Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, October 13, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
BudayaMuria

Asal Mula Kirab Pecangaan Kulon dan Tradisi Ider-ider

by Shochib Ahmada 05/06/2023
Shochib Ahmada 05/06/2023 1.8K views
1.8K

 

JEPARA | GISTARA.COM – Kirab Sedekah Bumi 2023 di Desa Pecangaan Kulon telah berlangsung, Senin (5/6/23) siang tadi. Usut punya usut, tradisi ini baru berlangsung selama dua tahun.

Hal tersebut, dipaparkan Ketua Panitia Acara Ngudi Karaharjan Sedekah Bumi ini, Sholikin. Menurutnya, baru di zaman Petinggi Pecangaan Kulon Periode Abdurrahman saja.

“Sebelumnya tidak ada, baru-baru ini muncul di Pecangaan Kulon,” papar Sholikin kepada redaksi, Senin (5/6/23) Pagi di Balai Desa Pecangaan Kulon.

Ide ini muncul, menurutnya, atas kedekatan Abdurrahman dengan warga Desa Sukodono, Bambang yang masih memiliki darah Kesultanan Yogyakarta.

Diungkapkan bahwa Pecangaan memiliki relasi dengan Kesultanan Kacirebonan. Melalui Pusaka Tombak Cangak yang berlokasi di Pecangaan Kulon inilah, daerah itu disebut Desa Pecangaan.

“Jadi ada keterhubungan dengan masa persebaran Islam di Desa Pecangaan. Waktu itu Kesultanan Kacirebonan bersama Sunan Gunung Jati, ceritanya panjang, singkat cerita Tombak Cangak di sini,” terang dia.

Sehingga, tidak heran jika Kirab yang berlangsung di Jalan Raya Pecangaan, Jepara – Kudus ini, dihadiri oleh Raja dari Kesultanan Kacirebonan, Sultan IX P. Abdul Gani Natadiningrat beserta ratusan pasukannya.

Sementara itu, di Desa Pecangaan Kulon ini, terdapat tradisi Ider-Ider yang dilakukan setiap Malam Senin Pahing di Bulan Dzulqaidah. Sebelum Kirab, pejabat Desa melaksanakan ritual ini. Tepat pada jam 12 malam.

“Ini tradisi turun menurun yang dilakukan pejabat Desa Pecangaan Kulon, tradisi ini dipimpin oleh Petinggi Desa dengan berkeliling di wilayah perbatasan desa,” ucap Sholikin.

Sepanjang berlangsungnya Ider-Ider, dikerjakan secara berbeda. Sebelumnya, cuma beralaskan sandal, ada pula yang mengendarai sepeda motor. Namun, menurut dia, pemurnian tradisi Ider-Ider dilakukan oleh Abdurrahman.

“Kang Dur ini berjalan menyusuri pelosok desa tanpa beralaskan apapun. Langsung menempel ke bumi,” imbuh dia.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Kirab Sedekah Bumi menyesuaikan dengan Tradisi Ider-Ider. Sehingga berjalan satu hari itu. Sementara di hari berikutnya adalah Pagelaran Wayang Kulit, Selasa (6/6/23) malam.

“Karena juga ada Tombak Cangak, jadi harus ada penjamasan (pusaka dimandikan), tadi jam 9 pagi. Lalu kirab. Insyaallah tradisi ini akan kami lestarikan, karena budaya persatuan dapat terjaga,” pungkasnya. (okom/sochib)

0 FacebookTwitterPinterestEmail
Shochib Ahmada

previous post
Memeden Gadhu, Budaya Ramah Lingkungan dari Bangsri Jepara
next post
Tim Nafa Modelling School Matangkan Persiapan

You may also like

Peminat Minim, Pembentukan Dewan Kebudayaan Jepara Ditata Ulang

12/10/2026

Jelang Pencoblosan, 61 Calon Petinggi  di Jepara Komitmen Jaga Pilpet Damai

12/10/2026

Duet KH. Ali Masykur dan KH. Misbahuddin Pimpin MWC NU Tahunan 2026–2031, Dorong Tradisi...

11/10/2026

Bupati Jepara Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Akses Wisata Kemujan

10/10/2026

Desa Tempur Jadi Cermin Kerukunan Umat Beragama di Jepara

10/10/2026

Panggung Utama Festival Literasi Jepara Semarak dengan Aksi Dongeng Edukatif TBM Capung

09/10/2026

Terkini

  • Peminat Minim, Pembentukan Dewan Kebudayaan Jepara Ditata Ulang

    12/10/2026
  • Jelang Pencoblosan, 61 Calon Petinggi  di Jepara Komitmen Jaga Pilpet Damai

    12/10/2026
  • Bupati Jepara Lepas Atlet Peparprov dan Porprov, Siapkan Bonus bagi Peraih Medali Emas

    11/10/2026
  • Duet KH. Ali Masykur dan KH. Misbahuddin Pimpin MWC NU Tahunan 2026–2031, Dorong Tradisi Keilmuan Turats  terus Dihidupkan

    11/10/2026
  • Bupati Jepara Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Akses Wisata Kemujan

    10/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here