JEPARA | GISTARA.COM – Kontingen Kabupaten Jepara resmi dilepas untuk berlaga di Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah V dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Jepara membidik 50 medali emas di Porprov, sementara kontingen Peparprov menargetkan tujuh emas dan masuk sepuluh besar.
Pelepasan kontingen berlangsung di Pendapa Kartini Jepara, Sabtu (10/10/2026) malam. Dalam ajang tersebut, para atlet diharapkan mampu membawa nama Jepara melalui prestasi dan sportivitas.
Salah satu atlet yang menjadi tumpuan Jepara di Peparprov adalah Fannie Alicha Elisaveta. Atlet para-bulu tangkis asal Desa Bawu, Kecamatan Batealit, itu membidik medali emas setelah sebelumnya meraih perunggu pada Asian Youth Para Games 2025 di Dubai.
“Targetnya emas,” kata Fannie seusai seremoni pelepasan kontingen.
Untuk mewujudkan target tersebut, Fannie menjalani latihan intensif melalui program Jangka Panjang Atlet Potensial (PJPAP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah di Solo. Latihan berlangsung enam hari dalam sepekan, dari Senin hingga Sabtu.
Ketua NPCI Kabupaten Jepara, Asrori, menyebut Fannie sebagai salah satu atlet unggulan Jepara di cabang olahraga para-bulu tangkis. Namun, ia mengakui atlet paralimpik masih menghadapi tantangan, terutama terkait aksesibilitas dan mobilitas menuju tempat latihan.
“Yang paling berat ya karena kita paralimpik itu di aksesibilitas. Atlet seperti tunanetra dan tunagrahita tidak bisa berangkat sendiri,” ujarnya.
Menurut Asrori, dukungan keluarga atau orang terdekat sangat dibutuhkan agar atlet dapat mengikuti latihan secara rutin. Ia juga menyoroti aturan yang membatasi atlet unggulan hanya tampil pada satu nomor pertandingan. Ketentuan tersebut dinilai memengaruhi peluang kontingen untuk menambah medali.
Pada Peparprov sebelumnya di Pati, Jepara menempati peringkat ke-11 dengan raihan empat emas. Tahun ini, NPCI Jepara menargetkan tujuh emas dan posisi sepuluh besar. Sebanyak 16 atlet akan mewakili Jepara dalam Peparprov V di Kota Surakarta pada 22–26 November 2026.
Ketua Kontingen Jepara, Ary Bachtiar, menjelaskan kontingen Peparprov berjumlah 26 orang, terdiri atas 16 atlet, lima pelatih, dan lima ofisial. Mereka akan bertanding pada 16 nomor pertandingan.
Sementara itu, kontingen Porprov Jepara berjumlah 367 orang, meliputi 262 atlet, 65 pelatih, dan 40 ofisial. Mereka akan berlaga pada 225 nomor dari 40 cabang olahraga.
Porprov Jawa Tengah XVII dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya, dengan tambahan lokasi pertandingan di Kabupaten Blora dan Kota Surakarta.
Ary mengatakan target 50 medali emas ditetapkan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tim KONI Jepara. Persiapan atlet telah dilakukan melalui Pusat Pelatihan Kabupaten selama tiga bulan dan pemusatan latihan (training center) selama 17 hari.
Ketua KONI Kabupaten Jepara, Miftah Arifin, menegaskan kesiapan pihaknya mengawal perjuangan para atlet. Ia optimistis persiapan yang telah dilakukan dapat menjadi bekal untuk bersaing dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Kami optimistis kontingen Jepara mampu bersaing dan berjuang meraih target 50 medali emas,” ujarnya.
Menurut Miftah, keberhasilan kontingen tidak semata-mata diukur dari jumlah medali. Para atlet juga diharapkan mampu menjaga sportivitas sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Jepara.
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan target menembus posisi keempat pada Porprov tahun ini. Pemerintah Kabupaten Jepara juga mengupayakan pemberian bonus bagi atlet peraih medali emas sesuai target kontingen.
Besaran bonus tersebut masih akan dihitung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan dibahas dengan pimpinan DPRD. Witiarso berharap dukungan itu dapat menambah motivasi para atlet untuk memberikan hasil terbaik.
Ia juga meminta para ketua cabang olahraga mendampingi atlet selama persiapan hingga pertandingan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Dukungan lain datang dari Polres Jepara. Kapolres Jepara AKBP Keris Aji Wibisono menyatakan akan memberikan fasilitas pembuatan surat izin mengemudi (SIM) secara gratis kepada atlet yang meraih medali emas, perak, maupun perunggu di Porprov.
Dengan persiapan dan dukungan berbagai pihak, kontingen Jepara diharapkan mampu memenuhi target sekaligus membawa pulang prestasi dari dua ajang olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut. (KA)