Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Wednesday, October 28, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Nasional

Berikut 16 Rekomendasi Rakernas ke-6 Dewan Pendidikan se-Indonesia 

by Redaksi 28/10/2026
Redaksi 28/10/2026 2 views
Rapat Kerja Nasional Dewan Pendidikan Tahun 2026
2

SOLO | GISTARA. COM  – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-6 Dewan Pendidikan Seluruh Indonesia yang berlangsung pada 20–22 Oktober 2026 di Hotel Dwangsa, Solo, Jawa Tengah, menghasilkan 16 rekomendasi strategis untuk pembenahan pendidikan nasional.

Rekomendasi tersebut mencakup penyempurnaan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas), penguatan kelembagaan Dewan Pendidikan, kesejahteraan guru, pemerataan pendidikan, hingga pengaturan kecerdasan buatan (AI).

Ketua Tim Penyusunan Rekomendasi Rakernas, Profesor Junaidi, yang juga menjabat Ketua Forum Dewan Pendidikan Nasional, menjadi salah satu figur penting dalam perumusan rekomendasi tersebut.

Hasil Rakernas menekankan perlunya pemerintah dan DPR RI menyusun serta menyempurnakan RUU Sisdiknas secara komprehensif dan partisipatif. Regulasi pendidikan nasional diharapkan mampu menjamin kepastian hukum, kesinambungan kebijakan, desentralisasi pendidikan, serta keterlibatan pemangku kepentingan.

BACA JUGA: Jepara Bersholawat, Ikhtiar Batiniah Pemkab untuk Pembangunan Daerah

Salah satu perhatian utama adalah penguatan kelembagaan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Rakernas merekomendasikan agar keberadaan, kedudukan, tugas, fungsi, dan hubungan kelembagaan Dewan Pendidikan di berbagai tingkatan diatur secara jelas dalam RUU Sisdiknas.

“Istilah Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah harus tetap dipertahankan,” demikian bunyi salah satu poin rekomendasi Rakernas.

Selain pengakuan kelembagaan, rekomendasi tersebut juga menekankan perlunya jaminan independensi dan dukungan pendanaan melalui nomenklatur serta kode anggaran yang jelas.

Rakernas juga mendorong pembagian kewenangan pendidikan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diperjelas. Harmonisasi regulasi dinilai penting agar tata kelola pendidikan umum dan pendidikan keagamaan mendapatkan perhatian yang setara.

BACA JUGA: Perluas Akses Pendidikan, Bupati Jepara Salurkan Kartu Sarjana Rp2,49 Miliar

Soroti Dana BOS dan Perlindungan Guru

Dalam bidang pembiayaan, hasil Rakernas merekomendasikan penyesuaian dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berdasarkan kebutuhan riil satuan pendidikan, inflasi, karakteristik wilayah, dan standar pelayanan pendidikan.

Pemerintah juga didorong mengevaluasi efektivitas distribusi dana BOS, kebijakan sekolah gratis, serta dukungan pembiayaan bagi sekolah negeri dan swasta.

Persoalan kesejahteraan dan perlindungan guru turut menjadi perhatian. Rakernas mendorong peningkatan penghasilan dan tunjangan profesi guru, pemerataan tenaga pendidik, serta evaluasi kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Evaluasi tersebut diharapkan memperhatikan kebutuhan tenaga pendidik di sekolah swasta dan madrasah swasta.

BACA JUGA: Dukung Pariwisata, Express Bahari 7G Perkuat Konektivitas Jepara–Karimunjawa

Di sisi lain, guru dan tenaga kependidikan dinilai membutuhkan perlindungan hukum yang lebih kuat dalam menjalankan tugas profesional.

Rekomendasi Rakernas menekankan pentingnya perlindungan dari kekerasan, intimidasi, kriminalisasi yang tidak berdasar, serta tekanan pihak tertentu, dengan tetap menjamin akuntabilitas dan hak peserta didik.

Minta Pemerintah Atur Penggunaan AI di Sekolah

Perkembangan kecerdasan buatan menjadi salah satu isu yang dibahas dalam hasil Rakernas.Dewan Pendidikan Seluruh Indonesia merekomendasikan agar pemerintah menetapkan pedoman dan batasan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, penilaian, serta pengelolaan pendidikan.

Penggunaan teknologi tersebut juga harus memperhatikan perlindungan data pribadi dan integritas akademik agar tidak mengurangi kualitas serta tanggung jawab proses pendidikan.

Selain pemanfaatan AI, Rakernas mendorong peningkatan mutu pembelajaran melalui pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam.

Kompetensi guru diharapkan terus ditingkatkan melalui pelatihan berkelanjutan. Kebijakan kenaikan kelas juga direkomendasikan untuk dievaluasi dengan mempertimbangkan capaian kompetensi dan kajian pedagogis serta psikologis.

BACA JUGA: Bupati Jepara Rotasi 29 Pejabat, Penguatan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

Sekolah Swasta, Madrasah, dan Pesantren Jadi Perhatian

Hasil Rakernas turut menyoroti keberlangsungan sekolah swasta dalam kebijakan penerimaan murid baru.

Pemerintah diminta mengevaluasi dampak Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) terhadap sekolah swasta, termasuk penerimaan siswa di sekolah negeri agar disesuaikan dengan daya tampung dan ketentuan yang berlaku.

Rakernas juga menekankan kesetaraan pengakuan, pelayanan, kualitas, dan dukungan pemerintah terhadap pendidikan keagamaan, termasuk madrasah dan pesantren.

Koordinasi kebijakan antara kementerian yang membidangi pendidikan dan kementerian yang membidangi agama dinilai perlu diperkuat agar penyelenggaraan pendidikan berjalan lebih selaras.

BACA JUGA: Pemkab Jepara Ajak Warga Kenali Rokok Ilegal, Ada Risiko Hukum Pidana bagi Pembuat dan Pengedar

Dorong Pemerataan Akses dan Pendidikan Karakter

Dalam bidang pemerataan pendidikan, Rakernas merekomendasikan penguatan layanan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), wilayah kepulauan, serta sekolah Indonesia di luar negeri.

Upaya penanganan anak tidak sekolah juga perlu dipercepat bersamaan dengan pemerataan tenaga pendidik dan revitalisasi sarana prasarana pendidikan.

Sementara itu, pendidikan inklusif direkomendasikan memperoleh dukungan guru pendamping, tenaga profesional, fasilitas yang aksesibel, serta pembiayaan yang memadai.

Rakernas juga mendorong penguatan sekolah aman dan nyaman melalui pencegahan kekerasan, peningkatan layanan bimbingan konseling, serta perlindungan hak dan privasi peserta didik.

Pada aspek penguatan karakter, hasil Rakernas menekankan pentingnya integrasi budaya daerah dan kearifan lokal dalam kurikulum nasional.

Pendidikan keluarga melalui program parenting education juga direkomendasikan untuk diperkuat dengan melibatkan sekolah, organisasi masyarakat, dan komunitas keagamaan.

Pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), pembelajaran diharapkan lebih mengutamakan pembentukan karakter, nilai agama, moral, serta perkembangan sosial-emosional melalui kegiatan bermain yang bermakna daripada menitikberatkan pencapaian akademik formal sejak dini.

Sebanyak 16 rekomendasi hasil Rakernas ke-6 Dewan Pendidikan Seluruh Indonesia tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah, DPR RI, dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan pendidikan nasional yang lebih berkeadilan, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. (KA)

Dewan PendidikanGuruRakernasSisdiknas
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Antisipasi Konflik,  Bakesbangpol Jepara Petakan Kerawanan Pilpet 2026

You may also like

Kabar Duka, Fathan Subchi Dikabarkan Wafat di Rusia

25/10/2026

Profesor Waras Kamdi: Mutu Pendidikan Harus Tumbuh dari Budaya Sekolah, Bukan Sekadar Akreditasi

22/10/2026

Prof Suyanto: Dewan Pendidikan Harus Jadi Jembatan Aspirasi dan Kepercayaan Publik

21/10/2026

Terpikat Tenun Troso, Ayu Heni Rosan Roeslani Dorong UMKM Jepara Mendunia

18/10/2026

Ribuan Kader Bakal Hadir, Pemkab Kendal Siap Dukung Kongres IPNU-IPPNU

13/10/2026

El Niño Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat

04/10/2026

Terkini

  • Berikut 16 Rekomendasi Rakernas ke-6 Dewan Pendidikan se-Indonesia 

    28/10/2026
  • Antisipasi Konflik,  Bakesbangpol Jepara Petakan Kerawanan Pilpet 2026

    27/10/2026
  • Menyalakan Kembali Bara Sumpah Pemuda di Era Algoritma

    27/10/2026
  • Dr Sukarman Soroti Fenomena Tradisi Buwoh

    27/10/2026
  • Solidaritas untuk Syabila, Kontingen Batang Bawa Pita Hitam di Porprov Jateng 2026

    26/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here