalan di lapangan. Di beberapa wilayah Wonopringgo, inisiatif warga dalam memilah dan mengolah limbah terbukti mampu memberikan manfaat konkret bagi perbaikan lingkungan sekaligus menggerakkan perekonomian keluarga.

BACA JUGA: Investor Dubai Bidik Jepara untuk Pembangunan Kilang Minyak, Investasi Capai 5 Triliun

“Tema yang kita usung ini berakar dari praktik yang sudah terbukti di masyarakat. Salah satu desa di Wonopringgo telah berhasil mengolah sampah menjadi berkah, dan model seperti ini harus kita perluas agar tidak berhenti sebagai gerakan lokal semata,” ujar Sumarwati.

Lebih lanjut, Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Tengah dari Daerah Pemilihan Pekalongan, Kota Pekalongan, Batang dan Pemalang ini menjelaskan bahwa hampir seluruh jenis limbah rumah tangga dan usaha memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali apabila dikelola secara kreatif. Limbah kulit buah, misalnya, dapat diproses menjadi sabun nonkimia. Sementara plastik bekas kemasan makanan dan botol minuman pernah dikreasikan menjadi bahan pakaian unik saat Festival Kemerdekaan di Wonopringgo.

Kesadaran pemilahan sampah dari sumbernya juga telah bertumbuh pesat berkat pendampingan yang ada. Di Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, warga kini dibiasakan memisahkan sampah secara disiplin berdasarkan kategorinya: organik, anorganik, hingga limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Bahkan, limbah rumit seperti popok bayi sekali pakai turut disulap melalui teknik khusus menjadi pot tanaman yang memiliki daya tahan baik. DPRD Jateng bersama BRIDA Jateng berkomitmen untuk terus mendorong replikasi inovasi ini melalui gerakan pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah.

Salah satu peserta memberikan respons saat sesi diskusi

Lebih lanjut Sumarwati menjelaskan metode penanganan sampah harus terintegrasi dan pengelolaannya harus penuh kesadaran dari hilir

“Kunci utama penanganan sampah bukanlah seberapa canggih teknologi di hilir, melainkan konsistensi perubahan perilaku masyarakat di hulu. Jika pemilahan sampah organik, anorganik, dan limbah berbahaya sudah selesai di tingkat dapur dan komunitas, persoalan lingkungan dan ancaman kesehatan dapat kita tekan secara signifikan.” Jelas Politisi asal Pekalongan ini.

Mendorong Perubahan Perilaku dan Inovasi Riset

Menyelaraskan langkah legislatif tersebut, Analis Kebijakan Ahli Muda BRIDA Jateng, Dr. Tri Susilowati, menyampaikan bahwa riset dan inovasi pengelolaan sampah harus dipastikan sampai pada tahap penerapan langsung oleh masyarakat (downstream application). Pengelolaan sampah yang terhenti di hilir tanpa pemilahan hanya akan memindahkan masalah dan berpotensi memicu persoalan lingkungan serta kesehatan yang lebih besar.

BACA JUGA: Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran

Dari sudut pandang praktisi, Pengurus Bank Sampah Induk Sahabat Bumi Kabupaten Pekalongan, Tri Indah Mulyaningsih, menjelaskan bahwa limbah organik memegang porsi terbesar dan memiliki fleksibilitas pengolahan yang tinggi.

“Limbah organik bisa kita ubah menjadi pupuk kompos, cairan eco-enzyme yang kaya manfaat, hingga media budidaya maggot (larva lalat black soldier fly). Semua teknik ini relatif mudah dipelajari dan dipraktikkan langsung di tingkat rumah tangga,” terang Tri Indah.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa tantangan mendasar dalam pengelolaan sampah bukanlah ketersediaan teknologi, melainkan konsistensi perubahan perilaku masyarakat. Tanpa adanya kesadaran untuk memilah sejak dari dapur dan komunitas, pengelolaan sampah hanya akan menjadi aktivitas memindahkan beban masalah dari satu tempat ke tempat lain.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular yang didorong para pemangku kebijakan, pengolahan limbah tidak lagi dipandang sebagai sekadar urusan kebersihan, melainkan sebagai aktivitas produktif. Apabila rantai pemilahan, pengolahan, hingga pemasaran produk daur ulang berjalan secara terintegrasi, limbah yang semula dianggap tak bernilai berpotensi kuat menjadi sumber pendapatan baru sekaligus mengurangi beban pencemaran lingkungan secara berkelanjutan. (KA/Irfan Rosyadi)

Barang BernilaiBRIDALimbah Rumah TanggaSumarwati
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

You may also like

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Momentum HUT ke-81 RI, IMPI Bahas Ketahanan Ketuhanan untuk Menjaga NKRI di Era Krisis...

17/08/2026

Terkini

  • Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

    21/09/2026
  • Kiai Fathur Rohman Serukan Kesalehan Total: Ritual, Sosial, dan Ekologis

    21/09/2026
  • Tingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, 17 Madrasah di Jepara Digelontor Revitalisasi Banpres

    20/09/2026
  • Harlah ke-69 YAPI Nahdlatul Fata, Meneguhkan Kembali Peran Orang Tua dalam Pendidikan

    19/09/2026
  • PERSIMANU 2 Digelar, Pelajar Ma’arif NU Jepara Didorong Ukir Prestasi

    19/09/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here